Uji Hinsberg adalah suatu pengujian untuk membedakan amina primer, sekunder dan tersier. Uji ini pertama kali ditemukan oleh Oscar Hinsberg pada tahun 1890.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. (Februari 2023) |
Uji Hinsberg adalah suatu pengujian untuk membedakan amina primer, sekunder dan tersier.[1] Uji ini pertama kali ditemukan oleh Oscar Hinsberg pada tahun 1890.[2][3]
Uji Hinsberg dilakukan dengan mereaksikan zat yang diuji (1 gram) dengan 10 mL larutan NaOH 10% dan 2 mL benzensulfonilklorida dalam tabung reaksi. Campuran ini dikocok selama 10 menit sampai bercampur. Lalu, kelebihan benzensulfonilklorida dihidrolisis dengan memanaskan tabung reaksi selama 10 menit. Setelah itu larutan didinginkan pada suhu kamar.
Ada tiga kemungkinan yang dapat terjadi, bergantung pada zat yang diuji :