Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Gas mulia

Gas mulia adalah unsur kimia golongan 18 atau VIIIA di tabel periodik. Golongan ini disebut juga sebagai golongan helium atau neon dan golongan aerogen. Golongan ini terdiri dari unsur helium (He), Neon (Ne), argon (Ar), kripton (Kr), xenon (Xe), unsur radioaktif radon (Rn), dan unsur sintetis yang radioaktif oganeson (Og). Semua anggota unsur golongan 18 (VIIIA) merupakan gas mulia, bersifat nonlogam, dan berwujud gas pada suhu dan tekanan standar, kecuali oganeson.

golongan unsur kimia yang terdiri dari helium, neon, argon, kripton, xenon, radon, dan mungkin oganeson
Diperbarui 16 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Gas mulia
Gas mulia (golongan 18) dalam tabel periodik
Hidrogen Helium
Litium Berilium Boron Karbon Nitrogen Oksigen Fluorin Neon
Natrium Magnesium Aluminium Silikon Fosforus Belerang Klorin Argon
Kalium Kalsium Skandium Titanium Vanadium Kromium Mangan Besi Kobalt Nikel Tembaga Seng Galium Germanium Arsen Selenium Bromin Kripton
Rubidium Stronsium Itrium Zirkonium Niobium Molibdenum Teknesium Rutenium Rodium Paladium Perak Kadmium Indium Timah Antimon Telurium Iodin Xenon
Sesium Barium Lantanum Serium Praseodimium Neodimium Prometium Samarium Europium Gadolinium Terbium Disprosium Holmium Erbium Tulium Iterbium Lutesium Hafnium Tantalum Wolfram Renium Osmium Iridium Platina Emas Raksa Talium Timbal Bismut Polonium Astatin Radon
Fransium Radium Aktinium Torium Protaktinium Uranium Neptunium Plutonium Amerisium Kurium Berkelium Kalifornium Einsteinium Fermium Mendelevium Nobelium Lawrensium Ruterfordium Dubnium Seaborgium Bohrium Hasium Meitnerium Darmstadtium Roentgenium Kopernisium Nihonium Flerovium Moskovium Livermorium Tenesin Oganeson
halogen ←    → logam alkali
Nomor golongan IUPAC18
Nama berdasarkan unsurgolongan helium atau
golongan neon
Nama trivialGas mulia, aerogen
Nomor golongan CAS
(AS, pola A-B-A)
VIIIA
Nomor IUPAC lama
(Eropa, pola A-B)
Golongan 0

↓ Periode
1
Image: Helium discharge tube
Helium (He)
2
2
Image: Neon discharge tube
Neon (Ne)
10
3
Image: Argon discharge tube
Argon (Ar)
18
4
Image: Krypton discharge tube
Kripton (Kr)
36
5
Image: Xenon discharge tube
Xenon (Xe)
54
6 Radon (Rn)
86
7 Oganeson (Og)
118 Sifat kimia tidak diketahui

Legenda

unsur primordial
unsur dari peluruhan radioaktif
unsur sintetis
Warna nomor atom:
merah=gas
  • l
  • b
  • s
Lima tabung bercahaya, dari kiri ke kanan: kuning, merah, ungu, biru kehijauan, biru.
Tabung berisi gas mulia yang berpendar. Dari kiri ke kanan: He, Ne, Ar, Kr, Xe

Gas mulia adalah unsur kimia golongan 18 atau VIIIA di tabel periodik. Golongan ini disebut juga sebagai golongan helium atau neon dan golongan aerogen. Golongan ini terdiri dari unsur helium (He), Neon (Ne), argon (Ar), kripton (Kr), xenon (Xe), unsur radioaktif radon (Rn), dan unsur sintetis yang radioaktif oganeson (Og). Semua anggota unsur golongan 18 (VIIIA) merupakan gas mulia, bersifat nonlogam, dan berwujud gas pada suhu dan tekanan standar, kecuali oganeson (yang diprediksi akan berwujud padat dan bersifat seperti logam).

Disebut mulia karena unsur-unsur ini sangat stabil (sangat sukar bereaksi). Unsur pertama gas mulia yang ditemukan adalah argon, yang ditemukan oleh seorang kimiawan inggris bernama Sir William Ramsey.[1] Tidak ditemukan satupun senyawa alami dari gas mulia. Menurut Lewis, kestabilan gas mulia tersebut disebabkan konfigurasi elektronnya yang terisi penuh, yaitu konfigurasi oktet (duplet untuk helium). Kestabilan gas mulia dicerminkan oleh energi ionisasinya yang sangat besar, dan afinitas elektronnya yang sangat rendah (bertanda positif). Para ahli zaman dahulu yakin bahwa unsur-unsur gas mulia benar-benar inert. Pendapat ini dipatahkan, setelah pada tahun 1962, Neil Bartlett, seorang ahli kimia dari Kanada berhasil membuat senyawa xenon, yaitu XePtF6 (xenon heksafluoroplatinat). Sejak itu, berbagai senyawa gas mulia berhasil dibuat.

