ʻUzzā adalah salah satu dari tiga dewi utama agama Arab pada masa pra-Islam dan dia disembah oleh bangsa Arab pra-Islam bersama dengan Latta dan Manat. Sebuah kubus batu di Nakhlah dianggap suci sebagai bagian dari pemujaannya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Uzza | |
|---|---|
Dewi kekuatan dan perlindungan | |
| Gender | wanita |
| Simbol | Tiga pohon |
| Pemujaan | |
| Kepercayaan | Arab Pra-Islam |
| Etnis | Arab |
| Daerah | Jazirah Arab |
| Pusat pemujaan | Petra |
| Keluarga | |
| Saudara | Latta, Manat |
ʻUzzā (bahasa Arab: العزىcode: ar is deprecated al-ʻUzzā [al ʕuzzaː] atau Arab Klasik, [al ʕuzzeː]) adalah salah satu dari tiga dewi utama agama Arab pada masa pra-Islam dan dia disembah oleh bangsa Arab pra-Islam bersama dengan Latta dan Manat. Sebuah kubus batu di Nakhlah (dekat Makkah) dianggap suci sebagai bagian dari pemujaannya.


Uzza, seperti Hubal, dipanggil oleh Quraisy pra-Islam untuk meminta perlindungan. Pada tahun 624 pada 'Pertempuran Uhud', kaum Quraisy berseru, “Wahai kaum Uzzā, kaum Hubal!”.[1] Uzza juga kemudian muncul dalam catatan Ibnu Ishaq tentang peristiwa Ayat-ayat setan.[2]
Kuil yang didedikasikan untuk ʻUzzā dan patungnya dihancurkan oleh Khalid bin Walid di Nakhlah pada tahun 630 M.[3][4]