Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

United Nations Iraq-Kuwait Observation Mission

United Nations Iraq-Kuwait Observation Mission (UNIKOM) adalah misi pengamat Perserikatan Bangsa-Bangsa di perbatasan Irak dan Kuwait. Misi ini dibentuk pada 9 April 1991 setelah terjadinya Perang Teluk akibat resolusi 689 dari Dewan Keamanan PBB. Pasukan ini mulai diturunkan pada awal Mei 1991.

Wikipedia article
Diperbarui 10 Juli 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Untuk kegunaan lain, lihat UNIKOM.

United Nations Iraq-Kuwait Observation Mission (UNIKOM) adalah misi pengamat Perserikatan Bangsa-Bangsa di perbatasan Irak dan Kuwait. Misi ini dibentuk pada 9 April 1991 setelah terjadinya Perang Teluk akibat resolusi 689 dari Dewan Keamanan PBB. Pasukan ini mulai diturunkan pada awal Mei 1991.

Tugas yang diberikan pada 300 pengamat militer ini adalah untuk mengawasi zona demiliterisasi (DMZ) sepanjang perbatasan Irak-Kuwait dan saluran air Khawr 'Abd Allah, mencegah pelanggaran perbatasan dan melaporkan setiap aksi-aksi berbahaya. Pada Februari 1993, mandat yang diberikan diperluas dengan diizinkan dilakukannya tindakan fisik untuk mencegah pelanggaran dan kekuatan diperbesar dengan mengikutsertakan tiga batalion infantri mekanik dengan pendukungnya.

Mandat UNIKOM berakhir pada 6 Oktober 2003.

Markas pusat pasukan ini berada di Umm Qasr, Irak, di dalam DMZ. Kekuatan maksimumnya pada 28 Februari 1995 adalah 1.187 pasukan. Pada saat penarikan mundur pasukan ini pada 30 September 2003, tinggal 4 orang pengamat militer dan 131 staf sipil. Selama misi, 18 orang yang meninggal dunia.

Negara penyumbang personel

Argentina, Austria, Bangladesh (termasuk Batalyon Infanteri Mekanisasi), Chili, Cina, Denmark, Fiji, Finlandia, Prancis, Jerman, Ghana, Hungaria, India, Indonesia, Irlandia, Italia, Kanada, Kenya, Malaysia, Nigeria, Norwegia, Pakistan, Polandia, Rumania, Rusia, Senegal, Singapura, Swedia, Swiss, Thailand, Turki, Inggris, Amerika Serikat, Uruguay, Venezuela dan Yunani.[1]

Referensi

Jan Bury, "The UN Iraq-Kuwait Observation Mission", International Peacekeeping, Volume 10, Number 2 (Summer 2003), pp. 71-88.

  1. ↑ Iraq/Kuwait - UNIKOM - Facts and Figures

Pranala luar

  • UNIKOM
Ikon rintisan

Artikel bertopik Perserikatan Bangsa-Bangsa ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Negara penyumbang personel
  2. Referensi
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Pulau Warbah

"Budget for the United Nations Iraq-Kuwait Observation Mission for the period from 1 July 2001 to 30 June 2002" (PDF). United Nations. 2007-01-14. Diarsipkan

Moeldoko

Kepala Staf Kepresidenan RI ke-3

Daftar misi pemeliharaan perdamaian PBB

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026