Yun Seon-do (1587-1671) adalah seorang seonbi (sarjana) dari Joseon. Pada saat sedang kuliah di Seonggyungwan, ada seorang pejabat pemerintah yang bernama Yi Yi-jeom yang melakukan korupsi pada masa Gwanghaegun sedang memerintah. Yun Seon-do pergi menanyakan ayahnya, Yun Yu-gi, gubernur Provinsi Gangwon, meminta izin untuk menyampaikan kritik terhadap Yi lewat raja. Awalnya ayahnya tidak setuju, tetapi akhirnya menyetujui keinginan anaknya. Setelah kritik disampaikan, bahkan dengan keinginan agar Yi Yi-jeom dan pengikutnya dicopot dari jabatanya, ayah Yun diturunkan dari jabatannya dan Yun Seon-do diasingkan ke pedalaman selama 8 tahun.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Yun Seon-do (1587-1671) adalah seorang seonbi (sarjana) dari Joseon.[1][2] Pada saat sedang kuliah di Seonggyungwan (Universitas Konfusianisme Negeri), ada seorang pejabat pemerintah yang bernama Yi Yi-jeom yang melakukan korupsi pada masa Gwanghaegun sedang memerintah.[2] Yun Seon-do pergi menanyakan ayahnya, Yun Yu-gi, gubernur Provinsi Gangwon, meminta izin untuk menyampaikan kritik terhadap Yi lewat raja.[2] Awalnya ayahnya tidak setuju, tetapi akhirnya menyetujui keinginan anaknya.[2] Setelah kritik disampaikan, bahkan dengan keinginan agar Yi Yi-jeom dan pengikutnya dicopot dari jabatanya, ayah Yun diturunkan dari jabatannya dan Yun Seon-do diasingkan ke pedalaman selama 8 tahun.[2]
Pada usia 51 tahun, Yun Seon-do menetap di Bogildo[3] dan meninggal pada usia 85 tahun.[2]
Sebagai seonbi, Yun Seon-do dikenal sebagai sastrawan besar dari zaman Joseon yang menulis sijo dan dan-ga (puisi pendek berupa syair lagu).[2] Julukannya penyair dan-ga terbesar, penyair sijo terbesar dari Joseon, penyair terbesar Joseon bersama Songgang dan Nogye.[2]
Salah satu bait musim semi berbunyi:[4]
| Hari ini panas; |
| Ikan melompat ke dalam air. |
| Bongkar sauh! Bongkar sauh! |
| Dua atau tiga camar |
| Terbang maju mundur |
| Jigukchong osawa! Jigukchong osawa! |
| Batang pancingku sudah siap; |
| Apakah aku menaruh kendi makgeolli di atas kapal? |