Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Wupih sirsik

Wupih sirsik adalah sejenis hewan posum meluncur kecil, yang memiliki perilaku omnivora, arboreal, dan nokturnal serta termasuk dalam infrakelas Marsupialia. Nama umum bahasa Inggris-nya mengacu pada pilihan hewan ini untuk memakan nektar manis, dan kemampuannya untuk meluncur di udara, seperti bajing terbang. Mereka memiliki bentuk fisik dan kebiasaan yang sangat mirip dengan bajing terbang meskipun secara genetis tidak terkait erat, sebagai contoh dari evolusi konvergen. Nama ilmiahnya, Petaurus breviceps, diterjemahkan dari bahasa Latin sebagai "penari-tali berkepala pendek", yang mengacu pada untuk akrobatik hewan ini di kanopi.

Wikipedia article
Diperbarui 18 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Wupih sirsik
Wupih sirsik[1][2][3]
Status konservasi

Risiko Rendah  (IUCN 3.1)[4]
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Animalia
Filum:
Chordata
Kelas:
Mammalia
Infrakelas:
Marsupialia
Ordo:
Diprotodontia
Subordo:
Phalangeriformes
Famili:
Petauridae
Genus:
Petaurus
Spesies:
P. breviceps
Nama binomial
Petaurus breviceps
Waterhouse, 1839
Upaspesies

P.b. ariel, Gould 1842
P.b. breviceps, Waterhouse 1838
P.b. longicaudatus, Longman 1924
P.b. papuanus, Thomas 1888

Persebaran alami wupih sirsik
berdasarkan upaspesies:

   P. b. breviceps
   P. b. longicaudatus
   P. b. ariel
   P. b. papuanus


   P. b. tafa[note 1]
   P. b. flavidus[note 2]
   P. b. biacensis[note 3]

Sinonim

P. (Belideus) breviceps,  Waterhouse 1839
P. (Belideus) notatus,  Peters 1859
P. kohlsi,  Troughton 1945

Artikel takson sembarang

Wupih sirsik[1][2][3] (nama ilmiah: Petaurus breviceps, bahasa Inggris: sugar glidercode: en is deprecated )[7] adalah sejenis hewan posum meluncur kecil, yang memiliki perilaku omnivora, arboreal, dan nokturnal serta termasuk dalam infrakelas Marsupialia. Nama umum bahasa Inggris-nya mengacu pada pilihan hewan ini untuk memakan nektar manis, dan kemampuannya untuk meluncur di udara, seperti bajing terbang.[8] Mereka memiliki bentuk fisik dan kebiasaan yang sangat mirip dengan bajing terbang meskipun secara genetis tidak terkait erat, sebagai contoh dari evolusi konvergen.[9] Nama ilmiahnya, Petaurus breviceps, diterjemahkan dari bahasa Latin sebagai "penari-tali berkepala pendek", yang mengacu pada untuk akrobatik hewan ini di kanopi.[10]

Ciri utama wupih sirsik adalah membran meluncurnya, disebut sebagai patagium, yang terbentang dari kaki depan hingga kaki belakang,[11] satu di setiap sisi samping tubuh. Meluncur merupakan cara efisien untuk mencapai makanan dan menghindari pemangsa. Hewan ini tertutupi rambut lembut berwarna abu-abu muda sampai cokelat muda yang memiliki countershading, yaitu memiliki bagian bawah yang lebih terang.

Wupih sirsik merupakan satwa endemik dari daratan utama Australia, Pulau Papua dan pulau-pulau tertentu di Indonesia. Hewan ini telah didatangkan ke pulau Tasmania,[12] kira-kira pada tahun 1830-an.[13][14] Hewan ini merupakan hewan peliharaan eksotis yang populer tetapi dilarang di beberapa daerah, seperti sebagian dari Australia dan Amerika Serikat.

