Topaz adalah mineral silikat yang terdiri dari aluminium dan fluorin dengan formula kimia Al2SiO4(F,OH)2. Topaz mengkristal dalam bentuk ortorombik dan sebagian kristalnya berbentuk prisma berujung piramida atau bentuk lain.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Topaz | |
|---|---|
![]() Kumpulan kristal topaz pada matriks | |
| Umum | |
| Kategori | Mineral |
| Rumus kimia | Al2SiO4(F,OH)2 |
| Identifikasi | |
| Skala Mohs (kekerasan) | 8 (mineral penentu) |
Topaz adalah mineral silikat yang terdiri dari aluminium dan fluorin dengan formula kimia Al2SiO4(F,OH)2. Topaz mengkristal dalam bentuk ortorombik dan sebagian kristalnya berbentuk prisma berujung piramida atau bentuk lain.
Topas murni tidak berwarna dan transparan, namun biasanya diwarnai oleh impuritas. Topas biasa berwarna kuning, abu-abu muda atau jingga kemerahan, dan biru cokelat. Selain itu ada juga warna putih, hijau muda, biru, emas, merah jambu (langka), kuning kemerahan atau opak sampai transparan.
Dalam skala Mohs, Topas merupakan mineral dengan tingkat kekerasan yang tinggi. Nilainya berada pada tingkat 8. Jenis mineral pada tingkat 8 memiliki sifat permukaan yang dapat menggores kaca.[1]
Topas sering dikaitkan dengan batuan beku silisik jenis granit dan riolit. Mineral ini mengkristal di dalam pegmatit granit atau lubang uap di aliran lava riolit seperti di Pegunungan Ratna Cempaka di barat Utah. Topas dapat ditemukan bersama fluorit dan kasiterit di berbagai daerah termasuk Pegunungan Ural dan Ilmen di Rusia, Afghanistan, Sri Lanka, Ceko, Jerman, Norwegia, Pakistan, Italia, Swedia, Jepang, Brasil, Meksiko, Pulau Flinders, Australia, Nigeria, dan Amerika Serikat.