Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Tong-tong

Tong-Tong adalah alat musik Tradisional Perkusi dari Madura yang terbuat dari Kayu. Mulanya hanya disebut Tong saja berasal dari alat musik Patrol Kentongan kecil terbuat dari bambu ataupun Kentongan besar kayu terbuat dari kayu yang lazim ditemukan di Jawa. Seni musik ini pada mulanya digunakan sebagai alat untuk mengingatkan sahur pada bulan puasa. Hal ini ditemukan pertama kali di daerah Pasongsongan - Sumenep.

Wikipedia article
Diperbarui 24 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Tong-tong
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks eksisting. (Maret 2026) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Perkusi Tong-tong terdiri Kentongan Besar di depan dan tong drum di belakang

Tong-Tong adalah alat musik Tradisional Perkusi dari Madura yang terbuat dari Kayu. Mulanya hanya disebut Tong saja berasal dari alat musik Patrol Kentongan kecil terbuat dari bambu ataupun Kentongan besar kayu terbuat dari kayu yang lazim ditemukan di Jawa. Seni musik ini pada mulanya digunakan sebagai alat untuk mengingatkan sahur pada bulan puasa. Hal ini ditemukan pertama kali di daerah Pasongsongan - Sumenep.[1]

Bagian

Tong-tong dibuat dari bambu betung dengan bagian tengah diberi lubang sekitar 1 cm.[2]

Kesenian musik Tong-tong menggabungkan seni musik Madura dengan dekorasi kereta, dihias dengan berbagai ornamen, ukiran, dan bentuk-bentuk yang menarik, ada pula yang menyerupai binatang dalam legenda, seperti kuda terbang dan naga.

Dekorasi tongtong semakin menarik dengan ditambahkannya lampu hias yang membuat dekorasi menjadi semakin menarik dan jelas dipandang mata saat malam hari.

Pembagian Nada

Awalnya kentongan besar terbuat dari kayu ini hanya memiliki 3 buah nada. Yaitu nada tinggi, nada sedang, dan tengah. Kemudian semakin berkembangnya zaman, Kentongan memiliki nada yang divariasi dan lebih banyak dari sebelumnya. Bahkan alat musik ini dimainkan secara bersama-sama dengan alat musik lainnya seperti kendang, balungan gambang saron, kenong hingga tong drum plastik besar Namun, tetap keras dan bertalu-talu, maka dari itulah dikenal dengan Tong-Tong karena lebih didominasi tong drum yang berjajar.[3]

Kegunaan

Alat musik ini dapat dimainkan dengan cara dipukul dan dapat digunakan sebagai pendukung musik thek-thek maupun sebagai alat komunikasi dalam sistem keamanan lingkungan.[2]

Selain dimainkan dalam bentuk instrumen, kerap juga tong-tong dilengkapi dengan nyanyian koor (lagu yang dinyanyikan secara bersama-sama) dengan lagu madura, seperti Olle olaang, pajjar lagghu. Kadang pula dinyanyikan dengan lagu-lagu qosidah.

Referensi

  1. ↑ Kompasiana.com (2023-06-12). "Musik Tong-tong: Antara Budaya dan Tradisi Orang Madura". KOMPASIANA. Diakses tanggal 2026-01-15.
  2. 1 2 Album Alat Musik Tradisional (PDF). DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL KEBUDAYAAN. 1994. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ "TONG TONG, MUSIK TRADISIONAL DARI MADURA » Budaya Indonesia". budaya-indonesia.org. Diakses tanggal 2026-01-15.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Bagian
  2. Pembagian Nada
  3. Kegunaan
  4. Referensi

Artikel Terkait

Stephen Tong

pengkhotbah asal Indonesia

Tong Tji

perusahaan asal Indonesia

Malih

pemeran laki-laki asal Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026