Catatan

  1. ↑ Tate & Archbold, 1935; subspecies P. b. tafa considered a synonym of species P. breviceps[5]
  2. ↑ P. b. flavidus (Tate and Archbold, 1935) considered a synonym of P. b. papuanus (Thomas 1888)
  3. ↑ Subspecies (former) P. b. biacensis provisionally considered species: P. biacensis (Biak glider). "Helgen (2007) states that Petaurus biacensis is likely to be conspecific with P. breviceps. P. biacensis appears to differ from the latter mainly by having a higher incidence of melanism (Helgen 2007). We provisionally retain P. biacensis as a separate species pending further taxonomic work, thus following what has become standard treatment (e.g., Flannery 1994, 1995; Groves 2005)."[6]
Catatan kaki

Referensi

  1. 1 2 "Keputusan Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam Dan Ekosistem Nomor: SK. 283/KSDAE-SET/2015 Tentang Kuota Pengambilan Tumbuhan Alam dan Penangkapn Satwa Liar Periode Tahun 2016" (PDF). Keputusan Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam Dan Ekosistem Nomor: SK. 283/KSDAE-SET/2015. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 2015-12-11. Diakses tanggal 2016-12-18.
  2. 1 2 "Peraturan Menteri Kehutanan Nomor: P.35 / Menhut-II/2007 Tentang Hasil Bukan Kayu" (PDF). Peraturan Menteri Kehutanan Nomor: P.35 / Menhut-II/2007. Kementerian Kehutanan. 2007-08-28. Diakses tanggal 2016-12-18.
  3. 1 2 "Checklist of the mammals of Indonesia : scientific name and distribution area table in Indonesia including CITES, IUCN, and Indonesian category for conservation". Indonesia Institute of Sciences. 2002. Diakses tanggal 2016-12-18.
  4. ↑ Salas, L., Dickman, C., Helgen, K., Winter, J., Ellis, M., Denny, M., Woinarski, J., Lunney, D., Oakwood, M., Menkhorst, P. & Strahan, R. (2016). Petaurus breviceps. The IUCN Red List of Threatened Species. DOI:10.2305/IUCN.UK.2016-2.RLTS.T16731A21959798.en
  5. ↑ Subspecies Sheet | Mammals'Planet. Planet-mammiferes.org. Retrieved on 2014-04-19.
  6. ↑ Leary, T., Wright, D., Hamilton, S., Singadan, R., Menzies, J., Bonaccorso, F., Salas, L., Dickman, C. & Helgen, K. (2008). Petaurus biacensis. In: IUCN 2013. IUCN Red List of Threatened Species. Version 2013.2.
  7. ↑ Groves, C.P. (2005). Wilson, D.E.; Reeder, D.M. (ed.). Mammal Species of the World: A Taxonomic and Geographic Reference (Edisi 3). Baltimore: Johns Hopkins University Press. hlm. 55. ISBN 0-801-88221-4. OCLC 62265494.
  8. ↑ Sugar gliders and flying squirrels - Understanding Evolution
  9. ↑ "Analogy: Squirrels and Sugar Gliders". Understanding Evolution. The University of California Museum of Paleontology. Diakses tanggal 1 Oktober 2012.
  10. ↑ "Sugar Glider, Petaurus breviceps". Parks & Wildlife Service, Tasmania Online. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-04-03. Diakses tanggal 7 Oktober 2012.
  11. ↑ Endo, H; Yokokawa, K; Kurohmaru, M; Hiyashi, Y (1998). "Functional anatomy of gliding membrane muscles in the sugar glider (Petaurus breviceps)". Annals of Anatomy. 180: 93–96. doi:10.1016/S0940-9602(98)80149-0.
  12. ↑ Smith, Meredith J. (13 June 1973). "Petaurus breviceps". Mammalian Species (30): 1–5. doi:10.2307/3503785.
  13. ↑ Gunn, R.C. (1846). "In Minutes of the Tasmanian Society, July 2, 1845" (PDF). Tasmania Journal. 2 (11): 458–459.
  14. ↑ Gunn, R.C. (1851). "On the introduction and naturalization of Petaurus sciureus in Tasmania". Papers and Proceedings of the Royal Society of Van Dieman's Land. 1: 253–255.

