Viktoriia Yuriyivna Amelina atau Victoria Amelina adalah seorang penulis asal Ukraina. Saat masih bersekolah, dia pindah ke Kanada bersama ayahnya, tetapi segera memutuskan untuk kembali ke Ukraina. Pada 2007, ia lulus dari Universitas Politeknik Lviv dengan gelar master. Dia menerbitkan novel pertamanya, The November Syndrom, atau Homo Compatiens, pada 2014. Amelina pernah memenangkan hadiah sastra Joseph Conrad-Korzeniowski. Novelnya Dom's Dream Kingdom yang diterbitkan pada 2017 juga terpilih untuk hadiah sastra kota UNESCO dan European Union Prize for Literature.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Victoria Amelina | |
|---|---|
Amelina pada 2015 | |
| Nama asli | Вікторія Амеліна |
| Lahir | Viktoriia Yuriivna Amelina (1986-01-01)1 Januari 1986 Lviv, Ukraina SSR, Soviet Union |
| Meninggal | 1 Juli 2023(2023-07-01) (umur 37) Dnipro, Ukraina |
| Pekerjaan |
|
| Gerakan | Anggota PEN International |
| Karya terkenal |
|
| Penghargaan terkenal |
|
Viktoriia Yuriyivna Amelina (nama gadis Shalamay; bahasa Ukraina: Вікторія Юріївна Амелінаcode: uk is deprecated ; 1 Januari 1986 – 1 Juli 2023) atau Victoria Amelina adalah seorang penulis asal Ukraina. Saat masih bersekolah, dia pindah ke Kanada bersama ayahnya, tetapi segera memutuskan untuk kembali ke Ukraina. Pada 2007, ia lulus dari Universitas Politeknik Lviv dengan gelar master. Dia menerbitkan novel pertamanya, The November Syndrom, atau Homo Compatiens, pada 2014. Amelina pernah memenangkan hadiah sastra Joseph Conrad-Korzeniowski. Novelnya Dom's Dream Kingdom yang diterbitkan pada 2017 juga terpilih untuk hadiah sastra kota UNESCO dan European Union Prize for Literature.[2]
Victoria Amelina lahir di Lviv. Ia bermigrasi ke Kanada bersama ayahnya pada usia empat belas tahun, tetapi segera kembali ke Ukraina.[3] Setelah menyelesaikan gelar dalam bidang ilmu komputer di Lviv,[4] Amelina memulai kariernya di bidang teknologi informasi sebelum menjadi penulis dan penyair penuh waktu pada tahun 2015.[5]
Sejak novel debutnya Синдром листопаду, або Homo Compatiens (The Fall Syndrome, or Homo Compatiens) diterbitkan pada tahun 2015, Amelina berfokus pada dunia penulisan. The Fall Syndrome, or Homo Compatiens (kata pengantar oleh Yurii Izdryk) membahas peristiwa di Maidan pada tahun 2014. Novel tersebut menerima beberapa penghargaan sastra dan disambut baik oleh kritikus serta akademisi, baik dari Ukraina maupun luar negeri.[6][7]
Pada tahun 2016, Amelina menerbitkan sebuah buku anak-anak berjudul Хтось, або Водяне серце (Somebody, or Water Heart).[4]
Pada tahun 2017, Victoria Amelina menerbitkan novel Дім для Дома (Dom's Dream Kingdom),[4] tentang keluarga seorang kolonel Soviet yang tinggal di Lviv pada tahun 1990-an di bekas apartemen masa kecil penulis Polandia-Yahudi Stanisław Lem.[8][9] Novel tersebut masuk dalam daftar pendek penghargaan sastra LitAkcent pada tahun 2017[8] dan Penghargaan Sastra Uni Eropa pada tahun 2019.[10] Pada tahun 2023, Amelina ditawari kontrak penerbitan di Britania Raya untuk buku tersebut.[11]
