Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Virgin 2: Bukan Film Porno

Virgin 2: Bukan Film Porno adalah sebuah film Indonesia yang dirilis pada 28 Mei 2009 yang disutradarai oleh Nayato Fio Nuala. Film ini dibintangi oleh Joanna Alexandra, Christina Santika, Yama Carlos, Ramon Y. Tungka, Iqbal Azhari, dan Ari Darsono

film Indonesia
Diperbarui 28 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Virgin 2: Bukan Film Porno
Virgin 2: Bukan Film Porno
SutradaraNayato Fio Nuala
ProduserChand Parwez Servia
Ditulis olehIan Janpanay
Eka D. Sitorus
Chiska Doppert
PemeranJoanna Alexandra
Christina Santika
Yama Carlos
Ramon Y. Tungka
Iqbal Azhari
Ari Darsono
Neyna Lisa
Wichita Satari
Penata musikTya Subiakto
SinematograferNayato Fio Nuala
PenyuntingTiara Puspa Rani
Perusahaan
produksi
Kharisma Starvision Plus
DistributorKharisma StarVision Plus
Indie Picture
Tanggal rilis
  • 28 Mei 2009 (2009-05-28)
NegaraIndonesia Indonesia
BahasaIndonesia Indonesia

Virgin 2: Bukan Film Porno adalah sebuah film Indonesia yang dirilis pada 28 Mei 2009 yang disutradarai oleh Nayato Fio Nuala. Film ini dibintangi oleh Joanna Alexandra, Christina Santika, Yama Carlos, Ramon Y. Tungka, Iqbal Azhari, dan Ari Darsono

Sinopsis

Tentang persahabatan dua orang remaja putri Tina dan Nadya yang terjerumus ke profesi kelam yang seharusnya tidak mereka lakukan di usia mereka. Masa remaja bukanlah hal yang mudah bagi mereka. Persahabatan sering kali harus dibayar dengan mahal, dan diakhiri kematian tragis, justru ketika mereka ingin mengubah jalan hidupnya.

Tina (Christina Santika, 16 th), sebelumnya seorang siswi SMA dengan kepribadian yang cuek dan lebih pendiam, dia hanya memiliki satu orang sahabat bisu bernama Kenny (Neyna Lisa Bartlett), Kenny bisu akibat usaha bunuh diri yang gagal dan mengakibatkan pita suaranya rusak. Tina diusir oleh Ibunya karena dituduh telah menggoda kekasih Ibunya. Kenyataannya, kekasih Ibunyalah yang ingin mencumbu Tina. Tina berusaha membela diri, tetapi Ibunya lebih mementingkan eksistensi hubungannya dengan sang kekasih. Setelah kejadian itu, Tina kehilangan tempat bernaung, dia bertemu dengan temannya bernama Steffie (Wichita Satari). Steffi menunjukkan betapa baik hatinya sebagai seorang teman. Tina terharu oleh kemurahan hati Steffi yang mau menampungnya. Tapi semua itu hanya kebohongan belaka, karena Steffi menjual Tina pada seorang Mucikari yang bernama Yama. Tina disekap di sebuah apartemen, diperkosa oleh Yama dan kemudian dipaksa untuk melayani klien-klien Yama. Hingga akhirnya Tina menemukan satu kesempatan untuk lari dari Yama. Di dalam proses pelarian itulah akhirnya Tina bertemu dengan Nadya.

Nadya (Joanna Alexandra, 19 th), berprofesi sebagai seorang Disc Jockey. Nadya diusir oleh orang tuanya gara-gara ketahuan hamil oleh Raymond (Ramon Y Tungka), seorang remaja yang jadi bandar narkoba. Setelah Raymond ditangkap Polisi, Nadya hidup dengan sahabatnya yang bernama Mitha (Smitha Anjani, 19 th). Mitha menumbuhkan semangat Nadya setelah ditinggal Raymond, mereka bersahabat sejak SMA. Namun sayang Mitha seorang pecandu berat, yang akhirnya lebih memilih narkoba, daripada sahabatnya Nadya.

Pertemuan Tina dengan Nadya, membuat mereka saling melengkapi satu sama lain. Tina merasa telah menemukan seseorang yang mengubah pandangannya tentang hidup. Nadya juga merasa telah menemukan seseorang yang menyayanginya, dan mau mengerti dirinya, seorang sahabat sejati. Apalagi yang diperlukan dalam hidup di luar keluarga, selain sahabat yang mengerti…! Banyak hal mereka lakukan bersama-sama. Dari mulai tinggal, hingga terpaksa jual kehormatan, karena mereka membutuhkan uang banyak untuk menyelamatkan Mitha akibat hutangnya yang besar pada bandar narkoba, bahkan akibat penyiksaan yang diderita Mitha, tangannya perlu diamputasi. Mitha terbaring dalam keadaan koma, sebagai sahabat mereka harus siap melakukan apa saja termasuk mengambil jalan pintas, melakukan kebaikan dengan cara buruk, tentunya harus siap menuai akibatnya. Nadya mengalami keguguran dan pendarahan hebat hingga ia meninggal. Sementara Tina yang berusaha mencari pertolongan, malah ditemukan oleh Yama. Kembali Yama menganiaya Tina hingga babak belur. Tina sudah tidak kuat lagi, dalam ketidak berdayaan akhirnya Tina menemukan keberanian untuk melawan, dan Tina mengakhiri kebiadaban Yama. Tetapi, Tina tidak bisa menyelamatkan Nadya, seperti juga dia tidak bisa menyelamatkan Kenny yang memilih menabrakkan dirinya ke mobil dan mati, daripada hidup dalam kepedihan berkepanjangan.[1]

Produksi

Film ini diproduksi pada awal Januari 2009. Produser film ini, Chand Parwez Servia, menekankan tagline "bukan film porno" untuk menunjukkan bahwa film tersebut dibuat untuk tujuan pendidikan. Soundtrack terdiri dari lagu "Dia" oleh Budi, band dari Bandung, "Kuingin" dan "Rock n Roll" oleh Sixx Band, dan "Terlantar" oleh Bintang Band.[2]

Penerimaan

Menurut Aguslia Hidayah dari Tempo, film ini tidak memiliki pesan yang jelas, dibandingkan dengan film sebelumnya dalam seri ini, Virgin: Ketika Keperawanan Dipertanyakan (2004), yang memberi tahu remaja untuk menghindari pergaulan bebas. "Nayato terbuai dalam mengurai cerita, yang katanya kisah nyata dari tokoh Nadya, dan lupa menajamkan pesan itu sendiri," katanya.[3]

Referensi

  1. ↑ "Laman Virgin 2: Bukan Film Porno". Diarsipkan dari asli tanggal 2010-07-25. Diakses tanggal 2009-05-19.
  2. ↑ Anton (May 26, 2009). "'VIRGIN 2', Tingkatkan Kewaspadaan Akan Penyakit Sosial". Kapanlagi.com. Diakses tanggal July 7, 2020.
  3. ↑ Hidayah, Aguslia (June 18, 2009). "Virgin 2 Mengantisipasi Prasangka". Tempo.co. Diakses tanggal July 7, 2020.[pranala nonaktif permanen]

Pranala luar

  • (Indonesia) Ulasan di Cineplex Diarsipkan 2009-05-22 di Wayback Machine.
  • (Indonesia) Berita Diarsipkan 2009-05-31 di Wayback Machine.
  • Virgin 2: Bukan Film Porno di IMDb (dalam bahasa Inggris)
  • l
  • b
  • s
Virgin
Virgin: Ketika Keperawanan Dipertanyakan (2004)
Virgin the Series (seri televisi) (2005)
Virgin 2: Bukan Film Porno (2009)
Virgin 3: Satu Malam Mengubah Segalanya (2011)
Virgin the Series (seri web) (2022)
Kharisma Starvision Plus & Chand Parwez Servia
Hanny R. Saputra • Viva Westi • Nayato Fio Nuala • Monty Tiwa
  • l
  • b
  • s
Film yang disutradarai Nayato Fio Nuala
sebagai Nayato Fio Nuala
The Soul (2002)  • Ekskul (2006)  • Cinta Pertama (2006)  • Kangen (2007)  • The Butterfly (2007)  • Kereta Hantu Manggarai (2008)  • Hantu Perawan Jeruk Purut (2008)  • Putih Abu-Abu dan Sepatu Kets (2009)  • Kuntilanak Kamar Mayat (2009)  • Virgin 2: Bukan Film Porno (2009)  • 18+ (2010)  • Kain Kafan Perawan (2010)  • Affair (2010)  • Belum Cukup Umur (2010)  • Akibat Pergaulan Bebas (2010)  • Not For Sale (2010)  • Pocong Jumat Kliwon (2010)  • Pengantin Pantai Biru (2010)  • Gaby dan Lagunya (2010)  • Heart 2 Heart (2010)  • Mengejar Setan (2013)  • Thank You Cinta (2014)  • 17 Tahun ke Atas (2014)  • After School Horror (2014)  • Hantu Pohon Boneka (2014)  • Tiger Boy (2015)
sebagai Koya Pagayo
Ada Hantu di Sekolah (2004)  • Panggil Namaku Tiga Kali (2005)  • 12:00 am (2005)  • Hantu Jeruk Purut (2006)  • Lewat Tengah Malam (2007)  • Malam Jumat Kliwon (2007)  • Hantu Ambulance (2008)  • Hantu Jamu Gendong (2009)  • Jeritan Kuntilanak (2009)  • Te(Rekam) (2010)  • Nakalnya Anak Muda (2010)  • Kalung Jailangkung (2011)  • Dendam dari Kuburan (2012)  • Ada Hantu di Vietnam (2012)  • Disini Ada Yang Mati (2013)  • Pocong Pasti Berlalu (2014)
sebagai Ian Jacobs
Sarang Kuntilanak (2008)  • Merem Melek (2008)  • Kuntilanak Beranak (2009)  • Pocong Kamar Sebelah (2009)  • Pocong Jalan Blora (2009)
sebagai Pingkan Utari
Me vs High Heels (2005)  • Gotcha (2006)

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sinopsis
  2. Produksi
  3. Penerimaan
  4. Referensi
  5. Pranala luar

Artikel Terkait

Daftar film Indonesia tahun 2026

artikel daftar Wikimedia

Daftar film Indonesia terlaris sepanjang masa

artikel daftar Wikimedia

Perfilman Indonesia

gambaran umum industri perfilman di Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026