Whistle adalah film horor supernatural tahun 2025 yang disutradarai oleh Corin Hardy dan ditulis oleh Owen Egerton. Film ini dibintangi oleh Dafne Keen, Sophie Nélisse, Sky Yang, Jhaleil Swaby, Ali Skovbye, Percy Hynes White, Michelle Fairley, dan Nick Frost, dengan alur cerita tentang sekelompok pelajar yang menemukan Peluit Kematian Aztec, sebuah peluit antik kuno yang dapat mengundang kematian.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Whistle | |
|---|---|
Poster penayangan di bioskop Kanada | |
| Sutradara | Corin Hardy |
| Produser |
|
| Ditulis oleh | Owen Egerton |
| Pemeran |
|
| Penata musik | Doomphonic |
| Sinematografer | Björn Charpentier |
| Penyunting | Nicholas Emerson |
Perusahaan produksi |
|
| Distributor |
|
Tanggal rilis |
|
| Durasi | 100 menit[a] |
| Negara |
|
| Bahasa | Inggris |
Pendapatan kotor | US$3 juta[5][6] |
Whistle adalah film horor supernatural tahun 2025 yang disutradarai oleh Corin Hardy dan ditulis oleh Owen Egerton. Film ini dibintangi oleh Dafne Keen, Sophie Nélisse, Sky Yang, Jhaleil Swaby, Ali Skovbye, Percy Hynes White, Michelle Fairley, dan Nick Frost, dengan alur cerita tentang sekelompok pelajar yang menemukan Peluit Kematian Aztec, sebuah peluit antik kuno yang dapat mengundang kematian.
Whistle pertama kali ditayangkan perdana di Fantastic Fest pada 25 September 2025. Film ini kemudian dirilis di Amerika Serikat pada 6 Februari 2026, serta di Britania Raya dan Irlandia pada 13 Februari 2026.
Selama pertandingan bola basket antar SMA, atlet bintang Mason "Horse" Raymore dihantui oleh penglihatan tentang seorang pria yang hangus terbakar. Mason menjadi pahlawan tim, setelah melakukan lemparan menentukan yang memenangkan pertandingan. Tak lama kemudian, di tengah eforia kenenangan, ia secara misterius tiba-tiba terbakar saat sedang mandi dan meninggal di hadapan semua rekan timnya.
Enam bulan setelah kejadian itu, seorang siswi pindahan bernama Chrys Willet mewarisi loker lama milik Mason. Dean, siswa yang merupakan rekan satu tim Mason, tidak terima bila loker Mason digunakan oleh siswa lainnya. Pertemuan awal Chrys dengan Dean berakhir dengan perseteruan, di mana Chrys menendang bagian vital Dean, setelah Dean memprovokasinya dengan menyebutnya sebagai seorang pecandu narkoba. Mr. Craven, guru yang kebetulan lewat, menjatuhi hukuman dengan menghadiri detensi kepada mereka berdua. Ellie dan teman-teman lainnya yang mencoba menjelaskan kejadian juga ikut terkena hukuman. Chrys menemukan sebuah peluit kuno berbentuk tengkorak di dalam lokernya dan membawanya saat detensi. Mr. Craven menyita peluit itu dan meniupnya saat memastikan peluit itu berfungsi saat ingin menjualnya ke sebuah situs Lost & Found. Sepupu Chrys, Rel, yang kembali ke ruang kelas untuk mengambil barangnya yang ketinggalan mengambil peluit tersebut setelah melihat layar komputer Mr. Craven yang menampilkan harga dari barang-barang antik. Tak lama kemudian, Mr. Craven tewas setelah dihantui oleh sosok mengerikan yang merupakan penjelmaan dirinya sendiri.
Rel membawa peluit tersebut saat para siswa yang terkena detensi berkumpul di rumahnya. Grace (pacar Dean) yang penasaran meniup peluit tersebut saat mereka semua sedang bersantai di kolam renang. Sejak itu, Chrys, Ellie dan Grace mulai melihat penampakan misterius yang membuat bulu kuduk mereka berdiri. Chrys dan Ellie memutuskan untuk mengembalikan peluit itu ke keluarga Mason. Mereka kemudian mengetahui dari Ivy, nenek Mason yang gemar mengoleksi benda-benda okultisme, bahwa benda tersebut adalah peluit kematian Olmek yang bertuliskan "panggillah kematianmu". Siapa pun yang mendengar bunyinya akan diburu oleh manifestasi dari kematian yang telah ditakdirkan bagi dirinya—kondisi diri saat kematian yang datang lebih cepat. Chrys dan Ellie menyelinap di ruang arsip rumah sakit dan menemukan bahwa omongan nenek Mason benar adanya.
