Tiroiditis Hashimoto, juga dikenal sebagai tiroiditis limfositik kronis dan penyakit Hashimoto, adalah penyakit autoimun yang mana kelenjar tiroid secara bertahap dihancurkan. Gejala bisa saja tidak muncul sejak awal. Seiring waktu, tiroid dapat membesar dan membentuk gondok yang tidak sakit. Beberapa orang akhirnya mengalami hipotiroidisme dengan kenaikan berat badan yang menyertai, merasa lelah, sembelit, depresi, dan nyeri seluruh tubuh. Setelah bertahun-tahun, tiroid biasanya menyusut. Komplikasi potensial termasuk limfoma tiroid.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Tiroiditis Hashimoto | |
|---|---|
| The thyroid of someone with Hashimoto's thyroiditis as seen with a microscope at low magnification | |
| Spesialisasi | Endocrinology |
| Komplikasi | Thyroid lymphoma.[1] |
| Penyebab | Genetic and environmental factors.[2] |
| Faktor risiko | Family history, another autoimmune disease[3] |
| Diagnosis banding | Graves’ disease, nontoxic nodular goiter[4] |
| Frekuensi | 5% at some point[2] |
Tiroiditis Hashimoto, juga dikenal sebagai tiroiditis limfositik kronis dan penyakit Hashimoto, adalah penyakit autoimun yang mana kelenjar tiroid secara bertahap dihancurkan.[3][5] Gejala bisa saja tidak muncul sejak awal.[3] Seiring waktu, tiroid dapat membesar dan membentuk gondok yang tidak sakit.[3] Beberapa orang akhirnya mengalami hipotiroidisme dengan kenaikan berat badan yang menyertai, merasa lelah, sembelit, depresi, dan nyeri seluruh tubuh.[3] Setelah bertahun-tahun, tiroid biasanya menyusut.[3] Komplikasi potensial termasuk limfoma tiroid .[1]