Amelina merupakan anggota PEN International. Pada tahun 2018, ia berpartisipasi dalam Kongres Dunia PEN ke-84 di India sebagai delegasi dari Ukraina dan menyampaikan pidato tentang sineas Ukraina sekaligus tahanan politik di Rusia, Oleg Sentsov.[12] Pada tahun 2021, ia menerima Penghargaan Sastra Joseph Conrad Korzeniowski.[13] Pada tahun yang sama, Amelina mendirikan sebuah festival sastra di wilayah Donetsk.[13]
Pada tahun 2022, ia juga mulai menulis puisi.[14] Ia menjelaskan motivasinya dengan mengatakan, "Itulah yang ditinggalkan oleh perang. Kalimat menjadi sesingkat mungkin, tanda baca menjadi kemewahan yang berlebihan, alur tidak jelas, tetapi setiap kata memuat begitu banyak makna. Semua ini berlaku baik untuk puisi maupun untuk perang".[15] Prosa dan puisinya telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa lainnya.[4]
Pada Juni 2023, Amelina dianugerahi residensi selama satu tahun di Paris bagi penulis Ukraina yang terusir.[16] Ia berencana memanfaatkan residensi tersebut untuk menyelesaikan buku terbarunya, Looking at Women Looking at War, yang digambarkan sebagai "sebuah catatan harian tentang sekitar selusin perempuan, termasuk dirinya, yang memperjuangkan keadilan".[11][16] Ia meninggal sebelum residensi tersebut dimulai.[16] Menurut para editornya, buku tersebut telah "hampir 60 persen" selesai saat ia meninggal. Buku itu diterbitkan oleh St. Martin's Press pada tahun 2025. Untuk melengkapi bagian yang belum selesai, para editornya memutuskan untuk menyisipkan catatan dan pengamatan Amelina di antara bagian-bagian teks.[17] Looking at Women Looking at War, satu-satunya buku nonfiksinya, dianugerahi Penghargaan Orwell untuk Penulisan Politik pada Juni 2025.[18]
Setelah invasi Rusia ke Ukraina dimulai, ia bekerja sebagai peneliti kejahatan perang untuk Truth Hounds, sebuah organisasi Ukraina.[19][20][16] Ia memanfaatkan pelatihannya sebagai novelis untuk mewawancarai para saksi.[16]
Pada September 2022, saat melakukan penelitian di wilayah Izium, ia menemukan buku harian perang milik sesama penulis Ukraina, Volodymyr Vakulenko, yang telah dibunuh oleh pasukan pendudukan pada Maret 2022.[16][21] Pada Mei 2023, Vakulenko menerima penghargaan anumerta dari Asosiasi Penerbit Internasional, yang diterima oleh Amelina atas namanya.[16]
Amelina juga menampung warga Ukraina yang mengungsi di dalam negeri serta membantu menyalurkan bantuan kemanusiaan di Lviv.[16]
Amelina memiliki seorang anak laki-laki pada awal tahun 2010-an. Pada tahun 2022, Amelina tinggal di Kyiv.[19] Pada Juni 2023, setelah menerima residensi di Paris, Amelina mempertimbangkan untuk pindah ke sana bersama putranya yang berusia 12 tahun.[16]
Pada 27 Juni 2023, ia terluka dalam serangan Rusia di Kramatorsk saat sedang makan di RIA Pizza bersama Héctor Abad, Sergio Jaramillo, dan Catalina Gómez. Restoran tersebut terkena rudal Iskander.[22][23] Amelina meninggal akibat luka-lukanya pada 1 Juli di Rumah Sakit Mechnikov di Dnipro pada usia 37 tahun.[24][25] Ia dimakamkan di Lviv.[16]
Pada tahun 2023, sebuah penghormatan untuk Amelina berjudul Nothing Bad Has Ever Happened diterbitkan oleh Arrowsmith Press. Buku tersebut memuat kontribusi internasional serta karya Amelina yang sebelumnya telah diterbitkan dalam terjemahan bahasa Inggris.[26]
Setelah konsultasi di seluruh institusi, Amelina dipilih sebagai pelindung angkatan untuk tahun akademik 2025/2026 di College of Europe.[27]