Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiUjang Solikhin
Artikel Wikipedia

Ujang Solikhin

Ujang Solikhin adalah seorang Prajurit TNI Angkatan Darat yang dikenal sebab pengabdiannya dalam lingkungan hidup. Dia menciptakan briket sampah organik demi kemaslahatan masyarakat, dan bertujuan pula untuk memperbaiki lingkungan yang makin hari makin rusak.

seorang Prajurit TNI Angkatan Darat yang dikenal sebab pengabdiannya dalam lingkungan hidup.
Diperbarui 2 Agustus 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (September 2016)

Ujang Solikhin
Lahir15 Juni 1968 (umur 57)
Ciamis, Jawa Barat
KebangsaanIndonesia Indonesia
AlmamaterSTM
PekerjaanTentara
Pencipta

Ujang Solikhin (lahir 15 Juni 1968) adalah seorang Prajurit TNI Angkatan Darat yang dikenal sebab pengabdiannya dalam lingkungan hidup. Dia menciptakan briket sampah organik demi kemaslahatan masyarakat, dan bertujuan pula untuk memperbaiki lingkungan yang makin hari makin rusak.

Biografi & inovasi

Ujang lahir di Ciamis, Jawa Barat, pada 15 Juni 1968.[1] Dia merupakan lulusan STM, dan kemudian masuk TNI. Pada tahun 2000-an, dia membuat pelatihan di berbagai daerah seperti di Bali, Riau, hingga ke Aceh.[2] Pada tahun-tahun itu, dia membuat briket sampah organik dan terkenal. Sehingga, dipakai oleh perusahaan teh yang ada di Cianjur, Jawa Barat. Kemudian perusahaan kayu lapis di Banjar Jawa Barat ikut memproduksi sendiri briket temuannya, sebagai bahan energi panas oven pengering kayu. Kreativitasnya tidak hanya briket, sebelumnya Ujang merancang teknologi sederhana memanfaatkan teknologi kutub magnet, sebagai sumber energi listrik ramah lingkungan.[2]

Berawal dari keprihatinannya pada tahun 2006 dalam melihat limbah industri berupa sampah tempurung kelapa dan sisa ayakan (awul) kelapa, Ujang berusaha memperbaiki lingkungan dengan membuat briket sampah. Cara pembuatannya adalah limbahnya diarangkan bersama sekam padi, tongkol jagung, dan janur dari kelapa, hingga eceng gondok.[3] Menurut penelitian Sucofindo pada tahun 2009, briketnya bernilai 6.500 Kkal/kg, dan perharinya dia dapat menghasilkan 1 ton briket. Lewat produksinya inilah, ia berhasil mengurangi sampah sebanyak 10 ton.[3] Ditilik lebih jauh lagi, usahanya membuat briket ini dimulai dari tahun '95, dan dia berhasil menggantikan penggunaan minyak tanah dengan briketnya.[4]

Sebagai hasil dari usahanya yang keras itu, dia mendapat penghargaan Kalpataru untuk kategori perintis lingkungan di kala dia masih mendapat pangkat Sersan, dan diberi gelar oleh Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2010. Di lingkungannya sendiri, dia mendapat gelar "Jenderal Sampah" atau "Jenderal Briket Arang" dikarenakan inovasinya.[1][5]

Penghargaan

  • Penghargaan Kalpataru tahun 2010

Referensi

  1. 1 2 Thalab, Muhtar Ibnu (16 Juni 2014). "Bahan bakar Rumah Tangga dari Sampah". Pikiran Rakyat. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  2. 1 2 Wibowo, Toto (18 Juli 2011). "Jenderal Briket Sampah (bag.2)". Kompasiana. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-10-16. Diakses tanggal 10 Oktober 2014. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  3. 1 2 Saifudin (14 Juni 2011). "Ujang Solikhin: Hasilkan Briket Organik Setara Batubara". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-10-18. Diakses tanggal 11 Oktober 2014. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  4. ↑ "Ujang Solikhin Raih Penghargaan Kalpataru". Pikiran-Rakyat.com. 6 Juni 2010. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-10-16. Diakses tanggal 11 Oktober 2014.
  5. ↑ "Tentara raih hadiah Kalpataru". 8 Juni 2010. Diakses tanggal 11 Oktober 2014.


Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Biografi & inovasi
  2. Penghargaan
  3. Referensi

Artikel Terkait

Korps Pasukan Gerak Cepat

Pasukan Khusus TNI Angkatan Udara

Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat

Staf TNI Angkatan Darat atau biasa disingkat dengan Wakasad adalah jabatan nomor dua tertinggi di lingkungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI

Gabriel Lema

berkembang dan menapaki berbagai jabatan komando strategis di lingkungan TNI Angkatan Darat, termasuk sebagai Komandan Kompi Senapan di Yonif 741/SBW, Komandan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026