Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiWarsito Purwo Taruno
Artikel Wikipedia

Warsito Purwo Taruno

Warsito Purwo Taruno merupakan penemu asal Indonesia. Ia dikenal berkat penemuan bra yang mampu memerangi sel kanker dengan listrik statis. Ia juga mendirikan dan memimpin perusahaan CTech Edwar Technology untuk memfasilitasi penemuannya.

Wikipedia article
Diperbarui 20 Juli 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Ada usul agar artikel ini digabungkan ke Warsito Taruno. (Diskusikan)

Warsito Purwo Taruno (lahir 15 Mei 1967) merupakan penemu asal Indonesia. Ia dikenal berkat penemuan bra yang mampu memerangi sel kanker dengan listrik statis.[1] Ia juga mendirikan dan memimpin perusahaan CTech Edwar Technology untuk memfasilitasi penemuannya.[2][3]

Dr. Warsito ikut mendirikan organisasi bernama Masyarakat Ilmuwan dan Teknologi Indonesia (MITI). Sejak tahun 2005, Dr. Warsito yang didaulat menjadi Ketua Umum MITI, telah membangun jaringan MITI di seluruh Indonesia dan luar negeri terutama MITI-Mahasiswa di lebih dari 50 kampus di 26 provinsi di seluruh Indonesia.

Kehidupan pribadi

Anak ke enam dari delapan bersaudara ini terlahir di Solo, Jawa Tengah. Ia lulus dari SMA Negeri 1 Karanganyar, Solo pada tahun 1986, kemudian melanjutkan studi Strata Satu nya di Jepang dan meraih gelar B.Eng., Dept. of Chemical Engineering, di Shizuoka University, Jepang pada tahun 1992. Dua tahun kemudian Warsito menyelesaikan studi Magister nya di Dept. of Chemical Engineering, Shizuoka University, Japan pada tahun 1994, dan mendapatkan gelar DR.Eng, di Dept. of Applied Electronics, Graduate School of Electronic Science and Technology, Shizuoka University, Japan, dengan judul Disertasi: “Ultrasonic Tomography for Analyzing the Hydrodynamics of Three-Phase Flow Systems” pada tahun 1997.[4]

Penemuan ECVT

Setelah menyelesaikan pendidikannya, Warsito mengembangkan Center for Tomography Research Laboratory (CTECH Labs) Edwar Technology, pusat riset dan produksi sistem tomografi 4D yang berpusat di Tangerang, Banten. Pada tahun 2004, risetnya menghasilkan prototipe. Teknologi itu kemudian dipatenkan di Amerika Serikat pada Lembaga Paten Internasional PTO/WO bernomor 60/664,026 tahun 2005 dan 60/760,529 tahun 2006. Tidak seperti CT Scan dan MRI, ECVT memungkinkan pasien untuk tak perlu masuk ke dalam tabung seperti alat MRI yang cuma menampilkan gambar dua dimensi. Dengan teknologi ini, pemindaian bisa dilakukan dari luar, tanpa menyentuh objek bahkan objek skala nano dan objek yang bergerak dengan kecepatan tinggi bisa terlihat.

Dalam pengembangannya, menurut pengakuan Warsito Purwo Taruno, teknologi ECVT sudah diakui bahkan dipakai lembaga antariksa Amerika (NASA), Exxon Mobil, BP Oil, Shell (perusahaan), Conoco Phillips, Dow Chemical, Mistubishi Kimia termasuk Departemen Energi AS (Morgantown National Laboratory). Sedangkan di Indonesia sendiri, teknologi ini digunakan untuk pemindaian tabung gas bertekanan tinggi, seperti kendaraan berbahan bakar gas Bus Transjakarta.[4]

Penemuan ECCT

ECCT (electrical capacitive cancer therapy) adalah sebuah alat terapi kanker menggunakan listrik statis berdaya sangat rendah. Sumber daya nya hanya menggunakan dua buah baterai ukuran AA 1,5 volt (Paten Indonesia dan Internasional, 2012). System kerjanya sangat sederhana, yakni mengalirkan gelombang listrik statis untuk menghancurkan sel kanker pada saat membelah. Aliran listrik tersebut dialirkan lewat apparel, berbentuk rompi untuk kanker payudara dan tenggorokan. Sedangkan untuk kanker otak berbentuk helm serta selimut untuk leukemia. Sel kanker yang telah mati kemudian dibuang melalui proses ekskresi, baik melalui keringat, urine, feses maupun gas.[4][5]

Referensi

  1. ↑ "Beginilah Cara Kerja Bra Pembasmi Kanker Warsito, diakses dari situs Berita Tempo pada 7 Oktober 2013". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-10-29. Diakses tanggal 2013-10-07.
  2. ↑ Alat Pembunuh Kanker Diminati Pasien dari Luar Negeri, diakses dari situs berita TribunNews pada 7 Oktober 2013
  3. ↑ "Dr. Warsito, Sang Penemu ECVT yang Menggemparkan Dunia Riset Tomografi, diakses dari situs KAMMI Jepang pada 7 Oktober 2013". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-10-29. Diakses tanggal 2013-10-07.
  4. 1 2 3 DR Warsito, M.Eng. - Ilmuwan Indonesia Penemu ECVT, diakses dari situs Engineering Town pada tanggal 7 Oktober 2013
  5. ↑ "Warsito: Alternative Solution Combating Breast Cancer, diakses dari situs Berita Jakarta Post". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-06-10. Diakses tanggal 2013-10-07.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kehidupan pribadi
  2. Penemuan ECVT
  3. Penemuan ECCT
  4. Referensi

Artikel Terkait

Warsito Taruno

Dr. Warsito Purwo Taruno (lahir 15 Mei 1967) adalah ilmuwan Indonesia. Sama seperti anak desa pada umumnya, Warsito menghabiskan masa kanak-kanaknya dengan

Daftar alumni Universitas Gadjah Mada

Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia bidang Kebudayaan Warsito Purwo Taruno, Ilmuwan Indonesia Budi Karya Sumadi Menteri Perhubungan (2016-2024)

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jembatan Suramadu Yudi Utomo Imardjoko, Ilmuwan Nuklir Indonesia Warsito Purwo Taruno, Ilmuwan Indonesia, Founder dan CEO CTECH Laboratories Herman Fithra

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026