Transparansi media adalah sebuah konsep keterbukaan tentang bagaimana berita diproses, diproduksi dan didistribusikan oleh pers melalui pihak-pihak profesional seperti jurnalis, penyunting dan redaktur kepada publik. Tujuan utama dari transparansi media adalah membangun kepercayaan publik terhadap informasi yang disampaikan yang dibangun atas dasar kebebasan memperoleh informasi yang dibutuhkan oleh publik. Dalam bidang pemerintahan, salah satu media elektronik yang banyak dimanfaatkan untuk mendukung proses transparansinya adalah website. Disisi lain, dunia saat ini sedang memasuki era pasca kebenaran, dimana masyarakat tidak memperdulikan fakta asli terhadap sebuah berita melainkan mengikuti emosi dan opini pribadi mereka ketika mengakses website berita. Sehingga, transparansi media adalah prinsip di mana organisasi media atau jurnalis secara terbuka mengungkapkan proses kerja, metode pengumpulan informasi, dan hubungan mereka dengan sumber informasi kepada publik. Transparansi media berperan sebagai garda terdepan dalam mengungkap "fakta tersembunyi" dan menyampaikan kebenaran kepada yang berkuasa. Singkatnya, transparansi media mencerminkan hubungan antara peradaban dan jurnalis, sumber berita, dan pemerintah.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Konten dan perspektif penulisan article ini tidak menggambarkan wawasan global pada subjeknya. (Desember 2024) |
Transparansi media adalah sebuah konsep keterbukaan tentang bagaimana berita diproses, diproduksi dan didistribusikan oleh pers melalui pihak-pihak profesional seperti jurnalis, penyunting dan redaktur kepada publik.[1] Tujuan utama dari transparansi media adalah membangun kepercayaan publik terhadap informasi yang disampaikan yang dibangun atas dasar kebebasan memperoleh informasi yang dibutuhkan oleh publik.[2] Dalam bidang pemerintahan, salah satu media elektronik yang banyak dimanfaatkan untuk mendukung proses transparansinya adalah website. Disisi lain, dunia saat ini sedang memasuki era pasca kebenaran, dimana masyarakat tidak memperdulikan fakta asli terhadap sebuah berita melainkan mengikuti emosi dan opini pribadi mereka ketika mengakses website berita.[3] Sehingga, transparansi media adalah prinsip di mana organisasi media atau jurnalis secara terbuka mengungkapkan proses kerja, metode pengumpulan informasi, dan hubungan mereka dengan sumber informasi kepada publik. Transparansi media berperan sebagai garda terdepan dalam mengungkap "fakta tersembunyi" dan menyampaikan kebenaran kepada yang berkuasa. Singkatnya, transparansi media mencerminkan hubungan antara peradaban dan jurnalis, sumber berita, dan pemerintah.
| Norma | |||
|---|---|---|---|
| Konsep SC | Kesederhanaan dalam menyatakan kebenaran | Transparansi interpretatif | Klaim kebenaran yang merefleksikan diri sendiri |
| Kecenderungan |
|
|
|
| Interpretasi |
|
|
|
| Logika ganda sumber |
|
|
|
| Hubungan |
|
|
|
| Kelalaian |
|
|
|
| Jurnalisme sebagai sumber |
|
|
|