Zyrex merupakan sebuah perusahaan komputer asal Indonesia. Perusahaan ini menghasilkan berbagai macam perlengkapan komputer. Zyrex mendesain, memproduksi, mendistribusikan, dan jasa sistem komputer di Indonesia di bawah nama merek Zyrex. Perusahaan ini memiliki hak eksklusif merek dagang dari Zyrex di Indonesia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Zyrex | |
Jenis perusahaan | Publik |
| Kode emiten | BEI: ZYRX |
| Industri | Elektronik |
| Didirikan | September 1996 (1996-09) |
| Pendiri | Timothy Siddik |
| Kantor pusat | Jalan Daan Mogot Nomor 59 RT.5/RW.1, Tanjung Duren Utara, Grogol Petamburan, Jakarta Barat 11470, , |
Wilayah operasi | Indonesia |
Tokoh kunci |
|
| Produk | Komputer, IoT |
| Situs web | www.zyrex.com |
Zyrex (ditulis zyrex) merupakan sebuah perusahaan komputer asal Indonesia. Perusahaan ini menghasilkan berbagai macam perlengkapan komputer.[1] Zyrex mendesain, memproduksi, mendistribusikan, dan jasa sistem komputer di Indonesia di bawah nama merek Zyrex. Perusahaan ini memiliki hak eksklusif merek dagang dari Zyrex di Indonesia.
Zyrex didirikan pada September 1996[2] di Jakarta oleh Timothy Siddik, mantan direktur utama PT Binexcom Interdata. Timothy berinisiatif untuk membawakan komputer ke Indonesia, disebabkan ketertinggalan teknologi komputer di Indonesia pada waktu itu.[3]
Zyrex sempat dikabarkan meredup di bisnis laptop dalam beberapa tahun, karena melihat adanya kompetisi tidak sehat dalam bisnis laptop, berupa persaingan harga murah dan luas pasar. Kemudian di akhir 2016, Zyrex kembali ke bisnis laptop, karena melihat bisnis laptop yang telah membaik.[4]
Pada 30 Maret 2021, Zyrex melepas 333,33 juta saham ke publik dengan nilai nominal Rp25 per saham, menggunakan kode saham "ZYRX".[5]
Zyrex mempunyai 2 garis produk, Sky dan Cruiser.
Pada tahun 2021, Zyrex meluncurkan Zyrex Confidante, komputer tablet lokal pertama yang menggunakan SoC Qualcomm Snapdragon dan sistem operasi Windows 10.[6] Zyrex juga meluncurkan dua Zyrex Chromebook dengan sistem operasi Chrome OS, ditujukan untuk para pelajar dalam pembelajaran jarak jauh.[7]