Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Wage

Wage adalah nama hari ke-3 dalam sepasar atau juga disebut dengan nama pancawara, minggu yang terdiri dari lima hari dan dipakai dalam budaya Jawa dan Bali. Hari pasaran Wage berkaitan dengan warna hitam dan letak posisi di utara.

Wikipedia article
Diperbarui 28 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Untuk kegunaan lain, lihat Wage (disambiguasi).

Wage adalah nama hari ke-3 dalam sepasar atau juga disebut dengan nama pancawara, minggu yang terdiri dari lima hari dan dipakai dalam budaya Jawa dan Bali. Hari pasaran Wage berkaitan dengan warna hitam dan letak posisi di utara.[1]

Kelima hari ini digunakan oleh masyarakat Jawa sebagai tanda berlangsungnya pasar pada hari-hari tertentu,[2] misal pasar yang dilakukan setiap hari wage disebut pasar wage. Pengarang lagu kebangsaan Indonesia Raya, Wage Rudolf Soepratman lahir pada sebuah hari Wage. Adapun urutan hari Pancawara, yaitu:

  1. Paing / Pahing
  2. Pon
  3. Wage
  4. Kliwon
  5. Legi / Manis[3]

Referensi

  1. ↑ Kanjeng Pangeran Haryo Tjokroningrat, Kitab Primbon Betaljemur Adammakna, Penerbit CV Buana Raya, 2017.
  2. ↑ Priherdityo, Endro. "Weton, Penanggalan yang Dianggap Ramalan". CNN Indonesia (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-03-10.
  3. ↑ "5 Nama Hari Pasaran Jawa (Pancawara)". Website Pendidikan Terpadu. Diakses tanggal 2019-03-10.

Lihat pula

  • Pancawara
  • l
  • b
  • s
Pancawara
  • Legi/Umanis
  • Paing
  • Pon
  • Wage
  • Kliwon


Ikon rintisan

Artikel bertopik waktu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Lihat pula

Artikel Terkait

Wage Rudolf Soepratman

komponis dan penulis lagu Indonesia

Sapta Darma

salah satu kepercayaan di dunia

Ibu Kita Kartini

Ibu Kita Kartini adalah lagu patriotik Indonesia yang digubah oleh Wage Rudolf Supratman. Lagu ini sering dinyanyikan pada saat Hari Kartini yang diperingati

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026