Vladislaus II, juga dikenal sebagai Vladislav, Władysław atau Wladislas adalah pangeran kerajaan Polandia yang berasal dari Wangsa Jagiellon. Dia adalah putra sulung Kazimierz IV, Raja Polandia dan istrinya Ratu Elżbieta Rakuszanka. Elżbieta adalah putri Albrecht, Raja bangsa Romawi, Hungaria dan Bohemia, dan Elisabeth dari Luksemburg, putri tunggal dan satu-satunya ahli waris Kaisar Romawi Suci Sigismund.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Władysław II | |
|---|---|
Fresko dari dinding Kapel St. Wenceslas di Katedral Santo Vitus, Praha (1508) | |
| Raja Bohemia | |
| Berkuasa | 1471–1516 |
| Penobatan | 22 Agustus 1471 |
| Pendahulu | Jiří dari Poděbrady |
| Penerus | Lajos |
| Raja Hungaria dan Kroasia | |
| Berkuasa | 1490–1516 |
| Penobatan | 18 September 1490 |
| Pendahulu | Matthias Corvinus |
| Penerus | Lajos |
| Kelahiran | 1 Maret 1456 Kraków, Kemahkotaan Kerajaan Polandia |
| Kematian | 13 Maret 1516 (umur 60) Buda, Kerajaan Hungaria |
| Pemakaman | |
| Pasangan | Barbara dari Brandenburg Beatrice d'Aragona Anne de Foix |
| Keturunan | Anna, Ratu Hungaria Lajos II, Raja Hognaria |
| Dynasty | Jagiellon |
| Ayah | Kazimierz IV, Raja Polandia |
| Ibu | Elżbieta Rakuszanka |
| Agama | Katolik Roma |
Vladislaus II, juga dikenal sebagai Vladislav,[1][2] Władysław[3] atau Wladislas[4] (1 Maret 1456 – 13 Maret 1516; bahasa Hungaria: II. Ulászlócode: hu is deprecated ) adalah pangeran kerajaan Polandia yang berasal dari Wangsa Jagiellon. Dia adalah putra sulung Kazimierz IV, Raja Polandia dan istrinya Ratu Elżbieta Rakuszanka.[5][6] Elżbieta adalah putri Albrecht, Raja bangsa Romawi, Hungaria dan Bohemia, dan Elisabeth dari Luksemburg, putri tunggal dan satu-satunya ahli waris Kaisar Romawi Suci Sigismund.[7][8]
Dia adalah salah satu pemimpin paling berpengaruh di Eropa Tengah modern, yang sebagai raja Ceko, membuktikan kemampuannya untuk memerintah, dan perolehan takhta Hungaria juga karena kualitasnya sendiri. Setelah kematian Matthias Corvinus pada April 1490, lima orang menggugat takhta Hungaria: Putra Matthias yang sah, János Corvinus, istri kedua Matthias, Ratu Beatrice d'Aragona, Maximilian I, Kaisar Romawi Suci, Raja Jan I Olbracht dan Władysław. Ada banyak dukungan di balik semua penuntut takhta, akan tetapi, Władysław dengan cepat memenangkan suara mayoritas bangsawan Hungaria. Dia menikahi Beatrice dan bersumpah setia kepada János Corvinus. Pada musim panas 1490, Władysław berhasil naik takhta sebagai raja Hungaria, dia memindahkan markas besarnya ke Buda dan memerintah kerajaannya dari sana.
Władysław adalah seorang politikus yang berbakat dan konsolidasi sejarahnya dimulai pada abad kedua puluh berkat karya para sejarawan. Seperti Matthias, dia melakukan konstruksi yang penting, pelindung seni dan renaisans.
| Silsilah Władysław II[9][10][11][12] | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Władysław II menikah tiga kali, pertama kali pada tahun 1476 di Frankfurt an der Oder dengan Barbara dari Brandenburg, putri Albrecht Achilles, janda anak Henryk XI dari Głogów dari Wangsa Piast Silesia. Istri keduanya adalah Beatrice d'Aragona, janda Raja Matthias, yang merupakan putri Ferrante I dari Napoli. Istri ketiganya, Anne de Foix, dimahkotai pada 29 September 1502 ketika dia berusia sekitar 18 tahun dan Władysław berusia 46 tahun.[20] Anne melahirkan dua anak sahnya, Anna dan Lajos, dan meninggal pada tahun 1506 karena komplikasi akibat kelahiran Lajos.
Setelah kematiannya, putra Władysław yang berusia sepuluh tahun, Lajos, menggantikannya di atas takhta Bohemia dan Hungaria. Pada tahun 1515, putrinya Anna menikah dengan calon Kaisar Ferdinand dari Austria, cucu Kaisar Maximilian I. Oleh karena itu, setelah kematian Lajos pada Pertempuran Mohács, suksesi dialihkan melalui Anna ke cabang kadet Habsburg timur.
Gelar-gelarnya menurut UU tahun 1492: Raja Hungaria, Bohemia, Dalmasia, Kroasia, Slavonia, Rama, Serbia, Galisia, Lodomeria, Cumania dan Bulgaria, Pangeran Silesia dan Luksemburg, Markgraf Moravia dan Lausitz Hilir/Hulu.[21]
Władysław II dari Hungaria Lahir: 1 Maret 1456 Meninggal: 13 Maret 1516 | ||
| Gelar kebangsawanan | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Jiří |
Raja Bohemia 1471–1516 |
Diteruskan oleh: Lajos (II) |
| Didahului oleh: Matthias I |
Raja Hungaria dan Kroasia 1490–1516 | |