Gas mulia adalah gas yang mempunyai sifat lengai, tidak reaktif, dan susah bereaksi dengan bahan kimia lain. Gas mulia banyak digunakan dalam sektor perindustrian. Berikut adalah gas-gas mulia:

  • Helium
  • Neon
  • Argon
  • Kripton
  • Xenon
  • Radon

Oganeson, walaupun merupakan anggota golongan 18 (VIIIA), diperkirakan akan menjadi logam berwujud padat yang reaktif, tidak seperti gas mulia lainnya. Hal ini dikarenakan adanya efek relativitas.

Karakteristik

ZUnsurJumlah elektron/kelopakKonfigurasi elektron
2helium21s2
10neon2, 8[He] 2s2 2p6
18argon2, 8, 8[Ne] 3s2 3p6
36kripton2, 8, 18, 8[Ar] 3d10 4s2 4p6
54xenon2, 8, 18, 18, 8[Kr] 4d10 5s2 5p6
86radon2, 8, 18, 32, 18, 8[Xe] 4f14 5d10 6s2 6p6
118oganeson2, 8, 18, 32, 32, 18, 8 *[Rn] 5f14 6d10 7s2 7p6 *

* = prediksi

Lihat Juga

  • Golongan tabel periodik
    • Golongan 1 (IA) (Logam alkali)
    • Golongan 2 (IIA) (Logam alkali tanah)
    • Golongan 3 (IIIB) (Logam tanah jarang)
    • Golongan 4 (IVB)
    • Golongan 5 (VB)
    • Golongan 6 (VIB)
    • Golongan 7 (VIIB)
    • Golongan 8 (VIIIB)
    • Golongan 9 (VIIIB)
    • Golongan 10 (VIIIB)
    • Golongan 11 (IB) (Logam koin)
    • Golongan 12 (IIB) (Logam volatil)
    • Golongan 13 (IIIA) (Ikosagen/Triel)
    • Golongan 14 (IVA) (Kristalogen/Tetrel)
    • Golongan 15 (VA) (Pniktogen/Pentel)
    • Golongan 16 (VIA) (Kalkogen)
    • Golongan 17 (VIIA) (Halogen)

Referensi

  1. ↑ Chang, Raymond. 2005. Kimia Dasar: Konsep-konsep Inti Jilid I. Jakarta: Erlangga.
  • l
  • b
  • s
Tabel periodik
Tabel standar • Tabel vertikal
Daftar unsur kimia
Berdasarkan nama (Nama orang  • Nama tempat)  • Berdasarkan lambang • Berdasarkan nomor atom
Golongan
1 • 2 • 3 • 4 • 5 • 6 • 7 • 8 • 9 • 10 • 11 • 12 • 13 • 14 • 15 • 16 • 17 • 18
Periode
1 • 2 • 3 • 4 • 5 • 6 • 7 • 8 • 9
Deret kimia
Alkali • Alkali tanah • Lantanida • Aktinida • Logam transisi • Logam miskin • Metaloid • Nonlogam • Halogen • Gas mulia
  • l
  • b
  • s
Tabel periodik
(besar)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 H He
2 Li Be B C N O F Ne
3 Na Mg Al Si P S Cl Ar
4 K Ca Sc Ti V Cr Mn Fe Co Ni Cu Zn Ga Ge As Se Br Kr
5 Rb Sr Y Zr Nb Mo Tc Ru Rh Pd Ag Cd In Sn Sb Te I Xe
6 Cs Ba La Ce Pr Nd Pm Sm Eu Gd Tb Dy Ho Er Tm Yb Lu Hf Ta W Re Os Ir Pt Au Hg Tl Pb Bi Po At Rn
7 Fr Ra Ac Th Pa U Np Pu Am Cm Bk Cf Es Fm Md No Lr Rf Db Sg Bh Hs Mt Ds Rg Cn Nh Fl Mc Lv Ts Og
Logam alkali Logam alkali tanah Lan­tanida Aktinida Logam transisi Logam miskin Metaloid Nonlogam poliatomik Nonlogam diatomik Gas mulia Sifat kimia
belum diketahui
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Jepang
  • Republik Ceko
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX


Ikon rintisan

Artikel bertopik kimia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Karakteristik
  2. Lihat Juga
  3. Referensi

Artikel Terkait

Unsur kimia

Spesies Atom

Oganeson

unsur kimia dengan lambang Og dan nomor atom 118

Neon

unsur kimia dengan lambang Ne dan nomor atom 10

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026