Worldwatch Institute adalah lembaga riset independen yang didirikan oleh Lester R. Brown di Washington, D.C. pada tahun 1974 dan berfokus pada penanganan isu-isu global, terutama terkait keberlanjutan lingkungan. Organisasi ini menitikberatkan penelitian pada isu-isu lingkungan, energi terbarukan, keberlanjutan, dan pertumbuhan penduduk, dengan mempelajari tren sosial serta potensi masalah yang mungkin muncul di masa depan.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Worldwatch Institute adalah lembaga riset independen yang didirikan oleh Lester R. Brown di Washington, D.C. pada tahun 1974 dan berfokus pada penanganan isu-isu global, terutama terkait keberlanjutan lingkungan.[1][2] Organisasi ini menitikberatkan penelitian pada isu-isu lingkungan, energi terbarukan, keberlanjutan, dan pertumbuhan penduduk, dengan mempelajari tren sosial serta potensi masalah yang mungkin muncul di masa depan.[3][4]
Worldwatch Institute bekerjasama dengan Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Cornell University Global Labor Institute, memublikasikan laporan State of the World Report pada tahun 1984, sebuah publikasi tahunan yang mengulas mengenai isu-isu lingkungan dan pembangunan berkelanjutan di tingkat global.[5] Laporan UNEP diawali dengan analisis perubahan iklim dari Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) yang menyimpulkan bahwa pemanasan global mengancam kualitas hidup di bumi. Laporan tersebut menyerukan perubahan besar dalam aktivitas ekonomi untuk menurunkan emisi gas rumah kaca dan meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, yang berimplikasi pada restrukturisasi global aktivitas ekonomi dan ketenagakerjaan.[6]
Brown menjabat sebagai presiden Worldwatch Institute sampai dengan tahun 2000.[7] Pada tahun 2001, Brown menginisiasi gagasan baru bernama Earth Policy Institute, sebuah lembaga yang berfokus pada penyusunan visi mengenai ekonomi berkelanjutan secara lingkungan, pembentukan peta jalan untuk mencapainya, serta penilaian berkelanjutan terhadap kemajuan yang diperoleh.[8][9]
Worldwatch Institute membuplikasikan hasil laporan yang didistribusikan melalui mitra global di seluruh dunia dan tersedia dalam tiga puluh bahasa.[10] Publikasi utamanya meliputi State of the World, Vital Signs, dan World Watch. State of the World, yang pertama kali terbit pada 1984, berisi penilaian mengenai isu-isu lingkungan global dengan fokus berbeda setiap tahunnya, seperti Redefining Global Security dan The Consumer Society yang telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 25 bahasa. Vital Signs, yang diluncurkan pada 1992, menyajikan data dan analisis mengenai tren sosial, lingkungan, dan ekonomi dunia dengan menggunakan grafik dan bagan; topik yang dibahas mencakup energi dan iklim, ekonomi sumber daya, pertanian, serta transportasi. World Watch merupakan majalah dwibulanan yang memuat artikel dan analisis terkait isu lingkungan dan keberlanjutan.[11] Selain ketiga publikasi utama tersebut, Worldwatch Institute juga menghasilkan buku dan makalah lain mengenai pembangunan berkelanjutan dan kebijakan lingkungan di tingkat global.[12][13]