Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Tomegorō Yoshizumi

Tomegorō Yoshizumi adalah seorang wartawan dan mata-mata Jepang yang membelot berpihak ke Indonesia. Pada awalnya, ia bekerja sebagai wartawan untuk Nichiran Shogyo Shinbun dari 1935. Ia kemudian ditugaskan untuk menjadi mata-mata di Hindia Belanda dengan menyamar sebagai pekerja di Toko San’yo. Di Indonesia, ia kemudian membentuk surat kabar Tohindo Nippo, sebuah surat kabar hasil perpaduan dari Nichiran Shogyo Shinbun dan Jawa Nippo, dalam rangka menggalang persatuan orang-orang Jepang di Hindia Belanda.

Wikipedia article
Diperbarui 27 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Tomegorō Yoshizumi

Tomegorō Yoshizumi
Nama asal吉住 留五郎
Lahir(1911-02-09)9 Februari 1911
Oizumi-mura, Nishitagawa, Yamagata, Kekaisaran Jepang
Meninggal8 Oktober 1948(1948-10-08) (umur 37)
Blitar, Jawa Timur, Hindia Belanda
KewarganegaraanJepang
PekerjaanJurnalis, Mata-mata
Tempat kerjaAngkatan Laut Kekaisaran Jepang
Dikenal atasMembelot ke Indonesia selama Revolusi Nasional Indonesia

Tomegorō Yoshizumi (吉住 留五郎code: ja is deprecated , Yoshizumi Tomegorō, 9 Februari 1911 – 10 Agustus 1948 ) adalah seorang wartawan dan mata-mata Jepang yang membelot berpihak ke Indonesia. Pada awalnya, ia bekerja sebagai wartawan untuk Nichiran Shogyo Shinbun dari 1935. Ia kemudian ditugaskan untuk menjadi mata-mata di Hindia Belanda dengan menyamar sebagai pekerja di Toko San’yo.[1] Di Indonesia, ia kemudian membentuk surat kabar Tohindo Nippo, sebuah surat kabar hasil perpaduan dari Nichiran Shogyo Shinbun dan Jawa Nippo, dalam rangka menggalang persatuan orang-orang Jepang di Hindia Belanda.[1]

Ia kemudian membelot dan berpihak ke Indonesia dengan bergabung dengan kelompok Tan Malaka di mana ia dipanggil dengan sebutan Arif.[1] Tomegoro Yoshizumi gugur saat bergerilya sebagai Komandan Pasukan Gerilya Istimewa[2] di Blitar, Jawa Timur pada 10 Agustus 1948 dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, Blitar, Jawa Timur.[1]

Kisahnya kemudian dibukukan dalam sebuah buku berjudul Jejak intel Jepang: kisah pembelotan Tomegoro Yoshizumi oleh Wenri Wanhar.[3]

Referensi

  1. 1 2 3 4 https://historia.id/persona/articles/tomegoro-yoshizumi-intel-negeri-sakura-vZrnv
  2. ↑ Sapto. "Tinggalkan Matahari Terbit, Rengkuh Merah Putih". detikcom. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-11-12. Diakses tanggal 2018-11-12.
  3. ↑ https://www.merdeka.com/peristiwa/kisah-intel-jepang-pro-indonesia-di-balik-perjuangan-tan-malaka.html
  • Jejak intel Jepang: kisah pembelotan Tomegoro Yoshizumi
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • VIAF
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Belanda
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

dokumen tahun 1945 yang menyatakan kemerdekaan Indonesia yang bebas dari Belanda

Shunkichiro Miyoshi

Agustus 1945, ia menjadi salah satu perwakilan Jepang bersama dengan Tomegorō Yoshizumi dan Shigetada Nishijima dan Sukarno, Mohammad Hatta dan Ahmad Subardjo

Revolusi Nasional Indonesia

konflik bersenjata dan perjuangan diplomatik antara Indonesia dan Kerajaan Belanda

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026