Watang Sawitto adalah sebuah kecamatan yang berada di Kabupaten Pinrang, provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Kecamatan ini juga merupakan ibukota dari Kabupaten Pinrang. Luas wilayahnya adalah 58,97 km2 yang terbagi menjadi 8 Kelurahan. Pada tahun 2025, tercatat jumlah penduduk Kecamatan Watang Sawitto sebanyak 60.595 jiwa. Sementara kepadatan penduduknya pada tahun 2025 adalah 1.027,56 jiwa/km².
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Watang Sawitto | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Sulawesi Selatan | ||||
| Kabupaten | Pinrang | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Andi Ikbal Tanri, S.Sos,. M.SP. [1] | ||||
| Populasi | |||||
| • Total | 60.595 jiwa | ||||
| Kode pos | 91211 - 91221 | ||||
| Kode Kemendagri | 73.15.04 | ||||
| Kode BPS | 7315040 | ||||
| Luas | 58,97 km² | ||||
| Kepadatan | 1.027,56 jiwa | ||||
| Desa/kelurahan | 8 kelurahan | ||||
| |||||
Watang Sawitto adalah sebuah kecamatan yang berada di Kabupaten Pinrang, provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Kecamatan ini juga merupakan ibukota dari Kabupaten Pinrang.[2][3] Luas wilayahnya adalah 58,97 km2 yang terbagi menjadi 8 Kelurahan. Pada tahun 2025, tercatat jumlah penduduk Kecamatan Watang Sawitto sebanyak 60.595 jiwa. Sementara kepadatan penduduknya pada tahun 2025 adalah 1.027,56 jiwa/km².
Hampir seluruh penduduk di Kecamatan Watang Sawitto beragama Islam. Sementara sebagian kecil lainnya beragama Protestan, Katolik, Buddha dan Hindu. Salah satu jenis pekerjaan di Kecamatan Watang Sawitto adalah petani.
Kecamatan Watang Sawitto merupakan salah satu dari tujuh kecamatan pertama sejak pembentukan administratif pemerintahan Kabupaten Pinrang pada tahun 1960. Secara historis, wilayah ini menjadi pusat pemerintahan dari masa Kerajaan Sawitto atau pada masa Swapraja Sawitto maupun bekas-bekas Onderafdeling Pinrang dan masa Kawedanaan Pinrang hinggga akhirnya menjadi ibukota dari Kabupaten Pinrang sekarang.
Seiring dengan perkembangan waktu sejak masa pembentukan kecamatan-kecamatan di Kabupaten Pinrang, Watang Sawitto mengalami pemekaran wilayah administratif kecamatan dan terbagi menjadi dua hasil wilayah kecamatan yaitu Kecamatan Paleteang dan Kecamatan Tiroang.
| Nomor | Nama kelurahan | Luas wilayah
(km2) |
Jumlah lingkungan |
|---|---|---|---|
| 1 | Siparappe | 24,21 | 2 |
| 2 | Sipatokkong | 7,46 | 2 |
| 3 | Salo | 9,17 | 2 |
| 4 | Penrang | 2,37 | 2 |
| 5 | Jaya | 1,22 | 2 |
| 6 | Sawitto | 0,90 | 1 |
| 7 | Maccorawalie | 4,35 | 3 |
| 8 | Bentengnge | 9,29 | 2 |
Kecamatan Watang Sawitto merupakan salah satu kecamatan dalam wilayah Kabupaten Pinrang. Luas wilayahnya adalah 58,97 km2 yang setara dengan 3,01% dari luas wilayah Kabupaten Pinrang. Watang Sawitto meliputi 8 kelurahan dengan Kelurahan Siparappe sebagai wilayah kelurahan terluas dan Kelurahan Maccorawalie sebagai ibukota Kecamatan[5].[6] Kecamatan Watang Sawitto merupakan ibu kota dan pusat dari Kabupaten Pinrang.[7]
Jumlah penduduk di Kecamatan Watang Sawitto tercatat sebanyak 60.595 jiwa pada tahun 2025[8]. Jumlah tersebut merupakan yang terbanyak dibandingkan dengan kecamatan lain di Kabupaten Pinrang dengan kepadatan 1.027,56 jiwa/km². Penduduk terbanyak berada di Kelurahan Maccorawalie dengan 14.411 jiwa, sedangkan kepadatan tertinggi berada di Kelurahan Jaya yaitu 7.742,62/km2[9]
| Kelurahan | Presentase
penduduk |
Kepadatan
(km2) |
Jumlah Penduduk
(jiwa) |
|---|---|---|---|
| Siparappe | 4,99 | 124,87 | 3.023 |
| Salo | 9,36 | 618,76 | 5.674 |
| Sipatokkong | 5,48 | 445,44 | 3.323 |
| Penrang | 20,62 | 5.273,00 | 12.497 |
| Jaya | 15,59 | 7.742,62 | 9.446 |
| Sawitto | 7,51 | 5.055,56 | 4.550 |
| Maccorawalie | 23,78 | 3.312,87 | 14.411 |
| Bentengnge | 12,66 | 825,73 | 7.671 |
Penduduk Watang Sawitto berdasarkan agama yang dianut yakni Islam 97,54%, kemudian Kekristenan 2,15% di mana Protestan 1,82% dan Katolik 0,33%. Selebihnya Buddha 0,28%, dan Hindu 0,03%. Rumah ibadah yang ada di kecamatan ini yakni 50 masjid, 5 gereja Protestan dan 1 gereja katolik.[3]
Pada tahun 2020, tercatat sebanyak 4.942 orang penduduk di Kecamatan Watang Sawitto bekerja sebagai petani. Jenis tanaman yang ditanam adalah tanaman pangan. Dari jumlah tersebut, terdapat kelompok tani sebanyak 138 kelompok.[10] Lahan yang dijadikan sawah di Kecamatan Watang Sawitto pada tahun 2020 seluas 4.656 ha. Luas lahan ini semuanya memanfaatkan irigasi.[11] Pada tahun 2020, luas lahan panen yang dihasilkan oleh Kecamatan Watang Sawitto adalah 9.312 ha. Dalam tiap hektar dihasilkan padi seberat 5,90 ton. Sehingga total produksinya pada tahun 2020 sebanyak 54.941 ton gabah kering giling.[12] Kerugian dapat dialami oleh para petani di Kecamatan Watang Sawitto ketika terjadi gagal panen. Penyebabnya adalah keberadaan organisme pengganggu tumbuhan tiap musim tanam.[13]
Administratif kewilayahan Watang Sawitto secara geografi berada di tengah-tengah Kabupaten Pinrang, posisinya yang strategis karena memiliki dan terhubung langsung melalui akses infrakstruktur jalan yang menghubungkan segala penjuru wilayah Kabupaten Pinrang ke ibukota Kabupaten di Kecataman Watang Sawitto. Kecamatan Watang Sawitto memiliki garis batas wilayah paling banyak diantara Kecamatan lainnya di Kabupaten Pinrang, antara lain: