Zuhair bin Qain al-Bajali adalah seorang pendukung Husain bin Ali, cucu Nabi Muhammad, dalam Pertempuran Karbala. Silsilahnya adalah Zuhair bin Qain bin al-Harits bin Amir bin Sa'ad bin Malik bin Dzuhl bin Amr bin Amr bin Yasykur bin Ali bin Sa'ad bin Nadzir bin Qasr bin Abqar bin Anmar dari suku Bajilah.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Zuhair bin Qain | |
|---|---|
| Nama asal | زهير بن القينcode: ar is deprecated |
| Meninggal | 680 Karbala |
| Sebab meninggal | Terbunuh dalam Pertempuran Karbala |
| Kebangsaan | Bajilah |
| Orang tua |
|
Zuhair bin Qain al-Bajali (bahasa Arab: زهير بن القين البجليcode: ar is deprecated ) adalah seorang pendukung Husain bin Ali, cucu Nabi Muhammad, dalam Pertempuran Karbala. Silsilahnya adalah Zuhair bin Qain bin al-Harits bin Amir bin Sa'ad bin Malik bin Dzuhl bin Amr bin Amr bin Yasykur bin Ali bin Sa'ad bin Nadzir bin Qasr[1] bin Abqar bin Anmar dari suku Bajilah.[2]
Zuhair sebelumnya termasuk prajurit dalam Pertempuran Balanjar di bawah pimpinan Salman bin Rabi'ah al-Bahili.[3] Ia diangkat sebagai komandan sayap kanan pasukan Husain dalam Pertempuran Karbala[4] dan terbunuh dalam pertempuran tersebut bersamanya pada tahun 680.[5]