Arison Ibnur Ibrahim, yang akrab dipanggil Tom Ibnur adalah seorang penata tari (koreografer) Indonesia. Karya-karya tarinya berbasis pada seni tari Minangkabau dan Melayu Pesisir terutama tari Zapin. Sudah lebih dari 300 hasil karyanya yang dipentaskan, baik di dalam negeri maupun di mancanegara, antara lain di Singapura, Malaysia, Amerika Serikat, Australia, Prancis, Spanyol, Italia, Korea, Jepang dan lainnya.
Dia juga pernah menjadi Pengajar Utama di Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Jakarta, dan sekarang sudah pensiun dari aktivitas mengajar dan pentas pertunjukan. Tom Ibnur menikah dengan Rusmiati (almh.), dan dikaruniai satu orang anak, yaitu Gigih Lazuardi Ibnur.
Tom Ibnur juga adalah adik kandung dari penulis novel Wiro Sableng, Bastian Tito.
Pementasan
American Dance Festival (1984)
Singapore Arts Festival (1984)
American Dance Festival (1986)
Singapore Arts Festival (1988)
Melbourne International Festival (1990)
Indonesian Dance Festival (1992)
Festival Zapin Nusantara (1998)
Singapore Arts Festival (2001)
Festival Kesenian Melayu Sedunia di Malaysia (2001)
Singapore Zapin Festival (2002)
International Folk Festival di Prancis, Spanyol, Austria, Italia, Korea, Jepang dan Amerika.
Karya
Topeng Makyong (2005)
Jalur Kuansing (2006)
Daun Kering di Titik Api (2007)
Kebon Pasir, Menyeka Air Mata (2009)
Langkah, Bumi dan Matahari (2010)
Penghargaan
Penari Terbaik untuk Tari Pergaulan dan Melayu dalam Festival Kesenian Olahraga dan Agama I, di Padang (1963, dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat)
Penari Terbaik Sumatera Barat dalam Festival Kesenian, Olahraga dan Agama II, di Padang (1966, dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat)
Penari Terbaik Sumatera Barat dalam Festival Kesenian, Olahraga dan Agama III, di Padang (1969, dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat)
Pemenang Utama Bintang Radio, Televisi dan Lagu Populer se-Sumatera Barat, di Padang (1973-1976, dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat)