Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiTitik Gelap Besar
Artikel Wikipedia

Titik Gelap Besar

Titik Gelap Besar adalah nama yang diberikan untuk titik gelap di Neptunus yang mirip dengan Titik Merah Besar di Jupiter. Titik ini pertama kali diamati oleh wahana Voyager 2 pada tahun 1989. Seperti titik di Jupiter, Titik Gelap Besar merupakan badai antisiklon. Akan tetapi, bagian dalam Titik Gelap Besar relatif bebas dari awan, tidak seperti titik Jupiter. Selain itu rentang waktu badai ini lebih pendek daripada neptunus.

Wikipedia article
Diperbarui 7 Februari 2023

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Titik Gelap Besar
Titik Gelap Besar, dicitrakan oleh Voyager 2.

Titik Gelap Besar (juga disebut GDS-89[1]) adalah nama yang diberikan untuk titik gelap di Neptunus yang mirip dengan Titik Merah Besar di Jupiter. Titik ini pertama kali diamati oleh wahana Voyager 2 pada tahun 1989. Seperti titik di Jupiter, Titik Gelap Besar merupakan badai antisiklon. Akan tetapi, bagian dalam Titik Gelap Besar relatif bebas dari awan, tidak seperti titik Jupiter. Selain itu rentang waktu badai ini lebih pendek daripada neptunus.

Catatan kaki

  1. ↑ Hammel, H. B. (1995). "Hubble Space Telescope Imaging of Neptune's Cloud Structure in 1994". Science. 268 (5218): 1740–1742. Bibcode:1995Sci...268.1740H. doi:10.1126/science.268.5218.1740. PMID 17834994. ;

Pranala luar

  • Neptune's Great Dark Spot of 1989 Diarsipkan 2009-02-07 di Wayback Machine., Windows to the Universe
  • Neptune's Great Dark Spot: Gone But Not Forgotten, Astronomy Picture of the Day, May 8, 1996


Ikon rintisan

Artikel bertopik astronomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Catatan kaki
  2. Pranala luar

Artikel Terkait

Aliran gelap

kemungkinan komponen non-acak dari kecepatan aneh gugus galaksi

Neptunus

Planet kedelapan dan terjauh dari Matahari

Remukan Besar

salahsatu dari 3 kemungkinan berakhirnya alam semesta

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026