Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Yohanes Maria Vianney

Yohanes Maria Vianney atau dikenal dengan St. Yohanes Vianney merupakan seorang pastor berkebangsaan Prancis.

Wikipedia article
Diperbarui 14 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Yohanes Maria Vianney
Santo

Yohanes Maria Vianney
Imam dan konfesor
LahirJean-Marie Baptiste Vianney
(1786-05-08)8 Mei 1786
Dardilly, Lyonnais, Kerajaan Prancis
Meninggal4 Agustus 1859(1859-08-04) (umur 73)
Ars-sur-Formans, Ain, Kekaisaran Prancis
Dihormati diGereja Katolik
Persekutuan Anglikan[1]
Beatifikasi8 Januari 1905, Vatikan oleh Paus Pius X
Kanonisasi31 Mei 1925, Vatikan oleh Paus Pius XI
Tempat ziarahTempat Ziarah Santo Yohanes Maria Vianney, Ars-sur-Formans, Ain, Prancis
Pesta
  • 4 Agustus
  • 8 Agustus (Kalender Romawi Pra-1969)
  • 9 Agustus (Gereja Inggris)
AtributJubah imam, superpli, preaching bands, stola, rosario, salib, dan Alkitab
Pelindung
  • Pastor paroki
  • Konfesor
  • Administrasi Apostolik São João Maria Vianney
  • Keuskupan Agung Dubuque
  • Keuskupan Agung Kota Kansas

Yohanes Maria Vianney (8 Mei 1786 – 4 Agustus 1859) atau dikenal dengan St. Yohanes Vianney merupakan seorang pastor berkebangsaan Prancis.

Biografi

Yohanes Maria Vianney lahir pada tanggal 8 Mei 1786 di desa Dardilly, Lyon, Prancis. Ayahnya, Mateus Vianney, seorang petani miskin. Ibunya serorang yang taat beragama. Masyarakat setempat kagum dan suka pada mereka karena cara hidup mereka yang benar-benar mencerminkan kebiasaan hidup Kristiani. Semenjak kecil, Yohanes sudah terbiasa dengan kerja keras dan doa yang tekun berkat telandan orangtuanya. Dibandingkan dengan kelima orang saudaranya, ia memang trampil dan rajin bekerja tetapi lamban dan bodoh. Ia baru bisa membaca pada usia 18 tahun. Meskipun begitu, ia bercita-cita menjadi imam.

Pada umur 20 tahun, ayahnya dengan berat hati mengizinkan dia masuk Seminari di desa tetangganya, Ecully. Hal ini bukan karena ayahnya tidak mengizinkan dia menjadi imam tetapi semata-mata karena kelambanan dan kebodohannya. Pendidikannya sempat tertunda karena kewajiban masuk militer yang berlaku di Prancis pada masa itu. Baru pada tahun 1812, ia melanjutkan lagi studinya. Ia mengalami kesulitan besar sepanjang masa studinya di Seminari. Hampir semua mata pelajaran, terutama bahasa Latin, sangat sulit dipahaminya. Namun ia tidak putus asa. Ia rajin berziarah ke Louveser untuk berdoa dengan perantaraan Santo Fransiskus Regis agar bisa terbantu dalam mempelajari semua bidang studi. Berkat doa-doanya, ia berangsur-angsur mengalami kemajuan hingga menamatkan pendidikan Seminari Menengah Verriores dan masuk Seminari Tinggi. Di jenjang Seminari Tinggi, ia harus berjuang lebih keras lagi agar lolos dari kegagalan. Meskipun begitu ia terus menerus harus mengulangi setiap ujian. Pemimpin seminari sangat meragukan dia, tetapi mereka pun tidak bisa mengeluarkan dia karena kehidupan rohaninya sangat baik. Ia seorang calon imam yang saleh. Akhirnya Yohanes pun dianggap layak dan ditabhiskan menjadi imam pada tahun 1815.

Setelah menjadi imam, ia belum diperkenankan melayani sakramen pengakuan dosa karena dianggap tidak mampu memberikan bimbingan rohani kepada umat. Kecuali itu, ia dinilai tidak bisa menjadi pastor di paroki-paroki kota. Oleh karena itu ia ditempatkan di paroki Ars. Ars adalah sebuah desa terpencil dan terbelakang di Prancis. Paroki ini dianggap cocok bagi dia karena tingkat pendidikan umatnya tidak seberapa.

Pada 8 Februari 1818, Yohanes mulai menyadari karyanya di Paroki Ars. Di satu pihak ia sungguh menyadari bahwa kemampuannya tidak seberapa bila dibandingkan dengan beratnya tugas mengembalakan umat Allah; tetapi di pihak lain ia pun sadar bahwa dirinya bukanlah pelaku utama karya pengembalaan umat melainkan Allah melalui Roh Kudus-Nya-lah pelaku utama karya besar itu. Kesadaran itu mendorong dia untuk senantiasa mempersembahkan karyanya kepada Tuhan. Tahap demi tahap ia membenahi parokinya dengan coba membangkitkan semangat iman umat. Semangat kerja kerasnya semenjak kecil mendorongnya untuk berkhotbah dan mengajar umat tanpa mengenal lelah.

Referensi

  1. ↑ "For All the Saints / For All the Saints - A Resource for the Commemorations of the Calendar / Worship Resources/ Karakia/ ANZPB-HKMOA / Resources / Home - Anglican Church in Aotearoa, New Zealand and Polynesia". www.anglican.org.nz. Diakses tanggal 27 Maret 2021.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Jean-Marie Vianney.
  • Santoantonius.blogspot.com
  • John Vianney--Cure d'Ars Diarsipkan 2011-02-17 di Wayback Machine.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Jepang
  • Italia
  • Australia
  • Republik Ceko
  • Spanyol
  • Portugal
  • Belanda
  • Norwegia
  • Latvia
  • Kroasia
  • Chili
  • Yunani
  • Argentina
  • Polandia
  • Vatikan
  • Israel
  • Katalonia
Orang
  • Trove
  • Deutsche Biographie
  • DDB
Lain-lain
  • IdRef
  • SNAC
  • Yale LUX


Flag of PrancisBiography icon

Artikel bertopik biografi Prancis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s
Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh Gereja Katolik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Biografi
  2. Referensi
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Gereja Santo Yohanes Maria Vianney, Cilangkap

gereja di Jakarta

Gereja Santo Yohanes Maria Vianney, Singosari

Gereja Santo Yohanes Maria Vianney yang bernama resmi Gereja Paroki Santo Yohanes Maria Vianney, Singosari adalah sebuah gereja paroki Katolik yang terletak

Gereja Santo Yohanes Maria Vianney, Donggo

Gereja Santo Yohanes Maria Vianney yang bernama resmi Gereja Kuasi Paroki Santo Yohanes Maria Vianney, Donggo adalah sebuah gereja kuasi paroki Katolik

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026