Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Varises

Varises adalah pelebaran pembuluh balik (vena). Kata varises berasal dari bahasa Latin yang berarti memutar, "varix". Varises merupakan pelebaran vena yang sering terjadi di vena superfisial, dan yang banyak terjadi di ekstremitas bawah.

Wikipedia article
Diperbarui 20 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Varises
vein

Varises adalah pelebaran pembuluh balik (vena). Kata varises berasal dari bahasa Latin yang berarti memutar, "varix".[1] Varises (Varicose Vein) merupakan pelebaran vena yang sering terjadi di vena superfisial, dan yang banyak terjadi di ekstremitas bawah.[2]

Epidemiologi

secara umum mengenai 10-20% dari populasi keseluruhan,[2] terjadi 2-3 kali lebih sering pada perempuan dari laki-laki. hampir setengah dari pasien memiliki riwayat keluarga penderita varises.[3]

Faktor risiko

  1. Adanya trauma secara langsung pada katup vena yang menyebabkan kerusakan 1 atau lebih katup.
  2. Terlalu lama berdiri.
  3. Kelebihan berat badan (overweight)
  4. Menumpangkan kaki saat duduk
  5. Memakai Pakaian yang terlalu mengompresi (ketat).[2]

Klasifikasi

  1. Varises primer: varises yang berasal dari vena superfisial
  2. Varises sekunder: varises yang timbul akibat insufisiensi vena deep, inkompentensi vena perforating, atau akibat oklusi vena deep yang dapat menyebabkan dilatasi atau pembesaran dari vena superfisial.[3]

Varises dapat terjadi di vena di daerah mana saja, namun paling banyak terjadi di Vena Safena di kaki dan percabangannya.[3] Varises juga dapat terjadi di area anorektal yang dikenal sebagai Ambeyen (hemorrhoids), di esofagus (esophageal varices), dan spermatic cord (varikosel).[2]

Manifestasi klinis

dilatasi vena pada varises terjadi akibat inkompetensi katup vena dan menyebabkan aliran darah menjadi stasis di bawah, membentuk bendungan, hal ini menjadikan terjadinya edema akibat tingginya tekanan di vena, nyeri, dan trombosis. Efek yang timbul yaitu edema yang persisten di ekstremitas dan menyebabkan perubahan sekunder pada kulit yaitu iskemik, dermatitis stasis, dan ulserasi. ulser dapat menjadi kronis bila luka sulit disembuhkan dan terjadi infeksi. perlu diingat bahwa pada varises jarang terjadi embolisme, hal ini yang membedakan dengan trombosis pada vena deep.[4]

Terapi

Di bawah ini ada beberapa pilihan terapi yang akan disarankan oleh dokter yaitu:

  1. Penggunaan stoking khusus (compression stocking)
  2. Skleroterapi
  3. Endovenous Laser Treatment (EVLT)
  4. Ligasi vena
  5. Vein Stripping
  6. Ambulatory Phlebectomy[5]
  7. Akupunktur

