Virus Hanta adalah genus virus dari familia Bunyaviridae yang menyebabkan penyakit sindrom paru virus hanta. Virus ini berbentuk bundar dengan diameter 100 nm. Pada bagian luar strukturnya, terdapat selubung virus dan di dalamnya dilapisi dengan membran ganda. Genomnya terdiri dari 6.550 nukleotida yang mengodekan enzim transkriptase virus, nukleokapsid, dan glikoprotein virus. Virus ini mudah dinonaktifkan oleh panas, detergen, pelarut organik, dan larutan hipoklorit.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Virus Hanta (bahasa Latin: Orthohantaviruscode: la is deprecated ) adalah genus virus dari familia Bunyaviridae yang menyebabkan penyakit sindrom paru virus hanta (hantavirus pulmonary syndrome).[1] Virus ini berbentuk bundar dengan diameter 100 nm.[2] Pada bagian luar strukturnya, terdapat selubung virus dan di dalamnya dilapisi dengan membran ganda.[2] Genomnya terdiri dari 6.550 nukleotida yang mengodekan enzim transkriptase virus, nukleokapsid, dan glikoprotein virus.[2] Virus ini mudah dinonaktifkan oleh panas, detergen, pelarut organik, dan larutan hipoklorit.[2]

Virus ini banyak terdapat pada hewan hewan pengerat seperti tikus, mencit, dan Lemmus lemmus (lemming).[1] Sebagian besar virus ini ditransmisikan melalui inhalasi kotoran hewan pengerat yang terinfeksi virus Hanta.[1] Manusia sebagai inang dapat terinfeksi virus ini apabila melakukan kontak dengan hewan pengerat dan kotorannya.[1] Pada tahun 2005 dan 2019, transmisi virus Andes antarmanusia dilaporkan di Amerika Selatan.[3]
Virus Hanta dinamai dari Sungai Hantan di Korea Selatan yang menjadi tempat wabah pertama kali ditemukan pada Tahun 1950 Zaman Perang Korea[4] dan diisolasi pada tahun 1976 oleh Ho Wang Lee.
Hanta: from Hantaan, river in South Korea near where type virus was isolated.