Variasi anatomi, varian anatomi, atau variabilitas anatomi adalah presentasi struktur tubuh dengan fitur-fitur morfologis yang berbeda dari yang biasanya dideskripsikan pada sebagian besar individu. Variasi anatomi dikategorikan menjadi tiga jenis, yaitu morfometrik, konsistensi, dan spasial.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Variasi anatomi, varian anatomi, atau variabilitas anatomi adalah presentasi struktur tubuh dengan fitur-fitur morfologis yang berbeda dari yang biasanya dideskripsikan pada sebagian besar individu. Variasi anatomi dikategorikan menjadi tiga jenis, yaitu morfometrik (ukuran atau bentuk), konsistensi (ada atau tidak ada), dan spasial (proksimal/distal atau kanan/kiri).[1]
Variasi ini dipandang normal dalam artian bahwa variasi tersebut ditemukan secara konsisten di antara individu-individu yang berbeda, sebagian besar tanpa gejala, dan diistilahkan sebagai variasi anatomi daripada abnormalitas.[2]
Variasi anatomi terutama disebabkan oleh genetika dan dapat sangat bervariasi antara populasi yang berbeda. Tingkat variasinya sangat berbeda antara organ-organ tunggal, khususnya pada otot.[2] Pengetahuan tentang variasi anatomi penting untuk membedakannya dari kondisi patologis.
Sebuah makalah yang sangat awal yang diterbitkan pada tahun 1898, menyajikan variasi anatomi yang memiliki rentang dan signifikansi yang luas,[3] dan sebelum penggunaan teknologi sinar-X, variasi anatomi sebagian besar hanya ditemukan pada studi kadaver. Penggunaan teknik pencitraan telah mendefinisikan banyak variasi semacam itu.[4]
Beberapa variasi ditemukan pada spesies yang berbeda seperti polidaktili, yaitu memiliki jumlah jari lebih banyak dari biasanya.