Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiTransmissometer
Artikel Wikipedia

Transmissometer

Transmissometer adalah alat atau instrumen yang pada umumnya dipasang di lapangan pesawat terbang, berfungsi untuk mengukur jarak pandangan mendatar. Alat ini menolong untuk mengetahui berapa jauh orang dapat melihat pandangan ke depan di daerah sepanjang landasan kapal terbang. Transmissometer terdiri dari satu sumber cahaya atau satu set alat penerima. Tingkat terang-gelapnya sumber cahaya yang dapat diterima bergantung pada keadaan udara yang dilewati cahaya, misalnya terhalang kabut, hujan, atau gelap di malam hari. Dengan membandingkan terangnya sumber cahaya dengan terangnya lampu standar, dapat ditentukan jauh pandangan. Cara kerjanya adalah dengan menerima cahaya kemudian cahaya tersebut dikonversi menjadi koefisien atenuasi berkas. Cara menghitungnya dipakai rumus c = ln (T) / z di mana T adalah sebagian kecil dari cahaya yang ditransmisikan dan z adalah panjang jalan instrumen.

Wikipedia article
Diperbarui 24 Februari 2023

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Transmissometer
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Februari 2023)
Transmissometer

Transmissometer adalah alat atau instrumen yang pada umumnya dipasang di lapangan pesawat terbang, berfungsi untuk mengukur jarak pandangan mendatar.[1][2] Alat ini menolong untuk mengetahui berapa jauh orang dapat melihat pandangan ke depan di daerah sepanjang landasan kapal terbang.[1] Transmissometer terdiri dari satu sumber cahaya atau satu set alat penerima.[1] Tingkat terang-gelapnya sumber cahaya yang dapat diterima bergantung pada keadaan udara yang dilewati cahaya, misalnya terhalang kabut, hujan, atau gelap di malam hari.[1] Dengan membandingkan terangnya sumber cahaya dengan terangnya lampu standar, dapat ditentukan jauh pandangan.[1] Cara kerjanya adalah dengan menerima cahaya kemudian cahaya tersebut dikonversi menjadi koefisien atenuasi berkas (biasanya disebut "c").[3] Cara menghitungnya dipakai rumus c = ln (T) / z di mana T adalah sebagian kecil dari cahaya yang ditransmisikan dan z adalah panjang jalan instrumen.[3]

Transmissometer memiliki lampu detektor berjumlah satu atau dua.[2] Kemampuannya mencapai 75 hingga 450 meter.[2] Untuk meminimalkan kepekaan dari situasi sekitar, lampu detektor tersebut berkedip dengan menyala 0.1 mikrosecond dan mengulanginya dengan frekuensi 1,5 Hz.[2] Dia ditempatkan di sepanjang landasan untuk mengetahui jarak pesawat yang datang maupun tinggal landas.[2]

Alat tersebut ditemukan oleh John E. Traina.[4] Alat tersebut dipatenkan pada tanggal 26 Juni 1990, diajukan dua tahun sebelumnya, yaitu pada tanggal 22 Agustus 1888 dengan nomor publikasi US 4937461 A.[4]

Rujukan

  1. 1 2 3 4 5 (Indonesia)Hassan Shadily & Redaksi Ensiklopedi Indonesia (Red & Peny)., Ensiklopedi Indonesia Jilid 6 (SHI-VAJ). Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve, hal. 3614
  2. 1 2 3 4 5 (Inggris)Fred V. Brock Professor Emeritus of Meteorology, and Oklahoma Climatological Survey both at University of Oklahoma Scott J. Richardson Cooperative Institute for Mesoscale Studies., Meteorological Measurement Systems. Oxford University Press, 2001, hal. 205-206
  3. 1 2 Transmissometer Diarsipkan 2015-09-20 di Wayback Machine.
  4. 1 2 (Inggris)http://www.google.co.id/patents/US4937461

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Rujukan
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026