Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Wakidi

Wakidi adalah seorang pelukis naturalis asal Indonesia yang lukisannya banyak mengandung corak Mooi Indie. Bersama dengan Abdullah Surio Subroto (1879-1941) dan Pirngadie (1875-1936), Wakidi adalah satu di antara tiga pelukis naturalistik Indonesia yang terkemuka di zamannya. Orang tuanya berasal dari Semarang, Jawa Tengah yang bekerja di pertambangan minyak Plaju.

Wikipedia article
Diperbarui 29 Mei 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Wakidi (lahir di Plaju, Palembang, Sumatera Selatan, 1889 – wafat di Bukittinggi, Sumatera Barat, 1979) adalah seorang pelukis naturalis asal Indonesia yang lukisannya banyak mengandung corak Mooi Indie (Hindia molek). Bersama dengan Abdullah Surio Subroto (1879-1941) (ayah Basuki Abdullah) dan Pirngadie (1875-1936), Wakidi adalah satu di antara tiga pelukis naturalistik Indonesia yang terkemuka di zamannya. Orang tuanya berasal dari Semarang, Jawa Tengah yang bekerja di pertambangan minyak Plaju.[1]

Kehidupan

Wakidi mulai melukis sejak usia 10 tahun.[2] Pada tahun 1903, Wakidi belajar di Kweekschool (sekolah guru), Kota Bukittinggi.[3] Selama di Kweekschool, Wakidi sempat belajar dengan seorang pelukis Belanda bernama van Dick. Wakidi lulus dari Kweekschool pada tahun 1908.[butuh rujukan] Setelah menjadi guru, ia terus mengajar di Kota Bukittinggi selama 60 tahun.[4] Salah satu muridnya adalah Mochtar Apin yang ia ajar ketika masih muda di INS Kayutanam pada tahun 1930.[5] Meskipun banyak berkarya, hampir semuanya dikoleksi orang, sehingga Wakidi tidak pernah mengadakan pameran lukisannya. Karya-karyanya banyak dikoleksi oleh istana kepresidenan dan sejumlah tokoh penting, seperti wakil presiden Indonesia, Mohammad Hatta dan Adam Malik.

Catatan kaki

  1. ↑ archive.ivaa-online.org Profil Wakidi
  2. ↑ Dewi, Belinda Sukapura (November 2023). Pandanwangi, Ariesa (ed.). Mooi Indie. Sleman: Zahir Publishing. hlm. 33. ISBN 978-623-466-353-2. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Burhan, M. Agus (2008). Perkembangan Seni Lukis Mooi Indië sampai Persagi di Batavia, 1900-1942. Dwi - Quantum. hlm. 53. ; Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Makoginta, Anton Rais (2021). Arby Samah: Pemulia Alam dan Ibu. Pusaka Seni Rupa Indonesia. hlm. 31–32. ; Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ↑ Supangkat, Jim (Januari 2005). Provocative Bodies: Interpreting the Works of Mochtar Apin, 1990-1993. Jakarta: CP Foundation. hlm. 47. ISBN 979-99091-0-4. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

  • (Indonesia) "Masih Ada Corak "Mooi Indie"", KOMPAS, 24 Desember 2005 Arsip di Internet Archive
  • (Indonesia) "Mata Batin Wakidi", KOMPAS, 11 Januari 2004
  • (Indonesia) "Wakidi, Ngarai Sianok dan Kondisi Kekinian" Diarsipkan 2007-03-12 di Wayback Machine., diakses 15 September 2006
  • (Indonesia) "Peristiwa Budaya Dalam Rekaman Seni Lukis Sumbar" Diarsipkan 2007-03-11 di Wayback Machine., diakses 24 Desember 2005
  • (Indonesia) "Membaca Konservatisme Kanvas Minang" Diarsipkan 2007-03-10 di Wayback Machine., diakses 24 Desember 2005
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • VIAF
Seniman
  • ULAN
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kehidupan
  2. Catatan kaki
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Jusuf Hamka

pengusaha asal Indonesia

Hindia Belanda

koloni Belanda di Asia Tenggara; sejak tahun 1949 dikenal sebagai Indonesia

Daftar film Indonesia tahun 2020

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026