Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Zaman Keemasan Denmark

Zaman Keemasan Denmark adalah suatu periode dalam sejarah Denmark yang ditandai dengan berkembangnya seni, sains, sastra, dan filsafat di Denmark pada paruh pertama abad ke-19. Yang menarik, masa ini terjadi saat Kopenhagen dilanda kebakaran hebat, perang, dan kebangkrutan. Perkembangan seni pada zaman ini dipengaruhi oleh aliran romantisisme Jerman. Tokoh-tokoh seni pada zaman ini seperti pelukis Christoffer Wilhelm Eckersberg dan murid-muridnya, termasuk Wilhelm Bendz, Christen Købke, Martinen Rørbye, Constantin Hansen, dan Wilhelm Marstrand, serta pematung Bertel Thorvaldsen.

Wikipedia article
Diperbarui 30 November 2021

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Zaman Keemasan Denmark

Lukisan Kebakaran di Kopenhagen tahun 1807. Oleh C. W. Eckersberg
Hans Christian Ørsted, ilmuwan penting dalam Zaman Keemasan Denmark.

Zaman Keemasan Denmark (Denmark: Den danske guldalder) adalah suatu periode dalam sejarah Denmark yang ditandai dengan berkembangnya seni, sains, sastra, dan filsafat di Denmark pada paruh pertama abad ke-19.[1] Yang menarik, masa ini terjadi saat Kopenhagen dilanda kebakaran hebat, perang, dan kebangkrutan. Perkembangan seni pada zaman ini dipengaruhi oleh aliran romantisisme Jerman. Tokoh-tokoh seni pada zaman ini seperti pelukis Christoffer Wilhelm Eckersberg dan murid-muridnya, termasuk Wilhelm Bendz, Christen Købke, Martinen Rørbye, Constantin Hansen, dan Wilhelm Marstrand, serta pematung Bertel Thorvaldsen.

Arsitektur Denmark juga berkembang pesat dengan sentuhan Neoklasik. Terutama arsitektur di Kota Kopenhagen yang memperoleh tampilan baru dengan bangunan yang dirancang oleh Christian Frederik Hansen dan Michael Gottlieb Bindesbøll.

Dalam bidang musik, zaman keemasan menghasilkan musisi-musisi yang bercorak nasionalisme romantis Denmark seperti J. P. E. Hartmann, Hans Christian Lumbye, Niels W. Gade dan pemimpin teater balet August Bournonville. Perkembangan sastra berpusat pada aliran Romantis, diperkenalkan pada 1802 oleh filsuf Norwegia-Jerman Henrik Steffens. Sastrawan masyhur seperti Adam Oehlenschläger, Bernhard Severin Ingemann, N. F. S. Grundtvig, dan Hans Christian Andersen yang melegenda akan dongeng-dongeng karyanya. Søren Kierkegaard mengembangkan filsafat sementara Hans Christian Ørsted mengembangkan sains khususnya fisika dan kimia. Dampak dari zaman keemasan ini tidak hanya dirasakan di Denmark saja melainkan di seluruh dunia.

Referensi

  1. ↑ Kulturnet Danmark, Guide to the Danish Golden Age Diarsipkan 2006-01-10 di Wayback Machine.

Pranala luar

  • Media terkait Zaman Keemasan Denmark di Wikimedia Commons
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Pranala luar

Artikel Terkait

Denmark

negara konstituen Kerajaan Denmark & negara di Eropa Utara

Masa keemasan

Masa Keemasan Denmark, pada pertengahan abad ke-19, Masa Keemasan Yahudi di Iberia, 900-1100, siglo de oro (dari bahasa Spanyol yang artinya "zaman keemasan"):

Emas

unsur kimia dengan lambang Au dan nomor atom 79

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026