Kutukan tersebut mulai memakan korban di Festival panen. Grace terbunuh dalam kondisi tubuh berusia tua di rumah hantu, Dean tetap tidak percaya dengan kutukan tersebut, sementara Chrys, Ellie dan Rel kembali menemui nenek Mason, yang memberi tahu cara untuk menghindari kematian dengan cara menawarkan kematian orang lain sebagai pengganti. Rel melihat bayangan dirinya yang harus meninggal dalam kondisi hancur berkeping-keping karena masuk ke dalam mesin penghancur, sementara Chrys melihat bayangan dirinya harus meninggal dalam keadaan overdosis. Dean meninggal di kamarnya dalam kondisi mengalami kecelakaan fatal. Rel mencoba untuk memindahkan kutukannya ke seorang pastor muda bernama Noah. Rel menawan Noah di sebuah bangunan terbengkalai. Saat Rel hendak memindahkan kutukan itu menggunakan darahnya kepada Noah. Chrys dan Ellie datang untuk mencegahnya. Chrys akhirnya mengetahui bahwa satu-satunya cara untuk lolos tanpa membunuh siapapun adalah dengan mati sesaat lalu dihidupkan kembali. Ellie menghentikan detak jantung Chrys sementara waktu dan kemudian mencoba untuk menghidupkan kembali menggunakan defibrilator. Rencana mereka terganggu ketika Noah, muncul dan mengacaukan situasi. Namun ketika Noah menyentuh darah Ellie, kutukan tersebut berpindah kepadanya. Noah kemudian tewas dibunuh oleh penjelmaan mengerikan dari dirinya sendiri.
Tiga bulan kemudian, Chrys dan Ellie yang menjalin hubungan kembali menjalani kehidupan dengan keyakinan bahwa kutukan itu telah berakhir. Dalam adegan tengah-kredit, seorang siswi baru dipersilahkan tampil di depan ratusan murid lainnya. Saat berada di tengah panggung, siswi tersebut mengeluarkan peluit ‘death whistle’ dan meniupnya di depan hadapan para siswa.
Whistle ditulis oleh Owen Egerton sebagai adaptasi dari cerita pendek karyanya sendiri dan disutradarai oleh Corin Hardy. Film ini merupakan produksi bersama Kanada dan Irlandia, yang diproduseri oleh David Gross untuk No Trace Camping serta Macdara Kelleher untuk Wild Atlantic Pictures.[7] Pada Oktober 2023, Dafne Keen, Sophie Nélisse, Sky Yang, Percy Hynes White dan Nick Frost juga bergabung dalam jajaran pemeran.[7]
Pengambilan gambar utama berlangsung di Hamilton, Ontario, dari 15 November 2023 hingga 19 Januari 2024.[8] Adegan-adegan diambil di Sekolah Menengah Delta (Hamilton, Ontario), sebuah rumah di dekat Aberdeen Avenue, serta di Rockton Fairgrounds.[9]
Pada Oktober 2023, Black Bear Pictures menangani penjualan di American Film Market.[10] Pada Mei 2025, Independent Film Company dan Shudder memperoleh hak distribusi film ini di Amerika Serikat.[11]
Whistle ditayangkan perdana di Fantastic Fest pada 25 September 2025, dan dirilis di Amerika Serikat pada 6 Februari 2026.[12][3][13] Black Bear Pictures merilis film ini di Britania Raya dan Irlandia pada 13 Februari 2026.[14][2]
Di situs web agregator ulasan Rotten Tomatoes, 61% pada 100 ulasan para kritikus adalah positif. Konsensus situs web berbunyi: "Whistle tidak gagal dalam menghadirkan sejumlah ketakutan yang berkesan dari konsep utamanya yang menarik, meskipun film horor ini bisa saja lebih berani untuk tampil lebih orisinal di luar premis utamanya."[15] Di situs Metacritic, yang menggunakan sistem penilaian rata-rata tertimbang, film ini mendapatkan skor 55 dari 100, berdasarkan sembilan kritikus, yang menunjukkan ulasan yang "tidak terlalu baik atau buruk.".[16]