Transglutaminase (EC:2.3.2.13) adalah enzim tiol yang mengkatalis suatu reaksi modifikasi protein pascatranslasi. Translasi ini merupakan proses pengubahan molekul RNA menjadi protein yang utuh. Modifikasi pascatranslasi ini meliputi pembentukan ikatan seberang silang antarprotein, esterifikasi senyawa lipid, dan pembentukan ikatan konjugasi kovalen dengan senyawa poliamin. Akan tetapi, reaksi-reaksi yang dijalani oleh enzim ini bersifat dapat balik (reversible). Di dalam tubuh, transglutaminase diproduksi dalam bentuk enzim yang tidak aktif (zimogen).
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Transglutaminase (EC:2.3.2.13) adalah enzim tiol yang mengkatalis suatu reaksi modifikasi protein pascatranslasi.[1] Translasi ini merupakan proses pengubahan molekul RNA (hasil transkripsi dari DNA) menjadi protein yang utuh.[2] Modifikasi pascatranslasi ini meliputi pembentukan ikatan seberang silang antarprotein, esterifikasi senyawa lipid, dan pembentukan ikatan konjugasi kovalen dengan senyawa poliamin.[3] Akan tetapi, reaksi-reaksi yang dijalani oleh enzim ini bersifat dapat balik (reversible).[2] Di dalam tubuh, transglutaminase diproduksi dalam bentuk enzim yang tidak aktif (zimogen).[2]
Enzim ini tersebar diberbagai organisme, mulai dari bakteri, tanaman, hingga hewan mamalia.[4] Khusus pada mamalia, transglutaminse memerlukan ion kalsium agar dapat bekerja secara fungsional.[2] Dalam kehidupan sehari-hari, enzim ini sering diaplikasikan dalam industri makanan dan tekstil.[2]