Tiga Hari Raya Utama, yang juga dikenal dengan nama Ibrani-nya Shalosh Regalim, adalah tiga perayaan besar dalam agama Yahudi—dua pada musim semi; Paskah Yahudi, 49 hari kemudian Shavuot ; dan pada musim gugur Sukkot —kala semua orang Israel dapat berharap untuk membuat ziarah ke Bait Yerusalem sebagaimana yang diperintahkan oleh Taurat. Di Yerusalem, mereka akan terlibat dalam perayaan-perayaan dan ibadah ritual sesuai dengan pelayanan kohanim di Bait Allah.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Bagian dari serial tentang |
| Agama Yahudi |
|---|
Tiga Hari Raya Utama, yang juga dikenal dengan nama Ibrani-nya Shalosh Regalim (Ibrani: שלוש רגלים, romanized: šālōš rəgālīmcode: he is deprecated , atau חַגִּים, ḥaggīmcode: he is deprecated ), adalah tiga perayaan besar dalam agama Yahudi—dua pada musim semi; Paskah Yahudi, 49 hari kemudian Shavuot (artinya 'pekan-pekan', atau Pentakosta, dari kata Yunani); dan pada musim gugur Sukkot ('tabernakel', 'tenda' atau 'gerai')—kala semua orang Israel dapat berharap untuk membuat ziarah ke Bait Yerusalem sebagaimana yang diperintahkan oleh Taurat. Di Yerusalem, mereka akan terlibat dalam perayaan-perayaan dan ibadah ritual sesuai dengan pelayanan kohanim (para imam) di Bait Allah.[1]
Semua tiga perayaan tersebut bertepatan dengan masa panen penting di Tanah Israel: Paskah Yahudi dengan panen jelai, Shavuot dengan panen gandum, dan tanggal delapan Sukkot menandai panen buah.[1]
Setelah penghancuran Bait Allah Kedua, peziarahan sebenarnya tak lagi wajib bagi Yahudi, dan tak lagi terjadi pada skala nasional. Pada pelayanan sinagoga, pasal=pasal terkait yang mendeskripsikan hari raya tersebut dirayakan dengan membaca gulungan Taurat pada bimah (platform) yang dipakai di tengah ibadah sinagoga. Pada hari raya Yahudi di negara Israel, banyak umat Yahudi yang tinggal di dalam atau dekat Yerusalem membuat upaya untuk menghadiri ibadah doa di Tembok Barat, mebgulang ziarah kuno dengan beberapa perombakan kecil.[2]
Orang Samaria membuat peziarahan ke Gunung Gerizim sebanyak tiga kali setahun sampai saat ini.[2]

Tiga kali setahun haruslah engkau mengadakan perayaan bagi-Ku. Hari raya Roti Tidak Beragi haruslah kaupelihara; tujuh hari lamanya engkau harus makan roti yang tidak beragi, seperti yang telah Kuperintahkan kepadamu, pada waktu yang ditetapkan dalam bulan Abib, sebab dalam bulan itulah engkau keluar dari Mesir, tetapi janganlah orang menghadap ke hadirat-Ku dengan tangan hampa. Kaupeliharalah juga hari raya menuai, yakni menuai buah bungaran dari hasil usahamu menabur di ladang; demikian juga hari raya pengumpulan hasil pada akhir tahun, apabila engkau mengumpulkan hasil usahamu dari ladang. Tiga kali setahun semua orangmu yang laki-laki harus menghadap ke hadirat Tuhanmu, יהוה.
— Keluaran 23:14–17[3]
Hari raya Roti Tidak Beragi haruslah kaupelihara; tujuh hari lamanya engkau harus makan roti yang tidak beragi, seperti yang Kuperintahkan kepadamu, pada waktu yang ditetapkan dalam bulan Abib, sebab dalam bulan Abib itulah engkau keluar dari Mesir. Segala apa yang lahir terdahulu dari kandungan, Akulah yang empunya, juga segala ternakmu yang jantan, anak yang lahir terdahulu dari lembu atau domba.
— Keluaran 34:18–19[4]