Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Ular tambang

Ular tambang atau Ular tali picis adalah spesies ular pohon dari familia Colubridae. Nama-nama lokal ular ini diantaranya: "ulo tambang" atau "ulo tampar", "olar kandilis" dan "duwata" atau "ule lewora". Nama umumnya dalam bahasa Inggris adalah Painted bronzeback, sesuai dengan nama spesifiknya, pictus, yang artinya "berhias". Ular ini tersebar luas mulai dari India hingga kepulauan Nusantara.

Wikipedia article
Diperbarui 19 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Ular tambang
Ular tambang
Dendrelaphis pictus Suntingan nilai di Wikidata

Suntingan nilai di Wikidata
Status konservasi
Risiko rendah
IUCN172697 Suntingan nilai di Wikidata
Taksonomi
SuperkerajaanHolozoa
KerajaanAnimalia
FilumChordata
KelasReptilia
OrdoSquamata
FamiliColubridae
GenusDendrelaphis
SpesiesDendrelaphis pictus Suntingan nilai di Wikidata
Gmelin, 1789
Tata nama
Sinonim taksonAhaetulla picta
Dendrophis pictus
Artikel takson sembarang

Ular tambang atau Ular tali picis adalah spesies ular pohon dari familia Colubridae. Nama-nama lokal ular ini diantaranya: "ulo tambang" atau "ulo tampar" (Bhs. Jawa), "olar kandilis" (Bhs. Madura) dan "duwata" atau "ule lewora" (Bhs. Toraja). Nama umumnya dalam bahasa Inggris adalah Painted bronzeback, sesuai dengan nama spesifiknya, pictus, yang artinya "berhias" (mengacu pada warna tubuhnya). Ular ini tersebar luas mulai dari India hingga kepulauan Nusantara.[1][2]

Deskripsi fisik

Panjang tubuh ular tambang mencapai 1.4 meter. Tubuh bagian atas berwarna kecokelatan, dengan warna perunggu pada puncak badannya. Pada sisi badannya, terdapat satu atau dua garis tipis berwarna kehitaman, yang keduanya dipisahkan oleh garis tebal berwarna krem atau kekuningan. Bagian bawah tubuhnya berwarna krem atau kuning pucat. Kepalanya berwarna sama dengan tubuh bagian atas, dengan corak berwarna hitam yang terdapat di depan dan belakang matanya.[1][2][3]

Penyebaran dan habitat

Ular tambang menyebar luas mulai dari India bagian timur, Nepal, Bangladesh, Myanmar, Laos, Tiongkok (Yunan, Hong Kong, dan Hainan), Vietnam, Kamboja, Thailand, Malaysia (Semenanjung, Serawak, dan Sabah), Indonesia (Sumatra, Pulau We, Nias, Kep. Mentawai, Kep. Riau, Bangka-Belitung, Jawa, Bali, Pulau Lombok, Kalimantan, Kep. Sangihe, Pulau Seram, Ambon, Ternate, serta beberapa pulau di sekitarnya), Brunei Darussalam, dan Filipina (Pulau Palawan, Sulu, Kep. Calamian, Panay, dan Luzon).[1][2][4]

Habitat ular tambang bervariasi mulai dari hutan hujan hingga lahan perkebunan dan pertanian. Ular ini juga sering dijumpai di dekat pemukiman manusia.[1][2][3]

Perilaku, makanan, dan reproduksi

Ular tambang termasuk jenis ular tali yang paling sering dijumpai. Aktif pada siang hari dan biasanya berkeliaran di pepohonan, tanaman, atau semak-semak. Ular ini terkadang juga berkelana di tanah atau rerumputan. Seperti spesies ular tali lainnya, ular ini tidak berbisa dan memiliki tipe taring Aglypha yaitu susunan gigi yang sama rata tanpa ada taring bisa. Apabila merasa terancam, ular ini akan memipihkan lehernya, sehingga di kedua sisi lehernya akan terlihat tepian-tepian sisik yang berwarna kebiruan.[1][2][3]

Makanan utama ular tambang adalah jenis-jenis kadal, cecak, tokek, dan katak/kodok kecil.[1][2][3]

