Turnover adalah sejenis pai kecil yang dibuat dengan menaruh isian di atas sepotong adonan pastry atau viennoiserie, kemudian dilipat, disegel, dan dimasak dengan cara dipanggang atau digoreng. Turnover bisa berupa hidangan manis maupun gurih, dan sering dikonsumsi sebagai makanan atau camilan praktis yang mudah dibawa. Di berbagai belahan dunia, turnover dikenal dengan nama berbeda. Misalnya, di negara berbahasa Spanyol disebut empanadas, sedangkan istilah pasty, yang awalnya berasal dari Cornwall, telah menyebar ke seluruh dunia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. (November 2025) |
| Turnover | |
|---|---|
An apple-filled turnover | |
| Nama lain | Various (see list) |
| Jenis | Pastry |
| Aneka | Savoury or Sweet |
Turnover adalah sejenis pai kecil yang dibuat dengan menaruh isian di atas sepotong adonan pastry atau viennoiserie, kemudian dilipat, disegel, dan dimasak dengan cara dipanggang atau digoreng.[1] Turnover bisa berupa hidangan manis maupun gurih, dan sering dikonsumsi sebagai makanan atau camilan praktis yang mudah dibawa. Di berbagai belahan dunia, turnover dikenal dengan nama berbeda. Misalnya, di negara berbahasa Spanyol disebut empanadas,[2] sedangkan istilah pasty, yang awalnya berasal dari Cornwall, telah menyebar ke seluruh dunia.[3][4]
Turnover manis umumnya berisi buah dan dibuat dengan adonan puff pastry atau shortcrust pastry, kemudian ditutup dengan lapisan icing. Sementara itu, turnover gurih biasanya berisi daging, sayuran, atau kombinasi keduanya, dan dapat dibuat dengan berbagai jenis adonan pastry.[5][6] Turnover gurih sering dijual sebagai makanan siap saji di supermarket.
Isian yang umum meliputi buah seperti apel, persik, dan ceri; daging seperti ayam, sapi, dan babi; sayuran seperti kentang, brokoli, dan bawang; serta bahan gurih lain seperti keju.[7] Versi spesial juga ada, misalnya isian kelinci liar dan daun bawang. Di Inggris, turnover biasanya berisi apel matang, meskipun buah lain juga dapat digunakan, seperti tercatat dalam Mrs Beeton's Book of Household Management.[8]
Di Amerika Serikat, produk gurih yang dikategorikan sebagai turnover (misalnya Beef Turnover atau Cheesy Chicken Turnover) harus mengandung jumlah tertentu daging atau unggas sesuai Food Standards and Labeling Policy. Di Inggris, peraturan serupa terdapat dalam Meat Pie and Sausage Roll Regulation 1967, yang menetapkan bahwa pasty harus mengandung minimal 12,75% daging dari total berat pastry.[9]
Beberapa makanan mirip turnover tidak dibuat dari adonan pastry. Di Italia, Calzone, yang berasal dari Napoli pada abad ke-18, pada dasarnya adalah pizza yang dilipat. Calzone tradisional dibuat dari adonan roti asin, dipanggang, dan diisi dengan salami, ham atau sayuran, serta keju seperti mozzarella, ricotta, Parmesan, atau pecorino, sering ditambah telur.
Panzerotti, yang berasal dari wilayah Apulia, merupakan versi kecil dan praktis dari Calzone, biasanya diisi dengan tomat dan mozzarella, meskipun variasi lain seperti daging olahan, berbagai jenis keju, dan sayuran hijau (misalnya cime di rapa, favorit Puglia) juga umum. Berbeda dengan Calzone, Panzerotti digoreng dalam minyak panas.[10]
Makanan roti lipat dan isi lainnya termasuk Scaccia, roti pipih isi khas Sisilia. Di Eropa Timur, terdapat Bierock, roti isi gurih yang terbuat dari adonan ragi, dilipat di atas isian sehingga membentuk kantong yang mudah dibawa dan dimakan. Semua hidangan ini menunjukkan konsep serupa dengan turnover: adonan yang melindungi isian, memudahkan penyajian, dan bisa dikonsumsi secara praktis.[11][12]