Wipraciti adalah nama seorang danawa dalam sastra Hindu. Dia merupakan salah satu keturunan Kasyapa dan Danu. Menurut kitab Wisnupurana, Danu melahirkan tiga puluh tiga asura yang sangat kuat, dengan Wipraciti sebagai putra sulung, diikuti oleh Sambara dan tiga puluh satu lainnya sebagai adiknya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| विप्रचित्ति | |
|---|---|
| Tokoh dalam mitologi Hindu | |
| Nama | Wipraciti |
| Ejaan Dewanagari | विप्रचित्ति |
| Ejaan IAST | Vipracitti |
| Gelar | raja para danawa |
| Kitab referensi | Purana, Mahabharata |
| Ras | danawa |
| Ayah | Kasyapa |
| Ibu | Danu |
| Saudara | Sambara (adik) Hiranyakasipu (ipar) |
| Istri | Holika |
| Anak | Swarbanu |
Wipraciti (Dewanagari: विप्रचित्ति; ,IAST: Vipracitti, विप्रचित्ति) adalah nama seorang danawa (makhluk musuh para dewata) dalam sastra Hindu. Dia merupakan salah satu keturunan Kasyapa dan Danu.[1] Menurut kitab Wisnupurana, Danu melahirkan tiga puluh tiga asura (antitesis dewa) yang sangat kuat, dengan Wipraciti sebagai putra sulung, diikuti oleh Sambara dan tiga puluh satu lainnya sebagai adiknya.
Menurut wiracarita Hindu Mahabharata, dia menjadi raja para danawa setelah adiknya yang bernama Puloman dibunuh oleh Dewa Indra.[2] Wipraciti menikah dengan Holika, adik Hiranyakasipu dan putri Diti. Dalam Mahabharata juga tercatat bahwa ketika Dewa Wisnu menjelma sebagai Wamana untuk mengukur tiga dunia, Wipraciti beserta para asura mengelilinginya.
Dalam Adiparwa dinyatakan bahwa Wipraciti menitis kepada Jarasanda pada kehidupan selanjutnya.[3]