Winston Raymond Peters adalah seorang politikus Selandia Baru yang menjabat sejak 2017 sebagai Wakil Perdana Menteri Selandia Baru dan Menteri Urusan Luar Negeri. Ia sebelumnya menjadi wakil perdana menteri dari 1996 sampai 1998. Peters memimpin partai populis New Zealand First sejak dibentuk pada 1993. Ia mulai menjadi anggota parlemen sejak 2011, sebelumnya menjabat dari 1979 sampai 1981 dan 1984 sampai 2008.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Winston Peters | |
|---|---|
Peters pada 2024 | |
| Perdana Menteri | Christopher Luxon |
| Wakil Perdana Menteri Selandia Baru ke-13 | |
| Masa jabatan 26 Oktober 2017 – 6 November 2020 | |
| Penguasa monarki | Elizabeth II |
| Perdana Menteri | Jacinda Ardern |
| Cindy Kiro | |
| Masa jabatan 16 Desember 1996 – 14 Agustus 1998 | |
| Perdana Menteri | Jim Bolger Jenny Shipley |
| Gubernur-Jenderal | Michael Hardie Boys |
| Perdana Menteri Selandia Baru | |
| Masa jabatan 21 Juni 2018 – 2 Agustus 2018 | |
| Penguasa monarki | Elizabeth II |
| Perdana Menteri | Jacinda Ardern |
| Governor-General | Patsy Reddy |
| Menteri Urusan Luar Negeri ke-25 | |
| Mulai menjabat 26 Oktober 2017 | |
| Perdana Menteri | Jacinda Ardern |
| Masa jabatan 19 Oktober 2005 – 29 Agustus 2008 | |
| Perdana Menteri | Helen Clark |
| Pemimpin New Zealand First | |
| Mulai menjabat 18 Juli 1993 | |
| Presiden | Doug Woolerton Dail Jones George Groombridge Kevin Gardener Anne Martin Brent Catchpole |
| Wakil | Tau Henare Peter Brown Tracey Martin Ron Mark Fletcher Tabuteau |
Pendahulu Jabatan dibentuk Pengganti Petahana | |
| Menteri Keuangan Selandia Baru ke-1 | |
| Masa jabatan 16 Desember 1996 – 14 Agustus 1998 | |
| Perdana Menteri | Jim Bolger Jenny Shipley |
| Menteri Urusan Māori ke-35 | |
| Masa jabatan 2 November 1990 – 2 Oktober 1991 | |
| Perdana Menteri | Jim Bolger |
| Anggota Parlemen Selandia Baru | |
| Mulai menjabat 23 September 2017 | |
| Daerah pemilihan | Ketua New Zealand First |
| Masa jabatan 28 Maret 2015 – 23 September 2017 | |
| Daerah pemilihan | Northland |
| Masa jabatan 26 November 2011 – 28 Maret 2015 | |
| Daerah pemilihan | Ketua New Zealand First |
| Masa jabatan 17 September 2005 – 3 Oktober 2008 | |
| Daerah pemilihan | Ketua New Zealand First |
| Masa jabatan 17 Juli 1984 – 17 September 2005 | |
| Daerah pemilihan | Tauranga |
| Masa jabatan 24 Mei 1979 – 28 November 1981 | |
| Daerah pemilihan | Hunua |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | Wynston Raymond Peters[1] 11 April 1945 Whangarei, Selandia Baru |
| Partai politik | New Zealand First (sejak 1993) Nasional (sebelum 1993) |
| Kerabat | Jim Peters (saudara) Ian Peters (saudara) |
| Almamater | Universitas Auckland |
| Tanda tangan | |
|
| |
Winston Raymond Peters PC MP (lahir 11 April 1945) adalah seorang politikus Selandia Baru yang menjabat sejak 2017 sebagai Wakil Perdana Menteri Selandia Baru dan Menteri Urusan Luar Negeri. Ia sebelumnya menjadi wakil perdana menteri dari 1996 sampai 1998. Peters memimpin partai populis New Zealand First sejak dibentuk pada 1993. Ia mulai menjadi anggota parlemen sejak 2011, sebelumnya menjabat dari 1979 sampai 1981 dan 1984 sampai 2008.[1][2]
Winston Peters dipandang sebagai seorang nasionalis dan populis oleh komentator politik.[3][4][5] Dia telah lama menganjurkan demokrasi langsung dalam bentuk “referendum yang mengikat yang diprakarsai oleh warga negara”, untuk menciptakan “demokrasi yang berasal dari rakyat dan untuk rakyat”, sekaligus memaksa pemerintah “untuk menerima kemauan rakyat”.[6] Peters juga memakai retorika anti-kemapanan dan anti-elit[4][7] seperti mengkritik apa yang ia anggap sebagai "elit yang sombong secara intelektual di lingkaran pemerintah dan birokrat".[6] Ia hanya dikenal sebagai Winston karena kehadirannya di setiap poros politik selama kariernya sebagai politikus Selandia Baru selama lima dekade.[8] Karisma dan sifat berbusanya juga dimanifestasi dalam retorika populisnya.[9][10]
Ia sangat mendukung pemotongan pajak;[11] tetapi ia juga mengkritik perdagangan bebas yang diberlakukan pada masa pemerintahan Buruh IV dan Nasional IV pada dekade 80 dan 90an, menentang privatisasi dan deregulasi. Platform ekonominya didasari oleh kebijakan pemerintah Nasional dibawah Robert Muldoon.[12]
Peters mendukung skema pensiun wajib bagi seluruh warga Selandia Baru.[13] Ia telah menggalang dukungan khusus dari kalangan lansia dan dukungan bagi partainya terpusat di kalangan warga Selandia Baru yang berusia di atas 60 tahun.[14]
Peters menentang tingginya tingkat imigrasi, untuk "menghindari identitas, nilai-nilai dan warisan Selandia Baru terendam".[15] Ia menggaris bawahi bahaya imigrasi secara ekonomi dan budaya.[16] Peters kerap menyatakan bahwa level imigrasi dari Asia ke Selandia Baru terlalu tinggi; pada 2004 ia berkata: "Kita sedang ditarik menuju status koloni Asia dan sudah saatnya menempatkan kepentingan rakyat Selandia Baru terlebih dahulu di negara mereka sendiri".[17] Pada 26 April 2005, Peters berkata: "Māori akan merasa terganggu mengetahui bahwa dalam waktu 17 tahun mereka akan kalah jumlah dari orang Asia di Selandia Baru", sebuah perkiraan yang dibantah oleh Statistics New Zealand, badan statistika pemerintah. Peters kemudian menanggapi bantahan tersebut, menyatakan bahwa pemerintah telah menganggap remeh tingkat pertumbuhan populasi imigran Asia pada masa lalu.[18]