Tissa Balasuriya merupakan salah seorang teolog Kristen di Asia yang berasal dari Sri Langka. Salah satu karya yang terkenal yaitu Planetary Theology pada tahun 1984. Latar belakang penulisan buku ini adalah ketika Tissa menyadari konteks tempat tinggalnya di Sri Langka ternyata sangat memprihatinkan. Selain itu pada bagian pembukaan Tissa juga mencantumkan beberapa pertanyaan analitis terhadap situasi yang terjadi di dunia. Maka Tissa mulai memikirkan sebuah tatanan dunia baru yang dituangkan pada karyanya yang disebut Planetary Theology. Pada tahun 1994 buku Planetary Theology diterjemahkan ke Bahasa Indonesia dengan judul Teologi Siarah.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Tissa Balasuriya merupakan salah seorang teolog Kristen di Asia yang berasal dari Sri Langka.[1] Salah satu karya yang terkenal yaitu Planetary Theology pada tahun 1984.[2] Latar belakang penulisan buku ini adalah ketika Tissa menyadari konteks tempat tinggalnya di Sri Langka ternyata sangat memprihatinkan.[2] Selain itu pada bagian pembukaan Tissa juga mencantumkan beberapa pertanyaan analitis terhadap situasi yang terjadi di dunia.[2] Maka Tissa mulai memikirkan sebuah tatanan dunia baru yang dituangkan pada karyanya yang disebut Planetary Theology.[2] Pada tahun 1994 buku Planetary Theology diterjemahkan ke Bahasa Indonesia dengan judul Teologi Siarah.[1]
Tissa mempunyai nama asli Sirimevan Tissa Balasuriya.[3] Lahir di kota kecil bernama Kahatagasdigiliya di Sri Langka pada tanggal 29 Agustus 1924.[3] Tissa dilahirkan dalam keluarga Katolik.[3] Tissa menyelesaikan studi Ilmu Ekonomi dan Politik di Universitas Sri Langka pada tahun 1942-1945.[3] Bergabung dengan OMI (Oblates of Marry Immaculate) tahun 1945 untuk menunjang profesi keagamaannya.[3] Tissa melanjutkan studi di Universitas Gregorian dengan jurusan Filsafat dan Teologi sampai tahun 1952.[3] Kemudian kembali ke Sri Langka dan mengajar di Universitas Aquinas.[3]