Ular tambang berkembangbiak dengan bertelur (ovipar). Jumlah telur yang dihasilkan sebanyak 2 sampai 10 butir. Setiap ular muda yang baru menetas berukuran panjang sekitar 25 cm.[1][2][3]

Galeri

  • Sisik punggung berukuran besar
    Sisik punggung berukuran besar
  • Close-up kepala
    Close-up kepala
  • Lidahnya berwarna kemerahan
    Lidahnya berwarna kemerahan
  • Sisik perut berwarna kuning pucat
    Sisik perut berwarna kuning pucat

Daftar Pustaka

  1. 1 2 3 4 5 6 7 Stuebing, R.B. & R.F. Inger. 1999. A Field Guide to The Snakes of Borneo. Natural History Publications (Borneo). Kota Kinabalu. p. 140-141. ISBN 983-812-031-6
  2. 1 2 3 4 5 6 7 Tweedie, M.W.F. 1983. The Snakes of Malaya. The Singapore National Printers. Singapore. p.63.
  3. 1 2 3 4 5 Ular Asli Indonesia: Ular Tambang (Dendrelaphis pictus)
  4. ↑ Dendrelaphis pictus | The Reptile Database

  • Anderson, J., 1871. On some Indian reptiles. Proc. Zool. Soc. , London: 149-211
  • Das, I. 1999 Biogeography of the amphibians and reptiles of the Andaman and Nicobar Islands, India. In: Ota, H. (ed) Tropical Island Herpetofauna., Elsevier, pp. 43–77
  • Gmelin, Johann Friedrich (1789): [Description of Dendrelaphis pictus]. In: Systema Naturae per regna tria naturae secundum classes, ordines, genera, species, cum characteribus, differentiis, synonymis, locis (13th ed.) 1, part II. Georg Emanuel Beer, Lipsiae [Leipzig]
  • How R. A., Schmitt L. H., and Maharadatunkamsi. 1996. Geographical variation in the genus Dendrelaphis (Serpentes: Colubridae) within the islands of south-eastern Indonesia. J. Zool. (London) 238 (2): 351- 363.
  • Meise, Wilhelm & Hennig, Willi. 1932. Die Schlangengattung Dendrophis. Zool. Anz. 99 (11/12): 273-297
  • Stejneger, Leonhard. 1933. The ophidian generic names Ahaetulla and Dendrophis. Copeia 1933 (4): 199-203


  • Dendrelaphis pictus @ Reptile Database
  • Gmelin’s Bronzeback
  • Painted Bronzeback pada laman EcologyAsia
  • Dendrelaphis pictus (Painted Bronzeback Snake) Diarsipkan 2008-01-17 di Wayback Machine.
  • Dendrelaphis pictus pictus (Gmelin, 1789) Diarsipkan 2008-04-11 di Wayback Machine.
  • http://itgmv1.fzk.de/www/itg/uetz/herp/photos/DENDRELAPHIS_PICTUS.JPG Diarsipkan 2004-09-07 di Wayback Machine.
  • http://www.herpwatch.org/species_images.shtml?species_id=1470 Diarsipkan 2008-04-11 di Wayback Machine.
  • http://travel.mongabay.com/malaysia/images/malaysia0799a.html
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Dendrelaphis pictus.
Pengidentifikasi takson
Dendrelaphis pictus
  • Wikidata: Q29500
  • Wikispecies: Dendrelaphis pictus
  • ADW: Dendrelaphis_pictus
  • CoL: 34M4D
  • GBIF: 2459346
  • iNaturalist: 26644
  • IRMNG: 10990461
  • ITIS: 1081733
  • IUCN: 172697
  • NCBI: 46297
  • Observation.org: 98892
  • Open Tree of Life: 1038206
  • RD: pictus
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Deskripsi fisik
  2. Penyebaran dan habitat
  3. Perilaku, makanan, dan reproduksi
  4. Galeri
  5. Daftar Pustaka

Artikel Terkait

Ular

subordo reptil

Titanoboa

Ular Terbesar pada Masa Zaman Purba

Anaconda (film 2025)

Film tahun 2025 karya Tom Gormican

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026