Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Tongkat penghitung

Tongkat penghitung adalah kotak-kotak kecil, biasanya memiliki panjang 3–14 cm, yang dipakai oleh para matematikawan untuk menghitung di Asia Timur kuno. Mereka ditempatkan secara horizontal atau vertikal untuk mewakili integer atau nomor rational.

Wikipedia article
Diperbarui 26 September 2019

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Tongkat penghitung
Segitiga (Pascal) Yang Hui, digambarkan oleh Zhu Shijie pada 1303, memakai penomoran tongkat.

Tongkat penghitung (Hanzi Tradisional: 籌code: zh is deprecated ; Hanzi Sederhana: 筹code: zh is deprecated ; Pinyin: chóu; bahasa Jepang: 算木code: ja is deprecated ; Rōmaji: sangi; bahasa Korea: sangajicode: ko is deprecated ) adalah kotak-kotak kecil, biasanya memiliki panjang 3–14 cm, yang dipakai oleh para matematikawan untuk menghitung di Asia Timur kuno. Mereka ditempatkan secara horizontal atau vertikal untuk mewakili integer atau nomor rational.

Bentuk penulisan yang mendasarkan pada hal tersebut disebut penomoran tongkat. Penulisan tersebut adalah sistem penomoran posisional sebenarnya dengan digit-digit untuk 1-9 dan kosong untuk 0, dari periode Negara-negara Berperang (sekitar 475 SM) sampai abad ke-16.

Referensi

Pranala luar

For a look of the ancient counting rods, and further explanation, you can visit the sites

  • https://web.archive.org/web/20010217175749/http://www.math.sfu.ca/histmath/China/Beginning/Rod.html
  • http://mathforum.org/library/drmath/view/52557.html
  • Counting rods in China (dalam bahasa Mandarin) (Terjemahan:Google, Bing)
  • Counting rods and go stones of a Japanese mathematician around 1872 (dalam bahasa Jepang) (Terjemahan:Google, Bing)

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Pranala luar

Artikel Terkait

Tongkat hitungan

alat bantu memori kuno

0 (angka)

mewakili angka

Angka Romawi

Angka dalam sistem bilangan Romawi

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026