XML adalah bahasa markup untuk keperluan umum yang disarankan oleh W3C untuk membuat dokumen markup keperluan pertukaran data antar sistem yang beraneka ragam. XML merupakan kelanjutan dari HTML yang merupakan bahasa standar untuk melacak Internet.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


XML (Extensible Markup Language) adalah bahasa markup untuk keperluan umum yang disarankan oleh W3C untuk membuat dokumen markup keperluan pertukaran data antar sistem yang beraneka ragam.[1] XML merupakan kelanjutan dari HTML (HyperText Markup Language) yang merupakan bahasa standar untuk melacak Internet.[2]
XML didesain untuk mampu menyimpan data secara ringkas dan mudah diatur. Kata kunci utama XML adalah data (jamak dari datum) yang jika diolah bisa memberikan informasi.[3]
XML menyediakan suatu cara terstandardisasi namun bisa dimodifikasi untuk menggambarkan isi dari dokumen.[4] Dengan sendirinya, XML dapat digunakan untuk menggambarkan sembarang view database, tetapi dengan satu cara yang standar.[4]
Keunggulan XML bisa diringkas sebagai berikut:[6]
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<Resep nama="roti" waktu_persiapan="5 menit" waktu_masak="3 jam">
<judul>Roti tawar</judul>
<bahan jumlah="3" satuan="cangkir">tepung</bahan>
<bahan jumlah="0,25" satuan="ons">ragi</bahan>
<bahan jumlah="1,5" satuan="cangkir">air hangat</bahan>
<bahan jumlah="1" satuan="sendok teh">garam</bahan>
<Cara_membuat>
<langkah>Campur semua bahan dan uleni adonan sampai merata.</langkah>
<langkah>Tutup dengan kain lembap dan biarkan selama satu jam di ruangan yang hangat.</langkah>
<langkah>Ulangi lagi, letakkan di loyang dan panggang di oven.</langkah>
<langkah>Keluarkan, hidangkan</langkah>
</Cara_membuat>
</Resep>