Wobbegong atau hiu berjenggot adalah istilah yang mengacu kepada 12 spesies hiu karpet di dalam famili Orectolobidae. Ikan ini dapat ditemui di perairan dangkal tropis dan sedang di Samudra Pasifik barat dan Samudra Hindia timur, khususnya di sekitar Australia dan Indonesia, walaupun satu spesies dapat ditemui di Jepang. Kata "Wobbegong" diyakini berasal dari bahasa penduduk asli Australia yang berarti "jenggot kasar", yang mengacu kepada bentukan di mulut hiu wobbegong dari Pasifik barat.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Wobbegong
Periode
| |
|---|---|
| Orectolobidae | |
| Taksonomi | |
| Superkerajaan | Holozoa |
| Kerajaan | Animalia |
| Filum | Chordata |
| Kelas | Chondrichthyes |
| Ordo | Orectolobiformes |
| Famili | Orectolobidae Gill, 1896 |
| Genera | |
| Eucrossorhinus Sutorectus | |
Wobbegong atau hiu berjenggot adalah istilah yang mengacu kepada 12 spesies hiu karpet di dalam famili Orectolobidae. Ikan ini dapat ditemui di perairan dangkal tropis dan sedang di Samudra Pasifik barat dan Samudra Hindia timur, khususnya di sekitar Australia dan Indonesia, walaupun satu spesies (Orectolobus japonicus) dapat ditemui di Jepang. Kata "Wobbegong" diyakini berasal dari bahasa penduduk asli Australia yang berarti "jenggot kasar", yang mengacu kepada bentukan di mulut hiu wobbegong dari Pasifik barat.
Wobbegong adalah hiu yang tinggal di dasar laut. Kebanyakan dari mereka memiliki panjang 1,25 m, tetapi hiu-hiu wobbegong yang terbesar, yaitu wobbegong berbintik (Orectolobus maculatus) dan wobbegong teluk (O. halei), memiliki panjang yang dapat mencapai 3 m.
Mereka berkamuflase dengan baik dengan pola simetris yang menyerupai karpet. Maka dari itu, wobbegong sering kali disebut dengan nama hiu karpet. Dengan ini, mereka dapat menyergap mangsa yang lewat di dekatnya.
Wobbegong pada umumnya tidak berbahaya untuk manusia,[1] tetapi mereka telah menyerang para perenang dan penyelam yang terlalu dekat dengan hiu ini.[1] Australian Shark Attack File mencatat lebih dari 50 serangan wobbegong yang tidak terprovokasi,[1] sementara International Shark Attack File mencatat terdapat 28 serangan.[2] Meskipun begitu, serangan-serangan ini sama sekali tidak mematikan.
Terdapat 12 spesies wobbegong yang masuk ke dalam tiga genera:[3]
Genera yang ditemukan dari fosil adalah: