Vihara Kwan Te Kong adalah rumah ibadah bersejarah yang terletak di kawasan Pulo Brayan Bengkel, Medan Timur, Kota Medan. Vihara ini beralamat di Pulo Brayan Bengkel, Kec. Medan Tim., Kota Medan, Sumatera Utara 20241. Tempat ibadah ini didedikasikan utama bagi Dewa Kwan Te Kong, yang melambangkan kesetiaan, kejujuran, serta keberanian yang sangat tinggi. Secara arsitektural, bangunan ini memiliki ciri khas oriental yang kental dengan dominasi warna merah serta ornamen naga. Meskipun lokasinya berada di tengah kawasan padat aktivitas bengkel dan pemukiman, vihara ini tetap menjadi pusat spiritual penting bagi umat Tridharma di wilayah tersebut. Vihara Kwan Te Kong tidak hanya berfungsi sebagai tempat pemujaan, tetapi juga menjadi simbol kerukunan beragama dan saksi nyata sejarah perkembangan komunitas Tionghoa di daerah Pulo Brayan.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Agustus 2025) |
| Vihara Kwan Te Kong | |
|---|---|
| Agama | |
| Afiliasi | Tridharma |
| Lokasi | |
| Lokasi | Pulo Brayan Bengkel, Kec. Medan Tim., Kota Medan, Sumatera Utara 20241 |
| Arsitektur | |
| Gaya | Tiongkok |
Vihara Kwan Te Kong adalah rumah ibadah bersejarah yang terletak di kawasan Pulo Brayan Bengkel, Medan Timur, Kota Medan. Vihara ini beralamat di Pulo Brayan Bengkel, Kec. Medan Tim., Kota Medan, Sumatera Utara 20241. Tempat ibadah ini didedikasikan utama bagi Dewa Kwan Te Kong (Guan Yu), yang melambangkan kesetiaan, kejujuran, serta keberanian yang sangat tinggi. Secara arsitektural, bangunan ini memiliki ciri khas oriental yang kental dengan dominasi warna merah serta ornamen naga.[1] Meskipun lokasinya berada di tengah kawasan padat aktivitas bengkel dan pemukiman, vihara ini tetap menjadi pusat spiritual penting bagi umat Tridharma di wilayah tersebut. Vihara Kwan Te Kong tidak hanya berfungsi sebagai tempat pemujaan, tetapi juga menjadi simbol kerukunan beragama dan saksi nyata sejarah perkembangan komunitas Tionghoa di daerah Pulo Brayan.[2]