Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Tomografi emisi positron

Tomografi emisi positron adalah teknik pencitraan fungsional kedokteran nuklir yang digunakan untuk mengamati proses metabolisme dalam tubuh. Sistem ini mendeteksi pasangan sinar gamma yang dipancarkan secara tidak langsung oleh radionuklida pemancar positron (detektor), yang dimasukkan ke dalam tubuh melalui molekul aktif biologis. Gambar tiga dimensi dari konsentrasi detektor di dalam tubuh kemudian dikonstruksi melalui analisis komputer. Pada pemindai PET-CT modern, pencitraan tiga dimensi sering disempurnakan dengan bantuan pemindaian sinar-X CT yang dilakukan pada pasien selama sesi yang sama, di mesin yang sama.

teknik pencitraan fungsional kedokteran
Diperbarui 29 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Tomografi emisi positron
Tomografi Emisi Positron
Intervensi
Gambar fasilitas tomografi emisi positron (PET) khas
ICD-10-PCSC?3
ICD-9-CM92.0-92.1
MeSHD049268
Kode OPS-3013-74
MedlinePlus003827
[sunting di Wikidata]

Tomografi emisi positron (bahasa Inggris: positron emission tomography, disingkat PET)[1] adalah teknik pencitraan fungsional kedokteran nuklir yang digunakan untuk mengamati proses metabolisme dalam tubuh. Sistem ini mendeteksi pasangan sinar gamma yang dipancarkan secara tidak langsung oleh radionuklida pemancar positron (detektor), yang dimasukkan ke dalam tubuh melalui molekul aktif biologis. Gambar tiga dimensi dari konsentrasi detektor di dalam tubuh kemudian dikonstruksi melalui analisis komputer. Pada pemindai PET-CT modern, pencitraan tiga dimensi sering disempurnakan dengan bantuan pemindaian sinar-X CT yang dilakukan pada pasien selama sesi yang sama, di mesin yang sama.

Jika molekul aktif biologis yang dipilih untuk PET adalah fludeoksiglukosa (FDG), suatu analog dari glukosa, konsentrasi detektor yang dicitrakan akan menunjukkan aktivitas metabolisme jaringan karena ia sesuai dengan serapan glukosa regional. Penggunaan detektor ini untuk mengeksplorasi kemungkinan metastasis kanker (yakni, penyebaran ke tempat lain) adalah jenis pemindaian PET yang paling umum dalam perawatan medis standar (90% dari pemindaian saat ini). Namun, walaupun merupakan minoritas, banyak detektor radioaktif lainnya digunakan dalam PET untuk menggambarkan konsentrasi jaringan jenis molekul lain yang menjadi perhatian. Salah satu kelemahan pemindai PET adalah biaya operasionalnya.[2]

Lihat juga

  • CT scan

Referensi

  1. ↑ Bailey, D.L; D.W. Townsend; P.E. Valk; M.N. Maisey (2005). Positron Emission Tomography: Basic Sciences. Secaucus, NJ: Springer-Verlag. ISBN 1-85233-798-2.
  2. ↑ Carlson, Neil (January 22, 2012). Physiology of Behavior. Methods and Strategies of Research. Vol. 11th edition. Pearson. hlm. 151. ISBN 0205239390.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Tomografi emisi positron.
Sumber pustaka mengenai
PET
  • Sumber di perpustakaan Anda
  • Seeing is believing: In vivo functional real-time imaging of transplanted islets using positron emission tomography (PET) (a protocol) Diarsipkan 2009-08-23 di Wayback Machine., Nature Protocols, from Nature Medicine 12, 1423–1428 (2006).
  • The nuclear medicine and molecular medicine podcast—Podcast
  • Positron Emission Particle Tracking Diarsipkan 2010-01-11 di Wayback Machine. (PEPT)—engineering analysis tool based on PET that is able to track single particles in 3D within mixing systems or fluidised beds. Developed at the University of Birmingham, UK.
  • PET-CT atlas Harvard Medical School Diarsipkan 2019-05-11 di Wayback Machine.
  • National Isotope Development Center—U.S. government source of radionuclides including those for PET—production, research, development, distribution, and information
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Republik Ceko
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Lihat juga
  2. Referensi
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Kedokteran

kajian atau praktik diagnosis, pengobatan, dan pencegahan penyakit

Daftar penerima Nobel Fisiologi atau Kedokteran

disebut sebagai Nobel Kedokteran, Nobel secara spesifik menyatakan bahwa penghargaan tersebut dianugerahi untuk "fisiologi atau kedokteran" atas kehendaknya

Pemetaan otak

neuroimaging, memproduksi pencitraan otak yang ditambah dengan hasil pemrosesan atau analisis data (pencitraan ataupun non-pencitraan) tambahan, seperti peta

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026