Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiWimanjaya
Artikel Wikipedia

Wimanjaya

Wimanjaya Keeper Liotohe adalah seorang guru, pengagum alm. Presiden Soekarno, yang pada 1994 menerbitkan bukunya Prima Dosa: Wimanjaya dan Rakyat Indonesia Menggugat Imperium Suharto yang terdiri atas tiga jilid. Buku ini tebalnya lebih dari 400 halaman, terbagi dalam 25 bab. Sampulnya dari karton manila, sementara isinya diperbanyak dengan fotokopi. Menurut penulisnya, hal ini disebabkan karena tidak ada penerbit yang mau menerbitkannya.

Wikipedia article
Diperbarui 5 Februari 2023

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (September 2016)

Wimanjaya Keeper Liotohe (lahir 9 Mei 1933) adalah seorang guru, pengagum alm. Presiden Soekarno, yang pada 1994 menerbitkan bukunya Prima Dosa: Wimanjaya dan Rakyat Indonesia Menggugat Imperium Suharto yang terdiri atas tiga jilid. Buku ini tebalnya lebih dari 400 halaman, terbagi dalam 25 bab. Sampulnya dari karton manila, sementara isinya diperbanyak dengan fotokopi. Menurut penulisnya, hal ini disebabkan karena tidak ada penerbit yang mau menerbitkannya.

Prima Dosa berisi daftar kesalahan (dosa) Presiden Soeharto dengan pemerintahan Orde Barunya.

Buku ini diikuti dengan kelanjutannya, Prima Dusta.

Orang-orang yang dekat dengan Soeharto menganggap Wimanjaya telah memfitnah Presiden. Sementara itu, Ketua MUI, Hasan Basri mendesak agar Wimanjaya tidak dilepaskan dari tuntutan hukum "meskipun misalnya ternyata ia tidak waras." Hasan Basri mengatakan bahwa Wimanjaya telah menghina Presiden Soeharto dan seluruh umat Muslim di Indonesia.

Akibat

Akibat penerbitan bukunya itu, pada 13 April 1994, Wimanjaya diinterogasi oleh polisi, sementara bukunya dilarang beredar sejak Januari tahun yang sama. Wimanjaya ditahan sementara waktu dan diancam kurungan hingga tujuh tahun empat bulan karena menghina presiden, tetapi kemudian ia dilepaskan.

Keterlibatan politik selanjutnya

Pada 1997, Wimanjaya mencalonkan dirinya sebagai Wakil Presiden. Karena hal ini, ia kembali ditahan oleh pemerintah Orde Baru.

Pada 1999 Wimanjaya mendirikan sebuah partai politik, yaitu "Partai Prima".

Pengampunan

Pada 2001 Presiden Abdurrahman Wahid memberikan kepadanya amnesti dan abolisi, melalui Keppres R.I. No. 88/2001.

Karya tulis lain

  • H.M. Iwan Gayo (ed.), "30 bohong besar Soeharto", Jakarta: Upaya Warga Negara, 1998

Bacaan lebih lanjut

  • Wimanjaya K. Liotohe, "Prima Dosa: Wimanjaya dan Rakyat Indonesia Menggugat Imperium Suharto", Jakarta, Yayasan Eka Fakta Kata, 2000.

Pranala luar

  • Wimanjaya Dituntut? Diarsipkan 2006-09-18 di Wayback Machine.
  • Penangkapan Wimanjaya Liotohe dalam laporan Amnesty Internasional[pranala nonaktif permanen]
  • Network of Concerned Historians Diarsipkan 2006-08-11 di Wayback Machine.
  • Wimanjaya Minta Perkaranya Dibuka Lagi, Kompas 31 Juli 2000
  • Keputusan Presiden R.I. No. 88/2001 - SK abolisi dan rehabilitasi Presiden.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Akibat
  2. Keterlibatan politik selanjutnya
  3. Pengampunan
  4. Karya tulis lain
  5. Bacaan lebih lanjut
  6. Pranala luar
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026