Yoël 2 adalah bagian dari Kitab Yoël dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Berisi Firman Tuhan yang datang kepada nabi Yoël bin Petuel.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Yoël 2 | |
|---|---|
Bagian Kitab Nabi-nabi Kecil yang memuat Kitab Yoël secara lengkap pada Kodeks Leningrad (tahun 1008 M). | |
| Kitab | Kitab Yoël |
| Kategori | Nevi'im |
| Bagian Alkitab Kristen | Perjanjian Lama |
| Urutan dalam Kitab Kristen | 29 |
Yoël 2 (disingkat Yl 2) adalah bagian dari Kitab Yoël dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Berisi Firman Tuhan yang datang kepada nabi Yoël bin Petuel.[1][2]
Sang nabi meminta hati yang hancur dan patah (Mazmur 51:19). Jikalau umat itu akan berbalik dari dosa-dosa mereka kepada Allah, Ia akan mengasihani mereka. Sifat Allah ialah menunjukkan belas kasihan dan kemurahan kepada umat-Nya jikalau mereka sungguh-sungguh bertobat.[5]
Referensi silang: Yoël 1:4.
Arti yang tepat dari keempat jenis belalang yang disebut di sini tidak jelas. Mungkin yang dimaksud adalah berbagai tahap pertumbuhan belalang (lihat Yoël 1:4).[5]
Referensi silang: Kisah Para Rasul 2:14–21
Yoël menubuatkan suatu hari ketika Allah akan mencurahkan Roh-Nya atas "barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan" (Yoel 2:32). Pencurahan ini akan menghasilkan aliran Roh nubuat kharismatik di antara umat Allah. Rasul Petrus mengutip ayat ini pada hari Pentakosta, serta menjelaskan bahwa pencurahan Roh pada hari itu adalah awal penggenapan nubuat Yoël (Kisah Para Rasul 2:14–21). Nubuat ini merupakan janji berkesinambungan bagi setiap orang yang menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan, karena semua orang percaya dapat dan harus dipenuhi dengan Roh Kudus (bandingkan Kisah Para Rasul 2:38–39; Kisah Para Rasul 10:44–48; 11:15–18).[5]