Referensi

  1. ↑ "varix" di Kamus Medis Dorland
  2. 1 2 3 4 (Inggris) Lilly, Leonard S. (2011). Pathophysiology of Heart disease. Lippincots William & Wilkins, Inc. ISBN 978-1-60547-723-7.
  3. 1 2 3 (Inggris) Fauci, Anthony S. (2008). principles of Internal medicine. McGraw-Hill's company. ISBN 978-0-07-147691-1.
  4. ↑ (Inggris) Kumar, Vinay (2004). Robbins & Cotran Pathologic Basis of Disease. Elsevier. ISBN 978-0-7216-0187-8.
  5. ↑ Varicose vein Diarsipkan 2012-06-30 di Wayback Machine., Varicose vein. Diakses pada 28 Juli 2012.
  • l
  • b
  • s
  • Penyakit kardiovaskular: Penyakit pembuluh darah
  • Patologi sistem sirkulasi
    • I00–I52, 390–429
Arteri, arteriol
dan kapiler
Inflamasi
  • Arteritis
    • Aortitis
  • Penyakit Buerger
Penyakit arteri perifer
Arteriosklerosis
  • Aterosklerosis
    • Foam cell
    • Fatty streak
    • Ateroma
    • Klaudikasio intermiten
    • Iskemia kritis ekstremitas
  • Arteriosklerosis Monckeberg
  • Arteriolosklerosis
    • Hialin
    • Hyperplastic
    • Kolesterol
    • LDL
    • Oksikolesterol
    • Lemak trans
Stenosis
  • Stenosis arteri karotis
  • Stenosis arteri ginjal
Lainnya
  • Penyakit oklusi aortoiliaka
  • Penyakit Dego
  • Eritromelalgia
  • Displasia fibromuskular
  • Fenomena Raynaud
Aneurisma / diseksi /
pseudoaneurisma
  • torso: Aneurisma aorta
    • Aneurisma aorta abdomen
    • Aneurisma aorta toraks
    • Aneurisma sinus Valsava
  • Diseksi aorta
  • Ruptur aorta
  • Aneurisma arteri koroner
  • kepala / leher
    • Aneurisma intrakranial
    • Aneurisma berry intrakranial
    • Diseksi arteri karotis
    • Diseksi arteri vertebralis
    • Diseksi aorta familial
Malformasi vaskular
  • Fistula arteri-vena
  • Malformasi arteri-vena
  • Telangiektasis
    • Telangiektasis hemoragik herediter
Nevus Vaskular
  • Hemangioma ceri
  • Halo nevus
  • Angioma laba-laba
Vena
Inflamasi
  • Flebitis
Trombosis vena /
Tromboflebitis
  • terutama tungkai bawah
    • Trombosis vena dalam
  • abdomen
    • Penyakit oklusi vena hepatik
    • Sindrom Budd–Chiari
    • Sindrom May–Thurner
    • Trombosis vena porta
    • Trombosis vena ginjal
  • anggota tubuh bagian atas / batang tubuh
    • Penyakit Mondor
    • Penyakit Paget–Schroetter
  • kepala
    • Trombosis sinus vena serebral
  • Sindrom pasca-trombotik
Varises
  • Varises lambung
  • Anastomosis Portakava
    • Caput medusa
    • Varises esofagus
    • Wasir
  • Varikokel
Lainnya
  • Insufisiensi vena kronis
  • Insufisiensi vena serebrospinal kronis
  • Sindrom vena cava superior
  • Sindrom vena cava inferior
  • Ulkus vena
Arteri atau vena
  • Angiopati
    • Makroangiopati
    • Mikroangiopati
  • Emboli
    • Emboli paru
    • Emboli kolesterol
    • Emboli paradoks
  • Trombosis
  • Trombosis arteri hepatik
  • Vaskulitis
Tekanan darah
Hipertensi
  • Penyakit jantung hipertensi
  • Hipertensi emergensi
  • Nefropati hipertensi
  • Hipertensi esensial
  • Hipertensi sekunder
    • Hipertensi renovaskular
  • Hipertensi ringan
  • Hipertensi paru
  • Hipertensi sistolik
  • Hipertensi jas putih
Hipotensi
  • Hipotensi ortostatik
Templat:Penyakit_pembuluh_darah


Ikon rintisan

Artikel bertopik kedokteran atau medis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Epidemiologi
  2. Faktor risiko
  3. Klasifikasi
  4. Manifestasi klinis
  5. Terapi
  6. Referensi

Artikel Terkait

Pembuluh balik

pembuluh yang membawa darah menuju jantung.

Hemoroid

masalah anorektal, termasuk fisura, fistula, abses, kanker kolorektal, varises rektal dan gatal-gatal mempunyai gejala serupa dan dapat secara keliru

Pendarahan gastrointestinal

Untuk pendarahan bagian atas disebabkan oleh penyakit tukak lambung, varises esofagus karena adanya hati sirosis dan kanker. Sementara untuk pendarahan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026