Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Vahan (komandan Bizantium)

Vahan adalah pemimpin militer Kekaisaran Romawi Timur. Diperkirakan bahwa dia terbunuh tidak lama setelah terjadinya Pertempuran Yarmuk. Perang tersebut merupakan perang antara Muslim Arab dan Kekaisaran Romawi Timur pada tahun 636. Pertempuran Yarmuk, oleh beberapa sejarawan, dipertimbangkan sebagai salah satu pertempuran penting dalam sejarah dunia, karena menandakan gelombang besar pertama penaklukan Muslim di luar Arab, dan cepat masuknya Islam ke Palestina, Suriah, dan Mesopotamia yang rakyatnya menganut agama Kristen.

Wikipedia article
Diperbarui 22 Januari 2023

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Vahan
Վահան
Meninggal636
Sungai Yarmuk
PengabdianKekaisaran Romawi Timur
Lama dinas636
Komandan
  • Komandan lapangan di Yarmuk
Perang/pertempuranPertempuran Yarmuk (636) ⚔

Vahan (bahasa Armenia: Վահանcode: hy is deprecated ) adalah pemimpin militer Kekaisaran Romawi Timur. Diperkirakan bahwa dia terbunuh tidak lama setelah terjadinya Pertempuran Yarmuk. Perang tersebut merupakan perang antara Muslim Arab dan Kekaisaran Romawi Timur pada tahun 636. Pertempuran Yarmuk, oleh beberapa sejarawan, dipertimbangkan sebagai salah satu pertempuran penting dalam sejarah dunia, karena menandakan gelombang besar pertama penaklukan Muslim di luar Arab, dan cepat masuknya Islam ke Palestina, Suriah, dan Mesopotamia yang rakyatnya menganut agama Kristen.[1][2]

Vahan merupakan seorang yang berasal dari Armenia.[3][4] Dia pernah menjadi komandan garnisun Emesa (sekarang berganti nama Homs) dan menjabat sebagai Magister militum ("Pemimpin Para Tentara") selama Perang Romawi Timur-Sassaniyah 602-628, yang berperan sebagai komandan lapangan di Yarmuk. Ketika pertempuran itu terjadi, Vahan dan sebagian pasukannya mundur dari medan perang untuk menghindari kehancuran atau kekalahan dalam pertempuran. Namun, mereka berhasil dikejar dan dibunuh oleh penjaga Kekhalifahan Rasyidin setelah mereka mundur ke Damaskus. Meskipun dalam catatan sejarah lain menyatakan bahwa Vahan yang merasa dipermalukan dalam pertempuran tersebut, mungkin telah pensiun ke biara yang berada di Semenanjung Sinai.[5]

Terdapat sumber-sumber sejarah Arab yang menyatakan bahwa Vahan memiliki perilaku atau moral yang mulia, baik, dan melakukan hal yang benar (noble and righteous conduct) apabila dibandingkan dengan komandan Romawi lainnya.[6] Pernyataan yang menyatakan bahwa Vahan serta pasukannya telah melakukan pemberontakan melawan Kaisar Romawi Timur Heraklius sebelum terjadinya Pertempuran Yarmuk kemungkinan besar merupakan sebuah fitnah yang dimaksudkan untuk menyalahkan pihak Armenia atas kekalahan yang terjadi.[7]

Referensi

  1. ↑ "Military History Online". web.archive.org. 2013-04-12. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-04-12. Diakses tanggal 2022-10-25.
  2. ↑ "Grande Strategy". web.archive.org. 2012-02-10. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-02-10. Diakses tanggal 2022-10-25.
  3. ↑ "Էջ:Հայկական Սովետական Հանրագիտարան (Soviet Armenian Encyclopedia) 7.djvu/521 — Վիքիդարան". hy.wikisource.org (dalam bahasa Armenia). Diakses tanggal 2022-10-25.
  4. ↑ "Ովքեր են եղել Բյուզանդիայի հայ հզոր զորավարները". armday.am (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-10-25.
  5. ↑ Crawford, Peter (2013). The War of the Three Gods: Romans, Persians and the Rise of Islam. Pen & Sword. hlm. 132.
  6. ↑ El-Cheikh, Nadia Maria (2004). Byzantium Viewed by the Arabs. Cambridge, Massachusetts: Harvard Center for Middle Eastern Studies. ISBN 978-0-932885-30-2.
  7. ↑ Kaegi, Walter Emil (1995). Byzantium and the early Islamic conquests. Cambridge: Cambridge University Press. ISBN 978-0-521-48455-8.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Khalid bin Walid

panglima perang Islam

Pertempuran Yarmuk

artikel daftar Wikimedia

Penaklukan Suriah oleh Muslim

kota kerajaan Ghassaniyah Arab, Negara bawahan Kekaisaran Bizantium. Ia memerintahkan komandan Muslim lainnya untuk berkonsentrasi terhadap tentara-tentara

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026