Bibliografi

  • Beld, John van den (1992). Nature of Australia : a portrait of the island continent (Edisi Revised). Sydney: Collins Australia. ISBN 0-7333-0241-6.
  • Cayley, [by] Ellis Troughton ; with twenty-five plates in colour by Neville W. (1973). Furred animals of Australia (Edisi Rev. and abridged). Sydney: Angus & Robertson. ISBN 0-207-12256-3. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  • Fry, [by] W.D.L. Ride. With drawings by Ella (1970). A guide to the native mammals of Australia. Melbourne: Oxford University Press. ISBN 0195502523.
  • Morcombe, Michael; Morcombe, Irene (1974). Mammals of Australia. Sydney: Australian Universities Press. ISBN 0-7249-0017-9.
  • Russel, Rupert Russel illustr. by Kay (1980). Spotlight on possums. Queensland, St . Lucia: University of Queensland Press. ISBN 0-7022-1478-7.
  • Serventy, [by] Vincent (1977). Wildlife of Australia (Edisi Rev.). West Melbourne, Vic.: Thomas Nelson (Australia). ISBN 0-17-005168-4.
  • Westmacott, Leonard Cronin ; illustrated by Marion (1991). Key guide to Australian mammals. Balgowlah, NSW: Reed Books. ISBN 0-7301-0355-2. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)

Pranala luar

Cari tahu mengenai Wupih sirsik pada proyek-proyek Wikimedia lainnya:
Gambar dan media dari Commons
Entri basisdata #Q723435 di Wikidata
Direktori spesies Petaurus breviceps dari Wikispecies
  • Sugar glider Diarsipkan 2014-12-17 di Wayback Machine. — Atlas of Living Australia
  • Sugar glider Diarsipkan 2014-02-23 di Wayback Machine. — Wildlife Preservation Society of Queensland
  • Gliders in the Spotlight Diarsipkan 2012-12-11 di Wayback Machine. — Wildlife Preservation Society of Queensland
  • Basic Sugar Glider information Diarsipkan 2012-05-25 di Archive.is — Australian Fauna
  • ITIS report: Petaurus breviceps — Taxon classification verified by ITIS
  • Petaurus breviceps — Animal Diversity Web
  • VIDEOS: sugar gliders in the wild on ARKive.org Diarsipkan 2012-08-09 di Wayback Machine. — BBC Natural History Unit
  • Enlargement of Petaurus breviceps skull Diarsipkan 2015-08-21 di Wayback Machine. — Museum Victoria, Bioinformatics (photo showing sugar gliders' unusual dentition)
Pengidentifikasi takson
Petaurus breviceps
  • Wikidata: Q723435
  • Wikispecies: Petaurus breviceps
  • AFD: Petaurus_breviceps
  • ARKive: petaurus-breviceps
  • BOLD: 83099
  • CoL: 4FD5J
  • EoL: 323825
  • EPPO: PTAUBR
  • GBIF: 2440043
  • iNaturalist: 42723
  • IRMNG: 11255148
  • ITIS: 609841
  • IUCN: 16731
  • MDD: 1000344
  • MSW: 11000157
  • NCBI: 34899
  • Observation.org: 86568
  • Open Tree of Life: 423936
  • Paleobiology Database: 234627
  • Xeno-canto: Petaurus-breviceps
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Catatan
  2. Referensi
  3. Bibliografi
  4. Pranala luar

Artikel Terkait

Wupih

genus mamalia

Wupih manaf

subspesies Petaurus breviceps ( wupih sirsik); masih ada ketidakpastian mengenai statusnya sebagai spesies berbeda. Panjang wupih manaf berkisar antara 130–150 mm

Wupih halmahera

besar wupih tawanan yang disebut " wupih sirsik " di Amerika Serikat diperkirakan berasal dari Papua Barat, hal ini kemungkinan menjadikan mereka wupih halmahera

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026