Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

William Tanuwijaya

William Tanuwijaya merupakan seorang pengusaha Indonesia yang juga merupakan pendiri Tokopedia, sebuah situs web perdagangan elektronik yang memungkinkan penggunanya untuk membeli barang secara daring.

wirausahawan Indonesia
Diperbarui 13 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

William Tanuwijaya
Ini adalah nama Tionghoa-Indonesia, marganya adalah Tanuwijaya (陳)
Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "William Tanuwijaya" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Desember 2020)
Netralitas artikel ini dipertanyakan. Diskusi terkait dapat dibaca pada halaman pembicaraan. Jangan hapus pesan ini sampai kondisi untuk melakukannya terpenuhi. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

William Tanuwijaya
Lahir11 November 1981 (umur 44)
Pematangsiantar, Sumatera Utara, Indonesia
AlmamaterUniversitas Bina Nusantara
Sekolah Pemerintahan John F. Kennedy
PekerjaanPengusaha internet
Dikenal atasCo-Founder, Tokopedia
GelarKetua dan CEO Tokopedia
Wakil Ketua GoTo
Suami/istriFelicia HW
  • Tatler 500 Indonesia Suntingan nilai di Wikidata
Instagram: liamtanu LinkedIn: williamtanuwijaya Modifica els identificadors a Wikidata

William Tanuwijaya (lahir 11 November 1981) merupakan seorang pengusaha Indonesia yang juga merupakan pendiri Tokopedia, sebuah situs web perdagangan elektronik yang memungkinkan penggunanya untuk membeli barang secara daring.[1]

Lahir di Pematang Siantar, Sumatera Utara, William yang kala itu baru lulus SMA merantau ke Jakarta untuk mengenyam pendidikan yang lebih baik, mengikuti keinginan ayah dan pamannya. Sayangnya pada tahun kedua perkuliahan, ayah William jatuh sakit sehingga mengharuskan William untuk mencari pekerjaan sampingan agar tetap dapat berkuliah di Jakarta. Keadaan mendesak inilah yang memunculkan kecintaan William pada dunia internet, sehingga pada awalnya mempunyai pekerjaan sampingan sebagai seorang penjaga warnet, yang akhirnya mendorong William untuk membangun sebuah perusahaan yaitu Tokopedia pada tahun 2009[2][3]

William berhasil memperoleh penghargaan Young Global Leaders pada tahun 2016, sebagai salah seorang pemimpin muda yang berpengaruh di dunia.[4] Bersama dengan Nadiem Makarim (Founder & CEO PT. Go-Jek Indonesia), dan Achmad Zaky (CEO PT Bukalapak), dan Sigit Arifianto (CEO Lister), William menjadi salah satu CEO Terpopuler Indonesia versi LinkedIn.[5]

Riwayat hidup

Masa Kecil dan Keluarga

William Tanuwijaya lahir di Pematang Siantar pada 11 November 1981. Setelah menjalani masa pendidikan SMA, Ayah William memintanya untuk melanjutkan pendidikan di Jakarta. Meskipun berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi yang pas-pasan, orang tua William sangat peduli pada pendidikan, sehingga menginginkan William memperoleh pendidikan yang lebih baik agar dapat mendapatkan kehidupan yang lebih baik.[butuh rujukan]

William akhirnya menjalani pengalaman pertamanya berkelana sendiri dari kampung halamannya,[6] dan berkuliah di Universitas Bina Nusantara Jakarta. Sayangnya pada tahun kedua perkuliahan, ayah William jatuh sakit sehingga mengharuskannya untuk bekerja sampingan sebagai penjaga shift malam warnet 24 jam di dekat lokasi kampus. Saat itu ia mendapatkan keistimewaan untuk menggunakan internet secara gratis setiap harinya. Hal ini memunculkan kecintaannya pada internet, khususnya dunia digital.

Karier

Setelah menyelesaikan kuliah pada tahun 2003, William kemudian ingin mengikuti kecintaannya pada dunia digital dengan bekerja di perusahaan internet seperti Google dan Facebook. Ketiadaan kantor dua perusahaan internet raksasa tersebut kemudian membuatnya bekerja di beberapa perusahaan pengembang peranti lunak di beberapa perusahaan seperti TelkomSigma dan Sqiva Sistem setelah sebelumnya bekerja sebagai pengembang permainan di Bolehnet. Kemudian pada tahun 2006, ia bekerja sebagai IT & Business Development Manager di Indocom Mediatama. Hal inilah yang mengakibatkan kemunculan sebuah ide untuk mempunyai sebuah perusahaan internet sendiri. Pada tahun 2007, ide untuk membangun Tokopedia muncul, tetapi, ia tidak memiliki modal untuk mewujudkan ide tersebut. Kemudian, ia mengajak seorang temannya Leontinus Alpha Edison untuk membantu mendirikan Tokopedia.

