Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Tiga Relasi dan Lima Kebajikan

Tiga Relasi dan Lima Kebajikan atau Sangang Wuchang ,, merupakan tiga hubungan manusia yang paling penting dan lima kebajikan yang paling utama. Konsep ini dianggap sebagai tuntutan moral dan politik dalam Konfusianisme sekaligus sebagai "hakikat kehidupan dan ikatan masyarakat" yang abadi dan tidak berubah.

Konsep dalam Konfusianisme
Diperbarui 21 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Tiga Relasi dan Lima Kebajikan
Bagian dari seri dalam
Konfusianisme
Sejarah awal
Periode Musim Semi dan Musim Gugur
  • Konfusius
Zaman Negara-negara Berperang
  • Mensius
  • Xunzi
Han Barat
  • Dong Zhongshu
  • Gongsun Hong
Konsep fundamental
  • Tian (天)
  • Ganying (感應)
  • Zhengming (正名)
  • Xiao (孝)
Tiga Relasi dan Lima Kebajikan
  • Ren (仁)
  • Yi (義)
  • Li (禮)
  • Zhi (智)
  • Xin (信)
Aliran
  • Xuanxue
  • Neo-Konfusianisme
  • Pembelajaran Han
  • Aliran Taigu
  • Konfusianisme Lingnan
  • Konfusianisme Baru
  • Konfusianisme Progresif

Aliran Hermeneutika
  • Teks tua (古文經)
  • Teks baru (今文經學)

Sinkretisme
  • Tridharma
  • Aliran Maitreya
    • Yīguàndào
    • Mílè Dàdào
Konfusianisme menurut negara
  • Korea
  • Jepang
  • Vietnam
  • Indonesia
  • Amerika Serikat
Teks Konfusianisme
  • Ruzang (儒藏)
Lima Klasik (五經)
  • Shijing (詩經)
  • Shujing (書經)
  • Liji (禮記)
  • I Ching (易經)
  • Chunqiu (春秋)
Empat Kitab (四書)
  • Analek Konfusius (論語)
  • Kitab Mengzi (孟子)
  • Zhong Yong (中庸)
  • Da Xue (大學)
Teks lain
  • Tiga Komentar
  • Kitab Ritus Zhou (周禮)
  • Kitab Etiket dan Ritus (儀禮)
  • Kitab Bakti (孝經)
  • Erya (爾雅)
Organisasi
Konfusianisme sebagai agama
  • Ritual Konfusianisme
  • Kuil leluhur kerajaan Konfusianisme
  • Kuil Konfusius
Kalangan Konfusianisme dan sekte
  • Perhimpunan Suci Konfusius
  • Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia
  • Kalangan Universal Sang Jalan dan Kebajikannya
  • Jalan Para Dewa menurut Tradisi Konfusianisme
  • Xuanyuanisme
  • Shengdao
  • Asosiasi Konfusianisme Nanyang
  • l
  • b
  • s

Tiga Relasi dan Lima Kebajikan atau Sangang Wuchang (Hanzi: 三綱五常; Pinyin: sāngāng wǔcháng),[1], merupakan tiga hubungan manusia yang paling penting dan lima kebajikan yang paling utama. Konsep ini dianggap sebagai tuntutan moral dan politik dalam Konfusianisme sekaligus sebagai "hakikat kehidupan dan ikatan masyarakat" yang abadi dan tidak berubah.[1]

Referensi

  1. 1 2 Yao 2000, hlm. 34.

Bibilografi

  • Knapp, Keith (2003). "Ren lun 人倫 (Human relationships)". Dalam Yao, Xinzhong (ed.). Encyclopedia of Confucianism. Abingdon, UK: Routledge. hlm. 501–503.
  • Knapp, Keith K. (2009). "Three Fundamental Bonds and Five Constant Virtues" (PDF). Berkshire Encyclopedia of China. Vol. 5. Great Barrington, MA: Berkshire Publishing Group. hlm. 2252–2255 – via Chinaconnectu.com.
  • Thacker, Tod Cameron (2003a). "San gang 三綱 (Three Cardinal Guides)". Dalam Yao, Xinzhong (ed.). Encyclopedia of Confucianism. Abingdon, UK: Routledge. hlm. 522.
  • Thacker, Tod Cameron (2003b). "Wu chang 五常 (Five constant virtues)". Dalam Yao, Xinzhong (ed.). Encyclopedia of Confucianism. Abingdon, UK: Routledge. hlm. 660.
  • Thacker, Tod Cameron (2003c). "Xin 信 (Trust, faithfulness)". Dalam Yao, Xinzhong (ed.). Encyclopedia of Confucianism. Abingdon, UK: Routledge. hlm. 685–686.
  • (Inggris) Entri Song-Ming Confucianism di Stanford Encyclopedia of Philosophy
  • Yao, Xinzhong (2000). An Introduction to Confucianism. Cambridge University Press. ISBN 978-1-139-43144-6.

Templat:Chinese philosophy

Ikon rintisan

Artikel bertopik Konfusianisme ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Bibilografi

Artikel Terkait

Konfusianisme

sistem etika dan filsafat yang berasal dari Tiongkok kuno

Konghucu

filsuf dan politikus Tiongkok (551–479 SM)

Ren (Konfusianisme)

Konsep kebajikan Konfusianisme

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026