Wulung adalah pesawat tanpa awak milik Indonesia yang dikendalikan oleh remote control buatan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Kemampuan pesawat tanpa awak ini telah diuji coba di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta pada kamis 11 Oktober 2012.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Maret 2016) |
Wulung adalah pesawat tanpa awak milik Indonesia yang dikendalikan oleh remote control buatan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Kemampuan pesawat tanpa awak ini telah diuji coba di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta pada kamis 11 Oktober 2012.[1]

Pesawat tanpa awak yang diberi nama Wulung ini memiliki spesifikasi berat kosong maksimal 60 kg, berat muatan 25 kg, kecepatan jelajah 55 knot, bentang sayap 6,34 meter, ketahanan terbang empat jam dan ketinggian terbang 12.000 feet. Pesawat tersebut dilengkapi kamera pengintai yang dihubungkan dengan pusat pengendali di darat.[2]
Spesifikasi Teknis Pesawat Wulung:
Manfaat dan fungsi pesawat tanpa awak ini sangat besar, Pesawat Wulung dapat dipergunakan untuk melakukan pengawasan terhadap beberapa kawasan perbatasan Indonesia dengan negara-negara tetangga.[3]
Manfaat lainnya, Pesawat Wulung ini juga dapat dipergunakan untuk melakukan pengawasan terhadap aktivis-aktivis ilegal di seluruh nusantara, misalkan pencurian ikan, pembalakan liar serta berfungsi untuk melakukan pengawasan transportasi, SAR, Penellitian, Atmosfer, Pengawas Kebencanaan, hujan buatan dan lain sebagainya.[4]