Terinspirasi dari perusahaan internet dunia, William memberanikan diri untuk mulai mencari pemodal. Usaha ini dapat dikatakan sulit, dikarenakan ia harus menerima penolakan dari banyak pihak. Setelah dua tahun mencoba untuk meyakinkan banyak orang, William harus menerima kenyataan bahwa perusahaan internet belum memiliki kepercayaan pada saat itu. Terlebih lagi, saat itu ayahnya divonis penyakit kanker kronis, dan diharuskan menjadi tulang punggung keluarganya.

Walaupun begitu, William tidak putus asa. Ia terus berusaha meyakinkan orang-orang tentang potensi sebuah perusahaan internet. Akhirnya pada tahun 2009, Tokopedia akhirnya dapat resmi beroperasi setelah mendapat kepercayaan dari salah seorang pemodal. Ia mengumpulkan talenta-talenta terbaik dari seluruh Indonesia untuk bergabung di Tokopedia, dengan meyakinkan para mahasiswa di berbagai universitas terkemuka.[butuh rujukan]

Pada tahun 2016, William terpilih mewakili Indonesia sebagai Young Global Leader, World Economic Forum.[7] Di tahun 2019, William berhasil mendapat penghargaan Ernst & Young (EY) Entrepreneur of The Year.[8] Penghargaan ini diberikan kepada para individu maupun perusahaan yang sukses dalam memperlihatkan kepemimpinan dan visi untuk terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi sekitarnya.[9] Ia juga mendapatkan penghargaan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia atas kontribusinya pada perkembangan ekonomi dan teknologi di Indonesia.[10][11] Pada tahun 2020, William masuk ke dalam 100 People Transforming Business in Asia menurut Business Insider.[12] William dipandang sebagai salah satu dari 100 orang visioner di Asia dalam melihat sebuah perubahan dan juga peluang bisnis yang dapat memberikan efek baik bagi seluruh usaha mereka.[13]

Referensi

  1. ↑ TOKOPEDIA, PT (2020). "About Tokopedia". About Tokopedia. Diakses tanggal 17 September 2020.
  2. ↑ Idris, Muhammad, ed. (2020-05-13). "Profil William Tanuwijaya, dari Penjaga Warnet, Kini Bos Tokopedia". Kompas.com. Diakses tanggal 2021-03-09.
  3. ↑ Yasmin, Puti. "Sosok William Tanuwijaya, CEO Tokopedia yang Kirim Surat ke Pengguna". detikcom. Diakses tanggal 2021-03-09.
  4. ↑ Jamaludin, Fauzan (23 Maret 2016). Cahya, Indra (ed.). "Bos Tokopedia terpilih jadi Young Global Leaders 2016". Merdeka.com. Diakses tanggal 23 Desember 2020.
  5. ↑ Rachmatunnisa (19 September 2017). "Ini CEO Terpopuler Indonesia Versi LinkedIn". detikcom. Diakses tanggal 27/2/21.
  6. ↑ Tanuwijaya, William. Winarno, Hery H (ed.). "Semangat bambu runcing di era digital". merdeka.com. Diakses tanggal 2018-09-04.
  7. ↑ World Economic Forum (Januari 1, 2017). "Young Global Leader Indonesia". WEForum. Diakses tanggal 2018-02-07.
  8. ↑ Winarto, Yudho (2019-11-14). Winarto, Yudho (ed.). "Bos Tokopedia William Tanuwijaya raih EY Entrepreneur of The Year 2019". Kontan.co.id. Diakses tanggal 2020-09-17.
  9. ↑ "EY Entrepreneur Of The Year™ Indonesia". www.ey.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-09-17.
  10. ↑ KOMINFO, PDSI. "Pemerintah Berikan Satyalancana Wira Karya kepada Pendiri Startup Unicorns". Website Resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-09-17.
  11. ↑ https://kominfo.go.id/content/detail/21805/pemerintah-berikan-satyalancana-wira-karya-kepada-pendiri-startup-unicorns/0/berita_satker
  12. ↑ ING, in partnership with (2020-09-09). "100 people transforming business in Asia". Business Insider Australia (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-09-17.[pranala nonaktif permanen]
  13. ↑ Laraspati, Angga. "CEO Tokopedia Masuk Daftar 100 Orang Pengubah Bisnis di Asia". detikcom. Diakses tanggal 2020-09-17.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Riwayat hidup
  2. Masa Kecil dan Keluarga
  3. Karier
  4. Referensi

Artikel Terkait

Kewirausahaan

proses merancang, meluncurkan dan menjalankan bisnis baru

Tirta Mandira Hudhi

Dokter, pebisnis dan konten kreator Indonesia

Gita Wirjawan

wirausahawan, pemusik, produser, youtuber, negarawan Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026