Beranda » 122 Ribu Warga Papua Mengungsi: WamenHAM Minta Aparat Tahan Diri, TNI: Jangan Ada Disinformasi Viral
Posted in

122 Ribu Warga Papua Mengungsi: WamenHAM Minta Aparat Tahan Diri, TNI: Jangan Ada Disinformasi Viral

Jakarta Aktual – 08 Juli 2026 | Situasi di Papua semakin memburuk dengan 122 ribu warga Papua mengungsi, WamenHAM minta aparat tahan diri, TNI: Jangan ada disinformasi viral. Konflik bersenjata di Papua telah mencapai titik yang sangat mengkhawatirkan, dengan penembakan pilot warga negara Amerika Serikat, Nicholas F. Goselin, di Lapangan Terbang Balinggama, Yahukimo, pada 2 Juli 2026, sebagai salah satu contoh kekerasan yang terjadi.

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto, menegaskan bahwa penanganan berbagai persoalan di Papua harus bertumpu pada prinsip hak asasi manusia (HAM) dan dikerjakan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa. Ia juga menekankan bahwa Kementerian HAM terus memantau penanganan berbagai kasus kekerasan dan tindak pidana di Papua.

Sementara itu, TNI menegaskan bahwa operasi di Papua berlandaskan hukum dan HAM. Namun, situasi di lapangan masih sangat memburuk, dengan 122 ribu warga Papua mengungsi akibat konflik bersenjata. Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua DPD RI, Filep Wamafma, menilai bahwa pemerintah belum memprioritaskan penanganan pengungsi akibat konflik di Papua.

Di tengah situasi yang memburuk, sekolah di Papua seperti SMAN 1 Arso Keerom berusaha menjalankan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ramah anak bagi siswa baru. Kepala SMA Negeri 1 Arso, Marlina Abidondifu, menjelaskan bahwa antusias anak-anak untuk mendaftarkan diri di SMA N 1 Arso sangat tinggi, dengan 345 calon murid baru telah mengembalikan berkas.

📖 Baca juga:
US Lifts Iran Ports Blockade [titlebase]: A New Era of Peace and Trade

MPLS di SMAN 1 Arso Keerom akan membekali murid baru dengan aturan-aturan sekolah, pengenalan lingkungan, pembinaan karakter, dan tidak ada kekerasan selama proses itu berlangsung. Sekolah juga menggandeng Polres Keerom dan DP3AKB untuk sosialisasi hukum, tertib lalu lintas, serta bahaya narkoba.

Kesimpulan, situasi di Papua masih sangat memburuk dengan 122 ribu warga Papua mengungsi, WamenHAM minta aparat tahan diri, TNI: Jangan ada disinformasi viral. Pemerintah dan aparat keamanan harus segera menangani situasi ini dengan serius dan memprioritaskan penanganan pengungsi akibat konflik di Papua.

📖 Baca juga:
Rom Reddy, Calon Gubernur SC, Terus Mendapat Perhatian Donald Trump

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *